JawaPos.com — Persebaya Surabaya mulai menyusun rencana jangka panjang untuk musim depan. Manajemen menegaskan evaluasi tim, baik pemain maupun pelatih, masih terus berjalan hingga akhir musim.
Direktur Operasional Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi, memastikan keputusan mengenai komposisi tim akan dipertimbangkan secara matang. Klub ingin mempertahankan 70 hingga 80 persen fondasi skuad saat ini sebagai tulang punggung musim depan.
Soal pelatih, Persebaya Surabaya menginginkan sosok yang bisa membawa prestasi lebih baik dari musim sebelumnya. Namun, mereka tidak mau tergesa-gesa dalam mengambil keputusan mengingat masih ada tujuh pertandingan tersisa.
"Evaluasi tim, baik pemain maupun pelatih, terus berjalan, termasuk posisi pelatih yang akan diputuskan setelah melihat hasil akhir musim nanti," kata Direktur Operasional Persebaya Surabaya Candra Wahyudi, Rabu (26/3).
Selain pelatih, perombakan tim juga menjadi prioritas dengan fokus utama memperbaiki lini depan yang dinilai belum maksimal. Tak hanya itu, manajemen juga mengevaluasi semua lini, termasuk pertahanan dan kiper, agar lebih solid di musim depan.
Salah satu nama yang masuk dalam evaluasi adalah Ardi Idrus, bek kiri yang dipinjam dari Bali United. Persebaya Surabaya mengakui kontribusi Ardi cukup signifikan dan menjadi pertimbangan utama dalam menyusun skuad masa depan.
Dalam 23 pertandingan musim ini, Ardi Idrus telah mengoleksi 1.690 menit bermain dan tampil sebagai starter dalam 17 laga. Statistiknya menunjukkan ia adalah bek yang aktif dalam permainan dan berkontribusi di berbagai aspek.
Dari sisi ofensif, ia mencatatkan lima umpan kunci serta lima tembakan dengan akurasi mencapai 60 persen. Peran ini menunjukkan Ardi bukan hanya bertahan, tetapi juga mendukung serangan dari sisi sayap.
Dalam hal distribusi bola, Ardi telah melakukan 597 umpan dengan tingkat keberhasilan 75 persen. Ia juga melepaskan 45 umpan silang, enam umpan terobosan, dan 27 umpan kepala, membuktikan ia memiliki kemampuan distribusi yang baik.
Pertahanan menjadi aspek yang paling menonjol dari Ardi Idrus dengan 98 tekel dan 53 di antaranya sukses. Selain itu, ia juga mencatatkan 48 intersep, 32 sapuan, dan tujuh blok tembakan yang memperlihatkan ketangguhannya di lini belakang.
Namun, agresivitasnya juga membuatnya cukup sering melakukan pelanggaran dengan 25 kali melanggar lawan. Ia juga menerima empat kartu kuning dan satu kartu merah musim ini, sesuatu yang perlu diperbaiki untuk musim depan.
Dari segi finansial, memperpanjang kontrak Ardi Idrus dinilai sebagai keputusan yang bijak dan efisien bagi Persebaya Surabaya. Sebagai pemain pinjaman, Persebaya Surabaya tidak perlu mengeluarkan biaya transfer besar untuk mendapatkannya.
Negosiasi dengan Bali United akan menjadi kunci untuk memastikan Ardi tetap di Surabaya musim depan. Dengan performa yang konsisten dan kontribusi signifikan, mempertahankan Ardi bisa menjadi investasi jangka panjang bagi Persebaya Surabaya.
"Saat ini masih ada tujuh pertandingan tersisa, dan semua kemungkinan masih bisa terjadi. Oleh karena itu, kami tidak mau tergesa-gesa menentukan pelatih," jelas Candra Wahyudi.
Manajemen memahami pentingnya stabilitas tim dalam jangka panjang. Oleh karena itu, mempertahankan pemain yang sudah memahami gaya bermain tim dianggap lebih efisien dibandingkan mencari pemain baru yang butuh adaptasi.
Keputusan mempertahankan Ardi juga sejalan dengan strategi Persebaya Surabaya yang ingin memperbaiki tim tanpa menguras keuangan klub.
"Itu juga tidak terbatas hanya di lini depan, tapi juga tengah, belakang, bahkan posisi kiper. Perencanaan dini sangat penting agar tim lebih siap menghadapi musim depan," ujar Candra Wahyudi.
Pemain berpengalaman seperti Ardi bisa menjadi aset berharga dengan nilai kontrak yang masih terjangkau.
Dengan pengalaman dan kemampuannya, Ardi bisa menjadi mentor bagi pemain muda di Persebaya Surabaya. Ini akan membantu dalam regenerasi tim sekaligus menjaga keseimbangan antara pemain senior dan junior di skuad.
Dari sisi taktik, keberadaan Ardi memberikan fleksibilitas lebih bagi pelatih dalam merancang strategi. Kemampuannya bermain di berbagai skema membuatnya menjadi pemain yang bisa diandalkan dalam berbagai situasi.
Jika negosiasi berjalan lancar, Ardi Idrus kemungkinan besar akan tetap menjadi bagian dari Persebaya Surabaya musim depan. Keberadaannya di tim akan membantu dalam mempertahankan stabilitas permainan dan memperkuat lini pertahanan.
Manajemen tidak ingin mengulangi kesalahan dengan terlalu banyak melakukan perombakan tim. Konsistensi skuad menjadi kunci agar Persebaya Surabaya bisa tampil lebih baik di musim berikutnya.
Selain itu, mempertahankan Ardi juga bisa memberikan keuntungan dari sisi komersial. Sebagai pemain yang sudah memiliki nama di Liga 1, ia bisa menjadi daya tarik bagi sponsor dan suporter.
Persebaya Surabaya harus bergerak cepat agar tidak kehilangan pemain penting seperti Ardi. Jika terlambat mengambil keputusan, bukan tidak mungkin klub lain akan mencoba merekrutnya untuk musim depan.
Kebijakan manajemen dalam mempertahankan pemain kunci seperti Ardi juga menunjukkan keseriusan mereka dalam membangun tim yang kompetitif. Ini penting untuk menjaga ambisi Persebaya Surabaya dalam bersaing di papan atas Liga 1.
Evaluasi yang dilakukan saat ini bertujuan agar tim lebih siap menghadapi musim depan. Dengan perencanaan yang matang, Persebaya Surabaya berharap bisa tampil lebih konsisten dan bersaing untuk meraih gelar.
Manajemen menegaskan semua keputusan akan diambil dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk performa, kebutuhan tim, dan kondisi finansial klub. Langkah ini dilakukan agar Persebaya Surabaya tetap kuat tanpa harus mengalami masalah keuangan.
Musim depan akan menjadi tantangan besar bagi Persebaya Surabaya dalam menjaga performa tim. Oleh karena itu, keputusan-keputusan strategis seperti perpanjangan kontrak pemain harus dilakukan dengan perhitungan yang matang.
Dengan mempertahankan fondasi tim dan menambah beberapa pemain baru yang tepat, Persebaya Surabaya bisa memiliki skuad yang lebih kuat dan kompetitif.
Ini menjadi langkah penting agar Green Force bisa kembali bersaing di level tertinggi. Jika semuanya berjalan sesuai rencana, musim depan Persebaya Surabaya bisa tampil lebih solid dan lebih siap bersaing di Liga 1. Keputusan mempertahankan Ardi Idrus menjadi salah satu langkah awal dalam membangun tim yang lebih kuat.