← Beranda
Daftar Pemain Bolak-Balik Persebaya Surabaya dan Madura United, Fakta Unik yang Panaskan Rivalitas di Liga 1
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 29 November 2024 | 21.14 WIB
Francisco Rivera jadi salah satu pemain terbaik Liga 1 musim lalu saat masih berseragam Madura United. (Instagram @cachisrivera)

JawaPos.com Persebaya Surabaya dan Madura United memiliki rivalitas unik, bukan hanya di lapangan tetapi juga dalam pergerakan pemain. Sejak era Liga 1, kedua klub sering menjadi destinasi perpindahan langsung para pemain, menciptakan cerita menarik di balik transfer-transfer tersebut.

Duel Persebaya Surabaya kontra Madura United di pekan ke-12 akan menjadi pertemuan dua tim dengan nasib berbeda di papan klasemen. Persebaya Surabaya memimpin liga dengan koleksi 24 poin, sedangkan Madura United terpuruk di peringkat ke-17 dengan hanya 6 poin.

Meski jarak klasemen bak langit dan bumi, rivalitas kedua tim tetap menarik perhatian. Salah satu alasannya adalah hubungan unik yang terjalin melalui transfer pemain yang sering terjadi secara langsung antara kedua klub.

Transfer pemain secara langsung dari Persebaya Surabaya ke Madura United dan sebaliknya telah terjadi sejak Liga 1 dimulai. Beberapa pemain bahkan pernah membela kedua tim lebih dari sekali, menjadikan mereka bagian dari cerita menarik dalam sejarah kompetisi ini.

Musim 2024/2025 menjadi salah satu momen terbaru pertukaran pemain antara dua tim ini. Malik Risaldi dan Francisco Rivera adalah dua nama yang pindah dari Madura United ke Persebaya Surabaya pada awal musim ini.

Malik Risaldi, seorang winger, meninggalkan Madura United untuk bergabung dengan Persebaya Surabaya pada 1 Juli 2024. Kehadirannya memberikan opsi tambahan di lini serang Green Force yang kini semakin tangguh.

Francisco Rivera, gelandang kreatif yang pernah menjadi pemain terbaik Liga 1, juga pindah ke Persebaya Surabaya di waktu yang sama. Meski performanya sempat menurun dibandingkan musim sebelumnya karena peran barunya di Green Force, Rivera tetap menjadi pemain penting di skuad Paul Munster.

Jika ditelusuri lebih jauh, musim 2023/2024 juga mencatatkan nama-nama pemain yang menyeberang langsung di antara kedua tim. Kiper Satria Tama dan bek kanan Koko Ari pindah dari Persebaya Surabaya ke Madura United, sedangkan Kadek Raditya dan Reva Adi sebaliknya.

Satria Tama memiliki sejarah panjang sebagai pemain yang bolak-balik di antara dua klub ini. Setelah pertama kali bergabung dengan Persebaya Surabaya pada 2021, ia pindah ke Madura United pada 2023, menjadikannya salah satu pemain yang akrab dengan atmosfer kedua tim.

Bek kiri Reva Adi juga memiliki cerita unik dalam transfernya. Ia pernah pindah dari Persebaya Surabaya ke Madura United pada April 2022, sebelum kembali ke Persebaya Surabaya pada Juli 2023, menunjukkan betapa dinamisnya hubungan kedua klub.

Di musim-musim sebelumnya, beberapa nama besar juga menghiasi daftar pemain yang berpindah langsung di antara kedua tim. Misbakus Solikin, gelandang bertahan andalan Persebaya Surabaya, sempat bergabung dengan Madura United pada awal 2020.

Pada musim 2018/2019, dua nama besar, Raphael Maitimo dan Fandry Imbiri, juga menyeberang dari Madura United ke Persebaya Surabaya. Transfer ini menambah daftar panjang pemain yang menjadi bagian dari cerita perpindahan dua klub ini.

Salah satu momen paling ikonik adalah pada 2017, ketika Rishadi Fauzi pindah dari Madura United ke Persebaya Surabaya, lalu kembali lagi pada tahun berikutnya. Ia menjadi salah satu pemain yang membangun rivalitas dengan cara unik melalui perjalanan kariernya.

Transfer-transfer ini mencerminkan betapa cairnya hubungan kedua tim dalam hal pemain. Meski menjadi rival di lapangan, Persebaya Surabaya dan Madura United tampak saling melengkapi di bursa transfer.

Fakta ini menjadi daya tarik tersendiri jelang laga pekan ke-12 Liga 1 2024/2025. Para pemain yang pernah membela kedua tim diharapkan memberikan warna tambahan dalam duel panas di Gelora Bung Tomo.

Paul Munster sebagai pelatih Persebaya Surabaya tidak ingin memandang remeh Madura United meski berada di zona degradasi. Fokus utamanya adalah menjaga konsistensi Green Force dalam perburuan gelar juara musim ini.

Sementara itu, Madura United akan datang dengan semangat untuk keluar dari tekanan zona merah. Kehadiran pemain-pemain yang pernah membela Persebaya Surabaya bisa menjadi motivasi tambahan untuk mencuri poin dari sang pemuncak klasemen.

Rivalitas ini tidak hanya soal perebutan poin, tetapi juga cerita di balik transfer pemain yang kerap menjadi sorotan. Deretan nama yang berpindah langsung di antara kedua tim menambah bumbu persaingan yang semakin menarik.

Persebaya Surabaya dan Madura United membuktikan bahwa sepak bola adalah panggung drama penuh kejutan. Transfer pemain bolak-balik ini adalah salah satu faktornya, yang menjadikan duel kedua tim selalu layak dinantikan.

Laga pekan ke-12 nanti tidak hanya akan menjadi pertarungan fisik dan taktik, tetapi juga ajang nostalgia bagi beberapa pemain. Baik di kubu Persebaya Surabaya maupun Madura United, cerita masa lalu akan kembali teringat di lapangan.

Rivalitas Persebaya Surabaya dan Madura United akan terus hidup, tidak hanya di pertandingan, tetapi juga melalui cerita unik di bursa transfer. Catatan panjang perpindahan pemain ini menjadi bukti betapa kompleks dan menariknya hubungan kedua tim.

Dengan segala fakta menarik ini, pertandingan Persebaya Surabaya melawan Madura United dijamin akan menjadi salah satu laga paling dinantikan di Liga 1 musim ini. Bagi para suporter, ini adalah momen untuk menyaksikan sejarah baru dalam rivalitas kedua klub.

EDITOR: Banu Adikara