JawaPos.com — Jelang penutupan bursa transfer paruh musim, Persebaya Surabaya terus dikaitkan dengan nama-nama besar. Dua pemain fullback dari klub Liga 1 lainnya yakni, Firza Andika dan I Made Andhika, dikabarkan masuk dalam radar Green Force.
Rumor ini langsung menyita perhatian Bonek, pendukung setia Persebaya Surabaya. Kedua nama tersebut dianggap sebagai solusi ideal untuk memperkuat sektor pertahanan tim asuhan Paul Munster.
Nama Firza Andika menjadi sorotan setelah pemain Persija Jakarta itu memberikan kode kepada Persebaya Surabaya. Aksi mengikuti akun Instagram resmi Persebaya Surabaya dianggap sebagai sinyal kuat ketertarikannya.
Fullback kiri andalan Persija itu sebelumnya dikaitkan dengan Persib Bandung. Namun, langkahnya menuju Persebaya Surabaya justru semakin mencuat usai kabar tersebut beredar.
Menariknya, Persija Jakarta tampak mulai mengesampingkan Firza dalam beberapa laga terakhir. Pelatih Carlos Pena lebih memilih pemain muda Dony Tri Pamungkas dan rekrutan anyar Pablo Andrade.
Firza Andika sendiri tampil cukup solid bersama Persija Jakarta musim ini. Dari 16 pertandingan yang ia lakoni, Firza mencatatkan 1.076 menit bermain dengan kontribusi signifikan.
Dalam aspek penyerangan, Firza mencatatkan 7 umpan kunci dan 12 tembakan. Meski akurasi tembakannya hanya 9 persen, perannya dalam membangun serangan tak bisa dianggap remeh.
Statistik umpan Firza juga mencolok dengan total 558 umpan dan akurasi 85 persen. Kemampuan Firza dalam melepaskan umpan silang dan terobosan kerap menjadi ancaman bagi lawan.
Di sektor pertahanan, Firza menunjukkan ketangguhannya dengan 41 tekel dan 20 intersep. Ia juga mampu melakukan 13 sapuan dan 3 blok tembakan, membuatnya menjadi paket lengkap.
Namun, keputusan untuk mendatangkannya tentu tidak murah bagi Persebaya Surabaya. Firza masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2025, yang artinya biaya transfer harus disiapkan.
Persib Bandung kabarnya siap menebus sisa kontraknya di Persija. Hal ini membuat Persebaya Surabaya harus bersaing ketat untuk mendapatkan tanda tangan pemain asal Medan tersebut.
Selain Firza, nama lain yang santer dikaitkan dengan Persebaya Surabaya adalah I Made Andhika Wijaya. Fullback kanan Bali United ini dikabarkan menjadi target potensial bagi Green Force.
Rumor tersebut mencuat setelah akun transfer sepak bola Indonesia, @transfernews_ft1, menyebut nama I Made Andhika. Pemain berusia 28 tahun itu disebut masuk dalam daftar belanja Persebaya Surabaya.
Made Andhika mulai tersisih dari skuad utama Bali United dalam lima laga terakhir. Pelatih Stefano Cugurra lebih mempercayakan posisi fullback kanan kepada Novri Setiawan.
Musim ini, Made Andhika hanya tampil dalam 9 pertandingan dengan total 612 menit bermain. Catatan ini cukup mengejutkan mengingat loyalitasnya bersama Bali United sejak 2016.
Made Andhika dikenal sebagai pemain serba bisa yang memiliki kemampuan bertahan mumpuni. Ia mencatatkan 36 tekel dengan 16 di antaranya sukses, serta 26 intersep sepanjang musim.
Di sisi penyerangan, Made Andhika mampu mencetak 3 umpan kunci dan 4 tembakan. Meski minim kontribusi ofensif, ia tetap menjadi pilihan solid di lini belakang.
Statistik umpan Made Andhika menunjukkan akurasi sebesar 76 persen dari total 187 umpan. Dengan keahlian ini, ia dapat menjadi pelapis atau pesaing Arif Satria di posisi fullback kanan.
Kontrak Made Andhika dengan Bali United kabarnya akan habis pada akhir musim 2024/2025. Situasi ini membuka peluang besar bagi Persebaya Surabaya untuk mengamankan jasanya.
Persebaya Surabaya juga bisa mempertimbangkan opsi peminjaman seperti yang dilakukan dengan Ardi Idrus. Strategi ini dinilai lebih hemat dan dapat menguntungkan kedua belah pihak.
Kehadiran Firza Andika dan I Made Andhika diyakini mampu memperkuat lini belakang Persebaya Surabaya. Kombinasi pengalaman dan kemampuan mereka akan menjadi aset berharga di paruh kedua musim.
Namun, persaingan untuk mendapatkan kedua pemain tersebut tentu tidak mudah. Selain Persib Bandung, klub-klub lain juga dikabarkan mengincar jasa Firza dan Made Andhika.
Bonek kini dihadapkan pada pertanyaan menarik: siapa yang lebih diinginkan? Apakah Firza Andika dengan kemampuan menyerang yang eksplosif atau I Made Andhika yang lebih bertahan?
Terlepas dari itu, langkah Persebaya Surabaya untuk membidik dua fullback ini menunjukkan ambisi besar mereka. Manajemen tampaknya ingin memastikan Green Force tetap kompetitif di sisa musim.
Bursa transfer paruh musim memang menjadi momen penting bagi klub-klub Liga 1. Persebaya Surabaya, dengan dukungan fanatik dari Bonek, diharapkan bisa merekrut pemain yang tepat.
Dengan jadwal padat dan tekanan kompetisi, kebutuhan akan rotasi pemain semakin nyata. Penambahan pemain berkualitas akan memberikan kedalaman skuad yang lebih baik.
Selain itu, keberhasilan mendatangkan pemain-pemain ini juga akan memberikan sinyal kuat kepada rival. Persebaya Surabaya menunjukkan mereka serius bersaing di papan atas Liga 1.
Bagi Firza Andika, bergabung dengan Persebaya Surabaya bisa menjadi langkah besar dalam kariernya. Bermain untuk klub dengan basis suporter besar tentu akan memberikan pengalaman baru.
Sementara itu, bagi I Made Andhika, Persebaya Surabaya bisa menjadi tempat untuk kembali mendapatkan menit bermain. Kesempatan ini akan membantunya menunjukkan kualitas yang sempat terpinggirkan.
Apapun hasil akhirnya, bursa transfer kali ini menjadi momen yang menarik bagi Persebaya Surabaya. Dengan dukungan penuh dari Bonek, langkah Green Force akan terus ditunggu.
Kini, semua mata tertuju pada keputusan manajemen Persebaya Surabaya dalam beberapa hari ke depan. Akankah Firza Andika dan I Made Andhika benar-benar merapat ke Stadion Gelora Bung Tomo? Kita tunggu saja kabar selanjutnya!