JawaPos.com - Persija Jakarta dikabarkan akan kesulitan menjalani laga kandang di sisa Liga 1 musim ini. Macan Kemayoran tercatat berkandang di Jakarta International Stadium (JIS) sebanyak empat kali musim ini saat menjamu klub Liga 1.
Tiap musimnya, Persija Jakarta selalu terdapat kendala seperti perizinan keamanan, adanya agenda konser, ataupun kegiatan yang memicu massa dengan jumlah besar.
Terbaru, Persija tidak bisa menggunakan JIS dalam lanjutan Liga 1 bulan Februari 2025. Padahal, pada bulan tersebut Persija akan menjamu juara Liga 1 dan 2 musim lalu yaitu Persib Bandung dan PSBS Biak.
JIS tak bisa digunakan sebagai kandang Macan Kemayoran karena alasan telah disewa oleh penyelenggara beberapa kegiatan konser sepanjang Februari 2025 mendatang. Dikabarkan akan ada beberapa band asal luar negeri yang akan menggunakan stadion bertaraf internasional ini.
Persija dikabarkan akan melakukan perpindahan venue ke sebelah timur Kota Jakarta yaitu Bekasi dengan menggunakan Stadion Patriot sebagai kandang. Persija dan Patriot Bekasi tidak asing lagi karena sejak 2017 mereka telah melakukan kerjasama penyelenggaraan pertandingan kandang Macan Kemayoran.
Beberapa kali Persija tetap tidak bisa memakai stadion ini karena beragam kendala seperti rumput bahkan harus terusir dari wilayah terdekat Jakarta selain Bekasi dan Bogor.
Berikut beberapa stadion yang pernah menjadi kandang usiran Persija Jakarta di era Liga 1 Indonesia.
1.Stadion Manahan Solo
Stadion Manahan Solo menjadi saksi sulitnya Persija menggelar laga kandang, sebelum hadirnya Liga 1 atau kala itu bernama ISC 2016 Macan Kemayoran bermarkas di Solo.
Era Liga 1 Indonesia dimulai sejak musim 2017 atau semusim setelah pembekuan PSSI oleh Kemenpora, saat itu sebetulnya di musim 2017 Persija mendapat kesempatan penuh selama semusim menggunakan Stadion Patriot.
Sebanyak 15 laga kandang Persija dilangsungkan di Patriot, namun pada laga terakhir Persija dilarang untuk bermain di Bekasi oleh pihak kepolisian yang membuat laga melawan Persib Bandung berlangsung di Stadion Manahan Solo.
Kala itu Persija menjamu Persib di Manahan Solo yang berakhir dengan kemenangan Macan Kemayoran melalui penalti Bruno Lopes, sekaligus menjadi kandang terakhir mereka di Solo, pada (3/11/17).
2. Stadion Sultan Agung Bantul
Pada era Liga 1 2018 Persija menggunakan Stadion yang terletak di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta untuk menjalani laga yaitu Sultan Agung. Persija tercatat menggunakan stadion yang berkapasitas 35.000 penonton itu sebanyak 4 kali musim itu.
Terusirnya Persija ke Bantul karena Gelora Bung Karno menjadi tempat berlangsungnya Asian Games dan Piala Asia u19. Tidak hanya GBK saja Patriot Bekasi, Pakansari Bogor dan Wibawa Mukti juga dipakai ajang olahraga Asia itu.
Meskipun bermain di Bantul, Persija memberikan 2 kemenangan saat mengalahkan Bhayangkara dan PSIS, namun Persija juga merasakan kekalahan ketika bertemu Bali United dan seri melawan PSM.
Musim ini Persija juga melangsungkan sekali laga kandang di Sultan Agung ketika menahan seri PSM 1-1, pada (29/9/24) lalu, saat itu Persija terusir karena JIS tak bisa digunakan karena proses pemulihan rumput.
3. Stadion Kapten I Wayan Dipta
Tidak hanya di Pulau Jawa saja, Persija juga sempat menjalani laga kandangnya di Bali tepatnya Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar. Liga 1 musim lalu Persija menggunakan stadion ini untuk menggelar 3 laga kandang.
GBK tak dapat digunakan dan harus steril dari berbagai aktivitas, sebab stadion ini menjalani perbaikan rumput yang akan digunakan Timnas Indonesia untuk menjalani Kualifikasi Piala Dunia. Sedangkan JIS musim 2023/2024 belum memenuhi standar FIFA sehingga PSSI dan PT LIB belum dapat memberikan verifikasi untuk menjalankan kompetisi.
Alhasil Persija harus meninggalkan Jakarta beberapa saat dan memainkan laga di Pulau Dewata ketika melawan Madura United, Dewa United dan Persik Kediri. 3 laga tersebut dijalankan Persija dengan hasil 2 kemenangan melawan Dewa dan Persik, namun harus takluk dari Madura United.