JawaPos.com - Perlahan tapi pasti, Persib Bandung membuktikan bahwa status juara bertahan dan kandidat kampiun akhir musim layak disematkan kepada tim asuhan Bojan Hodak ini.
Di saat juara bertahan Liga 1 seringkali keteteran di musim berikutnya, Persib justru bisa konsisten sebagai kandidat juara serta mendominasi papan atas liga kasta tertinggi di Indonesia ini.
Meskipun demikian, langkah Persib musim ini sebenarnya juga tidak lancar-lancar amat. Pada lima laga awal, Maung Bandung hanya menang dua kali dan seri tiga kali.
Namun, berkat konsistensi, dan kembalinya David da Silva dari cedera, Persib bisa perlahan-lahan merengsek ke papan atas hingga menutup tahun ini sebagai juara paruh musim.
Ada sejumlah fakta menarik terkait Persib Bandung yang membuat mereka layak menjadi kandidat juara di akhir musim.
1. Belum terkalahkan
Persib menjadi satu-satunya tim di Liga 1 musim ini yang belum tersentuh kekalahan. Mereka meraih 11 kemenangan dan lima kali hasil imbang.
Hal ini tentu merupakan sebuah pencapaian tersendiri karena persaingan di Liga 1 musim ini sangat ketat dan tak jarang memunculkan kejutan.
Selain itu, mereka juga harus berbagi konsentrasi dengan tampil di AFC Champions League 2. Namun, Persib sejauh ini berhasil melaluinya dengan baik.
2. Juara paruh musim dengan laga yang lebih sedikit
Agenda Persib musim ini cukup sibuk. Mereka harus berlaga juga di AFC Champions League 2, sehingga ada sejumlah pertandingan di Liga 1 yang harus tertunda karena jadwalnya bertabrakan dengan kompetisi antarklub tersebut.
Meskipun akhirnya armada Bojan Hodak harus tersingkir dari AFC Champions League 2, mereka akhirnya bisa fokus di Liga 1 dan bisa tampil konsisten.
Menariknya, hanya menjalani 16 laga, Maung Bandung bisa memanfaatkannya untuk mendulang poin demi poin. Hingga di akhir paruh musim mereka bisa mengkudeta Persebaya dari puncak klasemen.
Di sisi lain, Persebaya yang sudah bermain sebanyak 17 kali, sempat mengalami dua kali kekalahan. Hal itulah yang dimanfaatkan oleh David da Silva dan kolega untuk mengambil alih posisi pertama.
3. Tim paling produktif di Liga 1
Dominasi Persib di paruh musim ini memang tidak terbantahkan. Selain memuncaki klasemen dengan zero kekalahan, mengutip dari Transfermarkt, mereka juga mencetak banyak gol, yaitu 29 kali membobol gawang lawan.
Jumlah gol itu membuat Persib menjadi tim paling produktif di Liga 1 musim ini di bawah Dewa United. Hebatnya lagi, produktivitas gol mereka tidak hanya berlaku di laga kandang, tetapi juga saat bertanding di markas lawan.
Tim yang identik dengan warna biru ini mencetak 11 gol saat laga tandang. Maka tak heran jika Persib bisa mendulang poin di kandang lawan hingga turut membantu mereka meraih posisi puncak.
4. Tim dengan pertahanan terkuat
Persib musim ini adalah definisi klub dengan sektor penyerang dan pertahanan yang sama tangguhnya. Selain menjadi tim tersubur kedua, Maung Bandung juga dinobatkan sebagai klub dengan pertahanan terbaik di Liga 1.
Hingga pekan ketujuh belas, lini pertahanan yang dikomandoi oleh Nick Kuipers hanya kebobolan 11 gol. Sedangkan Persebaya menjadi tim kedua di bawah Maung Bandung, dengan jumlah kebobolan 13 gol.
Status juara paruh musim memang tidak serta merta membuat Persib menjadi juara di akhir musim mendatang. Namun, setidaknya bisa meningkatkan kondisi psikologis dan menambah kepercayaan diri pada pemainnya.
Selain itu, sebagai pimpinan klasemen, Persib bisa menjadi daya tarik bagi pemain baru yang nantinya akan dikontrak manajemen.