JawaPos.com — Persib Bandung kembali menunjukkan dominasinya di Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan kemenangan atas PSM Makassar. Hasil ini membuat Persib semakin kokoh di puncak klasemen dan memperbesar peluang meraih gelar juara musim ini.
Sementara itu, Persebaya Surabaya masih belum menemukan performa terbaiknya di paruh kedua kompetisi. Hasil imbang melawan Persita Tangerang membuat Green Force semakin tertinggal dalam perburuan gelar.
Persebaya Surabaya harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo. Hasil ini menjadi catatan minor kelima bagi Persebaya Surabaya dalam putaran kedua Liga 1.
Tambahan satu poin dari laga kontra Persita tidak cukup untuk memperpendek jarak dengan Persib. Alih-alih mendekat, Persebaya Surabaya justru semakin tertinggal dari rivalnya tersebut.
Di sisi lain, Persib tampil perkasa saat menghadapi PSM Makassar dan sukses meraih kemenangan ke-13 musim ini. Hasil tersebut membuat Persib kini mengoleksi 46 poin dan semakin dekat dengan gelar juara.
Kemenangan ini juga membuat Persib nyaman di puncak klasemen sementara, meninggalkan pesaing-pesaingnya. Jika Persija Jakarta tergelincir saat menghadapi PSBS Biak, peluang Persib untuk mengunci gelar semakin besar.
Sementara itu, persaingan di papan bawah juga semakin panas dengan perubahan posisi yang signifikan. Madura United sukses keluar dari zona merah setelah menyalip Persis Solo yang kini terpuruk di dasar klasemen.
Laskar Sambernyawa harus bekerja lebih keras jika ingin bertahan di Liga 1 musim depan. Sementara Barito Putera perlahan mulai menjauh dari ancaman degradasi dengan hasil positif yang mereka raih.
Persib langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan melawan PSM Makassar. Eksplosivitas Ciro Alves dan Beckham Putra di sektor sayap menjadi senjata utama Persib dalam menekan lawan.
PSM memilih bermain lebih sabar dengan mengandalkan umpan-umpan pendek di area pertahanan sendiri. Peluang emas pertama PSM datang dari kaki Victor Dethan yang berhasil mengelabui Edo di sisi kanan.
Umpan matang Dethan mengarah ke Abdul Rahman yang langsung melepaskan sepakan voli. Sayangnya, bola melenceng tipis di sisi kanan gawang Kevin Mendoza.
Persib sempat mengalami kehilangan tenaga di lini tengah setelah Marc Klok mengalami cedera. Gelandang naturalisasi itu terpaksa ditarik keluar pada menit ke-22 setelah mengalami masalah pada pahanya.
Bojan Hodak kemudian memasukkan Robi Darwis untuk menggantikan Klok. Perubahan ini sedikit mengubah ritme permainan Persib yang sempat kehilangan dominasi di lini tengah.
Menjelang akhir babak pertama, Persib nyaris membuka keunggulan melalui Tyronne del Pino. Blunder lini belakang PSM membuat Tyronne memiliki peluang emas di depan gawang.
Sayangnya, sepakan mendatarnya masih mampu ditepis oleh Reza Arya yang tampil gemilang di bawah mistar PSM. Babak pertama pun berakhir tanpa gol meski Persib lebih mendominasi jalannya laga.
Di babak kedua, Persib langsung tancap gas untuk mencari gol pembuka. Ciro Alves kembali menjadi ancaman utama bagi pertahanan PSM dengan kecepatannya di sisi sayap.
PSM mendapat pukulan telak setelah Soares mengalami cedera dan tidak bisa melanjutkan pertandingan. Bernardo Tavares pun memasukkan Daffa Salman untuk menggantikannya di lini belakang.
Persib terus menekan dan nyaris mencetak gol melalui Tyronne dan Ciro. Namun, Reza Arya kembali menjadi penyelamat bagi PSM dengan refleks luar biasanya.
Pergantian pemain dilakukan Persib dengan memasukkan Gervane Kastaneer dan Ahmad Agung. Kedua pemain ini diharapkan bisa memberikan tenaga baru dalam skema serangan Persib.
PSM hampir saja mencetak gol kejutan lewat Ricky Pratama yang lolos dari penjagaan. Namun, tendangannya masih melambung tinggi di atas gawang Kevin Mendoza.
Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba pada menit ke-78 melalui aksi ciamik Ciro Alves. Berawal dari kombinasi apik dengan Adam Alis, Ciro sukses menaklukkan Reza Arya dengan tembakan keras ke sudut kanan gawang.
Keunggulan 1-0 membuat Persib semakin percaya diri dalam mengontrol permainan. Sementara PSM mencoba mencari celah untuk menyamakan kedudukan.
Ricky Pratama hampir saja membuat kejutan di detik-detik akhir pertandingan. Sundulannya masih melebar tipis di sisi kiri gawang Kevin Mendoza.
Peluit panjang pun dibunyikan dan Persib berhasil mengamankan kemenangan berharga. Tambahan tiga poin ini semakin memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen.
Sementara itu, Persebaya Surabaya harus segera menemukan kembali performa terbaiknya jika masih ingin bersaing di papan atas. Tren hasil imbang dan kekalahan yang mereka alami bisa menjadi penghambat ambisi mereka untuk finis di posisi terbaik.
Liga 1 musim ini masih menyisakan banyak pertandingan, namun laju Persib terlihat semakin sulit dibendung. Jika tidak segera berbenah, Persebaya Surabaya dan Persija harus rela mengubur mimpi meraih trofi musim ini.