← Beranda
Bonek Tak Pernah Tinggalkan Korban Tragedi Kanjuruhan Jelang Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 25 April 2025 | 22.09 WIB
Nobar geden Arema FC vs Persebaya Surabaya jadi jawaban Bonek atas larangan PSSI. (Media Persebaya)
 

JawaPos.com — Pertandingan panas bertajuk Derbi Jatim antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya kembali hadir di pekan ke-30 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Laga penuh gengsi ini akan digelar Senin, 28 April 2025, pukul 15.30 WIB di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Duel klasik dua rival abadi ini selalu menghadirkan atmosfer emosional, bukan hanya di dalam lapangan tapi juga di luar stadion.

Meski laga digelar tanpa kehadiran suporter tim tamu sesuai kebijakan PSSI, semangat Bonek tetap menyala.

Bonek, sebutan suporter Persebaya Surabaya, menunjukkan cara unik untuk mendukung tim kesayangannya dari jauh.

Mereka menggelar acara nonton bareng bertajuk “Nobar Geden Vol.3” di Lapangan Branjangan Yonif 516, Surabaya.

Acara nobar yang digagas oleh akun Instagram @persebayafans.27 ini mendapat antusias luar biasa dari para Bonek.

Meski tak bisa hadir langsung di stadion, mereka tetap menyatukan dukungan lewat layar besar dan semangat kebersamaan.

Open gate dimulai pukul 13.30 WIB, dua jam sebelum kick-off laga Arema vs Persebaya Surabaya.

Selain nonton bareng, acara ini dimeriahkan oleh penampilan spesial dari @djalmiraberto_real dan @capoipul yang siap memanaskan suasana.

Acara juga akan dipandu oleh MC @nasxrul dan @fandijhepler yang dikenal sebagai figur humoris di kalangan Bonek. Tak hanya hiburan, ada juga merchandise gratis untuk 500 peserta pertama serta doorprize menarik.

Tiket dibanderol seharga 35 ribu rupiah dengan berbagai bonus seperti parfum, soft drink, dan merchandise eksklusif dari Superfans.

Untuk menghindari penipuan, panitia menekankan hanya rekening atas nama Nico Louis Kevin yang resmi digunakan.

Kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tapi juga menjadi bentuk solidaritas mendalam Bonek terhadap tragedi Kanjuruhan.

Tragedi yang menewaskan 135 jiwa itu masih membekas kuat di hati para pendukung sepak bola Indonesia, termasuk Bonek.

Salah satu komentar Bonek dalam unggahan tersebut menegaskan pentingnya doa bersama bagi para korban Kanjuruhan.

“Tolong adakan doa bersama bagi korban Kanjuruhan Ben PSSI ingat terus hal itu,” tulis salah satu akun yang kemudian dijawab dengan “noted” oleh @persebayafans.27.

Komentar-komentar lain dari Bonek memperlihatkan semangat juang yang tak pernah padam, termasuk yel-yel penuh semangat untuk mengalahkan Arema.

Bahkan ada yang menyebut, “Arema itu gak pernah menang dari Persebaya 6 musim, Arema itu kalah terus-terusan sama Persebaya.”

Bonek memang dikenal sebagai kelompok suporter yang loyal dan militan, tak pernah meninggalkan tim dalam kondisi apapun.

Namun yang lebih luar biasa, mereka juga tak pernah meninggalkan kenangan dan penghormatan terhadap korban sepak bola.

Momentum laga besar ini dijadikan ajang untuk mengingat kembali tragedi kemanusiaan terbesar dalam sejarah sepak bola Indonesia.

Bonek tak hanya ingin Persebaya Surabaya menang, tetapi juga ingin keadilan untuk para korban Kanjuruhan terus diperjuangkan.

Aksi nobar ini didukung oleh berbagai komunitas dan sponsor, seperti @pstore_surabayaa, @superfans.inc, @hydrococo_id, @indimix.id, hingga @sablonsatuansuroboyo.

Acara juga dipersembahkan oleh @yonif_516_cy sebagai bentuk kolaborasi suporter dengan institusi militer.

Derbi Jatim antara Arema dan Persebaya Surabaya memang selalu menyimpan tensi tinggi dan cerita panjang.

Tapi tahun ini, pertandingan tersebut hadir dengan nuansa berbeda karena dikelilingi semangat solidaritas dan empati yang mendalam.

Bonek seolah ingin mengatakan sepak bola bukan sekadar menang atau kalah di atas lapangan. Lebih dari itu, sepak bola adalah tentang kemanusiaan, persatuan, dan perjuangan atas nama keadilan.

Kehadiran nobar geden ini juga menunjukkan betapa pentingnya ruang aman bagi suporter untuk mengekspresikan diri.

Ketika stadion tidak dapat diakses, ruang publik seperti Lapangan Branjangan menjadi wadah penting bagi semangat kebersamaan.

Ini bukan kali pertama Bonek menggelar acara nobar masif seperti ini, namun setiap edisi selalu dikemas lebih menarik dan penuh makna. Kali ini, dengan embel-embel Vol.3, antusiasme Bonek dipastikan akan membludak.

Apalagi dukungan terhadap Persebaya Surabaya tidak hanya datang dari Surabaya, melainkan dari berbagai daerah lainnya.

Nobar ini menjadi magnet untuk mempererat hubungan antarsuporter dan menunjukkan identitas Bonek yang penuh semangat dan solidaritas.

Laga Arema vs Persebaya Surabaya kali ini mungkin tak bisa dihadiri langsung oleh Bonek, namun semangat mereka tetap menyala dari kejauhan.

Dengan doa, dukungan, dan kenangan atas tragedi Kanjuruhan, Bonek tetap hadir dalam setiap detik perjuangan Persebaya Surabaya.

Derbi Jatim ini bukan hanya tentang rivalitas dua tim besar, tapi juga pengingat akan pentingnya keselamatan suporter di stadion.

Bonek, dengan segala ekspresinya, kembali mengajarkan sepak bola Indonesia butuh ruang untuk tumbuh bersama, tanpa lupa sejarah kelam yang pernah terjadi.

EDITOR: Edi Yulianto