JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus menghadapi laga krusial melawan Persita Tangerang pada pekan ke-21 Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan kehilangan salah satu pemain asing andalannya, Flavio Silva.
Pemain yang sudah mencetak enam gol musim ini tersebut dipastikan absen setelah mendapatkan kartu kuning pada pertandingan melawan Barito Putera pada 25 Januari lalu, yang membuatnya mencapai empat kartu kuning dalam musim ini.
Dengan absennya Flavio Silva, pelatih Paul Munster kini harus memutar otak untuk meramu strategi terbaik dalam lini depan.
Mengingat produktivitas gol Persebaya Surabaya yang semakin seret dalam beberapa pertandingan terakhir, di mana mereka hanya mencetak satu gol dalam empat pertandingan terakhir, Paul Munster harus segera menemukan solusi.
Flavio Silva sendiri sejatinya belum mampu memenuhi ekspektasi Bonek dan Bonita dalam musim ini.
Meskipun sempat menunjukkan taji dengan lima gol dalam lima pertandingan setelah digeser menjadi winger kanan, performanya kembali menurun dan kini sudah tak mencetak gol dalam enam pertandingan berturut-turut.
Absennya Flavio Silva tentu menambah beban di lini depan Persebaya Surabaya yang sedang kesulitan mencetak gol.
Dalam empat laga terakhir, Green Force harus menelan kekalahan beruntun, yang semakin memperbesar tekanan kepada seluruh pemain, terutama Flavio Silva yang diharapkan bisa menjadi tumpuan dalam meraih kemenangan.
Dengan hasil minor yang didapatkan dalam beberapa pertandingan terakhir, terutama tanpa kehadiran Flavio Silva, Paul Munster harus segera mencari alternatif agar timnya tetap bisa bersaing dalam perebutan gelar juara Liga 1.
Sementara itu, Dejan Tumbas yang baru bergabung dari FK Khujand belum mampu memberikan dampak signifikan dalam lini serang Persebaya Surabaya.
Dejan Tumbas, yang didatangkan dengan status bebas transfer, memang memiliki reputasi mentereng di Liga Tajikistan dengan meraih penghargaan pemain asing terbaik musim 2024.
Namun, sejauh ini, pemain asal Serbia tersebut belum menunjukkan performa yang diharapkan dalam dua pertandingan pertama bersama Persebaya Surabaya.
Pada debutnya bersama Persebaya Surabaya melawan PSS Sleman, Dejan Tumbas sempat mencatatkan satu assist, namun timnya kalah telak 1-3.
Kemudian, pada laga berikutnya melawan Malut United, Dejan Tumbas bermain penuh namun tidak mencetak gol atau assist, dan Persebaya Surabaya kembali tumbang 0-2 di kandang.
Kehadiran Dejan Tumbas memang diharapkan mampu menambah kekuatan di lini depan Persebaya Surabaya, namun sejauh ini dia belum mampu mengangkat performa tim.
Dengan Flavio Silva yang absen, dan Dejan Tumbas yang belum menunjukkan performa terbaik, Paul Munster perlu segera menemukan solusi untuk mengatasi krisis gol yang melanda timnya.
Statistik Flavio Silva di Liga 1 Indonesia 2024/2025 memang menunjukkan ia belum sepenuhnya konsisten dalam memberikan kontribusi untuk Persebaya Surabaya.
Dari 20 pertandingan yang telah dijalani, Flavio Silva mencetak enam gol, namun dengan total upaya tembakan mencapai 53, produktivitasnya bisa dibilang masih kurang.
Dengan koleksi kartu kuning yang telah mencapai tiga kartu, dan satu kartu kuning lagi di laga melawan Barito Putera, Flavio Silva harus absen pada pertandingan melawan Persita Tangerang.
Ini tentu menjadi kerugian besar bagi Persebaya Surabaya yang tengah berjuang untuk memperbaiki posisi di klasemen Liga 1.
Sebagai informasi, Flavio Silva mencatatkan total waktu bermain selama 1690 menit dalam 20 pertandingan yang telah dimainkan.
Dengan ekspektasi gol yang mencapai 6.70 (Expected Goals/xG), perolehan enam gol yang dicapainya jelas belum memadai untuk mengangkat performa tim di putaran kedua musim ini.
Persebaya Surabaya juga harus menghadapi fakta mereka kini tengah berada dalam tren buruk dengan empat kekalahan beruntun.
Dalam situasi seperti ini, kehilangan Flavio Silva akibat akumulasi kartu kuning tentu menjadi pukulan tambahan bagi tim yang sangat membutuhkan kemenangan untuk kembali ke jalur perebutan gelar.
Menarik untuk ditunggu bagaimana Paul Munster akan menyikapi situasi ini dan siapa yang akan dipilih untuk menggantikan peran Flavio Silva di lini depan.
Dengan absennya salah satu pemain kunci, tentu akan ada perubahan dalam komposisi serangan Persebaya Surabaya untuk menghadapi Persita Tangerang pada Jumat, 31 Januari 2025, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Persebaya Surabaya harus segera bangkit dan mencari cara untuk mencetak gol setelah sekian lama kesulitan di lini depan.
Jika tim Green Force gagal memaksimalkan kesempatan ini, mereka bisa saja semakin jauh tertinggal dari pesaing-pesaing mereka dalam perebutan posisi teratas klasemen Liga 1.
Harapan Bonek dan Bonita untuk melihat timnya bangkit kembali akan semakin besar seiring dengan pertandingan yang semakin ketat.
Dengan kehilangan Flavio Silva, kini adalah saat yang tepat bagi pemain lain di lini serang untuk menunjukkan kemampuan mereka dan membuktikan mereka bisa tampil lebih baik tanpa kehadiran pemain Brasil tersebut.
Persebaya Surabaya memang sedang berada dalam masa-masa sulit dengan hasil yang tak memuaskan dalam beberapa pertandingan terakhir.
Namun, dengan pendekatan yang tepat dari Paul Munster, bukan tak mungkin Green Force bisa bangkit dan melanjutkan perjuangan mereka dalam meraih gelar juara Liga 1 musim ini.
Tetapi, untuk itu semua, Persebaya Surabaya harus mampu mengatasi krisis gol yang sedang melanda mereka.
Flavio Silva yang absen tentunya menjadi tantangan besar, namun ini juga bisa menjadi peluang bagi pemain lain untuk menunjukkan kualitas mereka di depan para pendukung setia Persebaya Surabaya.