JawaPos.com — Timnas Indonesia U-17 akan menjalani tantangan berat di laga pembuka Piala Asia U-17 2025 melawan Korea Selatan. Duel ini akan digelar di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Arab Saudi, pada Jumat (4/4/2025) malam.
Skuad Garuda Muda datang ke turnamen ini dengan status runner-up terbaik di babak kualifikasi. Tim asuhan Nova Arianto mengemas tujuh poin dari tiga laga untuk memastikan satu tiket ke Piala Asia U-17.
Persiapan Timnas Indonesia U-17 terbilang cukup baik jelang menghadapi Korea Selatan. Nova Arianto menegaskan kepada para pemainnya untuk tetap fokus agar bisa meraih poin di laga perdana.
“Pertandingan pertama pasti sulit bagi kedua tim, jadi saya meminta pemain untuk tetap tenang,” ujar Nova dalam konferensi pers, Kamis (3/4/2025).
Nova juga menekankan pentingnya organisasi permainan agar timnya bisa tampil solid sejak menit awal.
Salah satu pemain yang siap memberikan performa terbaiknya adalah Mathew Baker. Bek tengah Melbourne City itu optimistis Timnas Indonesia U-17 bisa meraih hasil positif di laga ini.
“Saya tidak sabar menunjukkan permainan kami sebagai tim, saya percaya diri,” kata Mathew Baker. Ia juga menyadari laga melawan Korea Selatan akan menjadi ujian berat yang harus dilewati dengan kerja keras.
Di sisi lain, Korea Selatan datang dengan kekuatan penuh dan modal impresif. Pada laga uji coba terakhir, tim asuhan Baek Ki-tae sukses membungkam Arab Saudi dengan skor 4-2 pada 24 Februari 2025.
Korea Selatan juga tampil dominan di babak kualifikasi dengan mengemas 10 poin dari empat laga. Tim berjuluk Taeguk Warriors muda itu mencetak total 22 gol, menunjukkan lini serang mereka sangat berbahaya.
Timnas Indonesia U-17 diprediksi akan menggunakan formasi 3-4-2-1 di laga ini. Dafa Setiawarman bakal dipercaya di bawah mistar, sementara lini belakang dihuni Putu Panji, Dafa Zaidan, dan Mathew Baker.
Di sektor tengah, Fabio Azkairawan, Evandra Florasta, Nazriel Alfaro, serta Daniel Alfrido akan menjadi kunci permainan. Sedangkan lini depan akan bertumpu pada Fadly Alberto, Mierza Firjatullah, dan Zahaby Gholy.
Sementara itu, Korea Selatan diprediksi akan mengusung formasi 4-3-3 yang lebih ofensif. Heo Jae-won akan menjaga gawang, didukung empat bek yakni Kim Min-chan, So Yoon-woo, Jung Hui-seop, dan Kim Chan-il.
Lini tengah akan dikendalikan oleh Lee Su-yoon, Park Byung-chan, dan Kim Ye-geon. Sedangkan lini serang diisi Jung Hee-jung, Jeong Hyun-woong, dan Lim Ye-chan yang siap mengancam pertahanan Indonesia.
Secara head-to-head, Korea Selatan masih unggul atas Indonesia. Dalam pertemuan terakhir pada 30 Agustus 2023, Garuda Muda harus mengakui keunggulan Taeguk Warriors dengan skor 0-1.
Namun, laga pembuka turnamen seringkali berlangsung ketat dan penuh kejutan. Timnas Indonesia U-17 punya peluang mencuri poin jika mampu bermain disiplin dan memanfaatkan peluang dengan efektif.
Salah satu kunci bagi Indonesia adalah menjaga pertahanan tetap solid menghadapi agresivitas Korea Selatan. Nova Arianto kemungkinan besar akan mengandalkan skema bertahan rapat dengan serangan balik cepat.
Kecepatan Fadly Alberto dan Mierza Firjatullah di sektor depan bisa menjadi senjata bagi Indonesia. Jika kedua pemain ini bisa memanfaatkan celah di lini belakang Korea Selatan, peluang mencetak gol terbuka lebar.
Di lini tengah, duel antara Evandra Florasta dan Park Byung-chan bakal krusial dalam menentukan alur permainan. Jika Indonesia mampu mengimbangi Korea Selatan dalam penguasaan bola, laga bisa berjalan lebih seimbang.
Korea Selatan memang diunggulkan dalam pertandingan ini, tetapi bukan berarti Indonesia tidak memiliki peluang. Dengan disiplin taktik yang baik, Garuda Muda bisa memberikan perlawanan sengit.
Prediksi skor untuk laga ini mengarah pada hasil imbang 1-1. Indonesia berpeluang mencuri satu poin jika mampu bertahan dengan baik dan memanfaatkan peluang yang ada.
Namun, jika lengah, Korea Selatan bisa saja memanfaatkan celah untuk mencetak gol kemenangan. Mentalitas dan fokus selama 90 menit akan menjadi faktor penentu bagi Timnas Indonesia U-17.
Pertandingan ini menjadi ujian sesungguhnya bagi Nova Arianto sebagai pelatih. Keputusannya dalam meramu strategi dan melakukan pergantian pemain bisa menentukan hasil akhir laga ini.
Dukungan dari suporter Indonesia di Arab Saudi juga akan sangat penting. Jika atmosfer pertandingan bisa memberi semangat tambahan, Garuda Muda bisa tampil lebih percaya diri.
Piala Asia U-17 2025 menjadi panggung bagi para pemain muda Indonesia untuk menunjukkan kualitasnya. Hasil melawan Korea Selatan bisa menjadi indikator sejauh mana perkembangan tim ini dalam level Asia.
Apakah Garuda Muda mampu melewati ujian berat ini dan membawa pulang poin? Jawabannya akan terlihat dalam duel panas di Stadion Prince Abdullah Al Faisal nanti malam.