JawaPos.com — Persebaya Surabaya akan menjalani tur pramusim ke Australia pada Juli 2025. Mini training camp ini akan berlangsung di Perth, Australia Barat.
Dalam rangka persiapan Liga 1 Indonesia 2025/2026, Persebaya Surabaya akan menggelar pemusatan latihan eksklusif. Selain itu, mereka juga akan melakoni pertandingan persahabatan melawan Football West All Star.
CEO Persebaya Surabaya, Azrul Ananda, mengajak Bonek dan Bonita untuk turut serta dalam program ini. Dengan tajuk "Tret-Tet-Tet Australia", tur ini memberikan kesempatan bagi suporter untuk mendukung langsung tim kebanggaan mereka.
Bagi Bonek dan Bonita yang ingin ikut serta, ada berbagai fasilitas menarik yang ditawarkan. Selain menyaksikan pertandingan Persebaya Surabaya, peserta juga akan mendapatkan pengalaman eksklusif dalam dunia olahraga Australia.
Peserta tur ini akan mendapatkan akses ke fasilitas mewah di Sam Kerr Football Centre. Mereka juga akan menikmati berbagai kegiatan menarik yang dirancang khusus untuk pengalaman tak terlupakan.
Azrul Ananda menyatakan tur ini terinspirasi dari lagu Persebaya Surabaya yang penuh semangat. "Mari kita semua terbang tinggi. Mari kita semua ke Australia. Tunjukkan pada semua mata dunia. Surabaya pun juga punya kebanggaan!" ujarnya.
Bagi yang tertarik, tersedia paket tiga hari dua malam di Perth dengan berbagai fasilitas unggulan. Paket ini mencakup penerbangan pulang-pergi dari Denpasar ke Perth.
Selain itu, peserta akan menginap dua malam di Perth Central Business District (CBD). Hotel yang digunakan juga menyediakan sarapan bagi peserta tur.
Transportasi selama program resmi "Tret-Tet-Tet" juga sudah termasuk dalam paket. Dengan demikian, peserta bisa menikmati perjalanan dengan nyaman tanpa harus repot mengurus transportasi sendiri.
Salah satu highlight utama dari tur ini adalah tiket menonton pertandingan Persebaya Surabaya melawan Football West All Star. Laga ini akan berlangsung di stadion berstandar internasional, Sam Kerr Stadium.
Tak hanya itu, peserta juga akan diajak menghadiri BBQ Party dan Meet and Greet bersama para pemain Persebaya Surabaya. Acara ini akan memberikan kesempatan langka untuk berinteraksi langsung dengan para idola.
Selain menyaksikan pertandingan dan bertemu pemain, peserta juga akan mendapatkan tur fasilitas olahraga utama di Perth. Kunjungan ini akan memberikan wawasan lebih tentang sistem pengelolaan olahraga profesional di Australia.
Setiap peserta akan mendapatkan jersey eksklusif dari AZA Wear x Persebaya Surabaya. Jersey ini tidak dijual untuk umum dan hanya diberikan kepada peserta tur.
Tur ini juga dilengkapi dengan tour guide berbahasa Indonesia. Dengan begitu, peserta tidak perlu khawatir menghadapi kendala bahasa selama perjalanan.
Sebagai tambahan, peserta tur juga akan mendapatkan free pendaftaran Green Force Run kategori 5K. Ini adalah kesempatan emas bagi Bonek yang ingin turut serta dalam acara lari komunitas Persebaya Surabaya.
Untuk peserta yang memilih paket full package, pengurusan visa Australia juga sudah termasuk dalam biaya. Namun, biaya ini tidak mencakup pembuatan paspor baru.
Bagi peserta yang belum memiliki paspor, disarankan untuk segera mengurusnya sebelum mendaftar tur. Paspor harus memiliki masa berlaku minimal satu tahun sejak tanggal keberangkatan.
Ada beberapa hal yang tidak termasuk dalam paket ini. Makan siang dan makan malam tidak disediakan, sehingga peserta harus menyiapkan biaya tambahan untuk kebutuhan makan selama di Australia.
Selain itu, biaya transportasi menuju Denpasar sebagai titik pertemuan juga tidak termasuk dalam paket. Setiap peserta diharapkan mengatur perjalanan mereka sendiri ke meeting point.
Jika visa ditolak, uang akan dikembalikan kecuali biaya pengurusan visa. Ini memberikan jaminan bagi peserta yang mungkin mengalami kendala dalam proses visa.
Harga paket tanpa visa ditetapkan sebesar Rp 14.900.000. Sementara itu, harga paket dengan visa adalah Rp 17.500.000.
Beberapa pertanyaan umum tentang program ini telah dijawab oleh pihak Persebaya Surabaya. Program ini adalah tur eksklusif yang dirancang khusus untuk Bonek dan Bonita yang ingin mendukung Persebaya Surabaya di luar negeri.
Pengurusan paspor tidak termasuk dalam paket, sehingga peserta wajib memiliki paspor yang masih berlaku minimal satu tahun. Bagasi yang diperbolehkan dalam penerbangan adalah 15 kilogram.
Jika visa ditolak, biaya pendaftaran akan dikembalikan, kecuali biaya pengurusan visa. Ini memberikan kepastian bagi peserta yang khawatir tentang proses imigrasi.
Bagi peserta yang ingin menjadwal ulang tiket pesawat, hal tersebut dimungkinkan dengan tambahan biaya yang akan dibebankan kepada peserta. Kebijakan ini memberikan fleksibilitas bagi mereka yang memiliki perubahan rencana.
Makan siang dan makan malam tidak termasuk dalam paket. Namun, peserta akan mendapatkan makan di pesawat, sarapan di hotel, serta hidangan spesial saat BBQ Party dan Meet and Greet.
Peserta yang tidak dapat mengikuti Green Force Run 2025 dapat memindahtangankan slot mereka. Untuk ini, peserta hanya perlu menghubungi admin untuk konfirmasi perubahan.
Program ini mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dukungan ini semakin memperkuat hubungan antara Jawa Timur dan Western Australia yang telah lama terjalin.
Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menyatakan tur ini dapat mempererat kerja sama internasional. Ribuan warga Jawa Timur yang tinggal di Australia Barat juga siap menyambut Persebaya Surabaya.
Sejak 2018, Persebaya Surabaya telah aktif mengirimkan tim junior ke Western Australia dalam program pertukaran sepak bola. Pada 2019, tim junior dari Western Australia juga melakukan kunjungan balasan ke Surabaya.
Setelah sempat terhenti akibat pandemi, kini program ini kembali berlanjut dengan membawa tim senior dan Bonek ke Perth. Ini menjadi momentum penting bagi Persebaya Surabaya dalam memperluas jaringan sepak bola internasional.
Selain itu, Persebaya Surabaya juga telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Australia Barat. MoU ini bertujuan untuk memperkuat pengembangan sepak bola antara kedua pihak.
Penandatanganan ini dilakukan langsung oleh CEO Persebaya Surabaya, Azrul Ananda, dan CEO Football West, Jamie Harnwell. Menteri Olahraga dan Rekreasi Australia Barat, David Templeman, turut hadir dalam acara tersebut.
Sebagai bagian dari program ini, Persebaya Surabaya juga akan mengunjungi Optus Stadium, salah satu stadion terbaik di Australia yang berkapasitas lebih dari 60 ribu penonton. Mereka juga akan melihat fasilitas di HBF Park Stadium yang memiliki kapasitas lebih dari 20 ribu orang.
Kunjungan lain juga akan dilakukan ke Western Australia Institute of Sport. Tempat ini terkenal sebagai akademi olahraga yang telah melahirkan atlet peraih medali emas Olimpiade.
Tur ini bukan hanya tentang sepak bola, tetapi juga memberikan wawasan tentang pengelolaan olahraga profesional. Para peserta akan melihat bagaimana Australia mengembangkan atlet-atlet terbaik mereka.
Bagi Bonek dan Bonita yang ingin bergabung dalam tur ini, segera daftarkan diri sebelum slot habis. Ini adalah kesempatan emas untuk merasakan atmosfer sepak bola internasional sekaligus mendukung Persebaya Surabaya secara langsung.
Dengan semangat yang tinggi, mari kita terbang ke Australia dan tunjukkan Surabaya juga punya kebanggaan! Bersama Persebaya Surabaya, kita wujudkan mimpi hijau di Negeri Kanguru.