← Beranda

Debut Kevin Diks: Seberapa Besar Peluangnya Tampil Saat Indonesia Jamu Jepang di Gelora Bung Karno?

Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 9 November 2024 | 19.17 WIB
Kevin Diks usai resmi menjadi WNI. (tangkapan layar Instagram Erick Thohir)
 
 

JawaPos.com — Kevin Diks Bakarbessy akhirnya resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) usai menjalani sumpah WNI di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Copenhagen, Denmark, pada Jumat, 8 November 2024. Pemain berusia 28 tahun ini menjalani prosesi sumpah WNI bersama dua pemain sepak bola perempuan keturunan Indonesia, Estella Loupatty dan Noa Leatomu.

Ketua PSSI Erick Thohir menyambut baik naturalisasi Kevin Diks yang berhasil diproses dengan cepat berkat dukungan penuh dari pemerintah, termasuk Presiden Prabowo Subianto. Menurut Erick, kehadiran Diks bisa memperkuat lini pertahanan Timnas Indonesia dalam pertandingan-pertandingan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

"Kedatangan Kevin Diks yang kita ketahui sangat tangguh di lini belakang FC Copenhagen sangat kita butuhkan. Tak hanya di dua laga kandang kita besok, tapi di laga-laga lain," ucap Erick Thohir.

Erick Thohir menambahkan bahwa pengalaman Kevin Diks sebagai bek tangguh di FC Copenhagen sangat dibutuhkan oleh Timnas Indonesia. Ia berharap Diks dapat tampil maksimal, bukan hanya dalam dua laga kandang berikutnya, tapi juga di pertandingan-pertandingan penting lainnya.

Namun, setelah resmi menjadi WNI, Kevin Diks masih harus menyelesaikan satu tahapan penting lainnya sebelum bisa tampil memperkuat Timnas Indonesia. Diks harus menjalani proses perpindahan federasi dari KNVB (Belanda) ke PSSI (Indonesia) agar bisa bermain di laga internasional.

Dengan laga Timnas Indonesia melawan Jepang yang tinggal hitungan hari, peluang Diks untuk debut di laga ini pun masih diragukan. Proses perpindahan federasi ini membutuhkan waktu yang tak sedikit, sehingga masih ada kendala teknis untuk segera memperkuat Timnas Indonesia.

Eks pemain Feyenoord dan Fiorentina ini memang sangat dinanti oleh publik Indonesia untuk menambah solidnya lini pertahanan skuad Garuda. Meski sudah sah menjadi WNI, status Diks untuk tampil di laga melawan Jepang pada 15 November masih belum pasti.

Menurut regulasi pendaftaran pemain, batas akhir untuk mendaftarkan pemain di laga kontra Jepang adalah pada 8 November 2024, bertepatan dengan hari Diks melakukan sumpah WNI. Jika melihat aturan tersebut, hampir mustahil Diks bisa turun saat melawan Jepang karena proses perpindahan federasinya belum selesai.

Proses perpindahan federasi dari KNVB ke PSSI ini umumnya memakan waktu sekitar satu minggu, seperti yang terjadi pada pemain-pemain naturalisasi lainnya. Dengan demikian, sangat kecil kemungkinan Kevin Diks bisa tampil untuk Timnas Indonesia di laga 15 November melawan Jepang.

Meski demikian, PSSI akan tetap berupaya mempercepat proses perpindahan federasi agar Kevin Diks bisa segera turun lapangan. Namun, mengingat jarak waktu yang singkat, fokus utama saat ini adalah agar Diks siap berlaga melawan Arab Saudi pada 19 November.

Laga kontra Jepang ini sendiri adalah bagian dari perjuangan Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga ini diprediksi akan dihadiri sekitar 78.000 penonton yang siap memberi dukungan penuh pada skuad Garuda.

Jika debut Diks tertunda hingga laga kontra Arab Saudi, ini bisa menjadi kesempatan baginya untuk merasakan atmosfer besar dari ribuan pendukung Indonesia. Kehadiran Kevin Diks diyakini bisa memberi energi tambahan dan pengalaman bertahan yang lebih kukuh bagi lini belakang Timnas Indonesia.

Para pencinta sepak bola Indonesia tentu berharap Diks dapat memperkuat Timnas saat menghadapi Jepang, meski realitanya peluang tersebut terbilang kecil. Timnas Indonesia saat ini memiliki kepercayaan diri tinggi setelah sukses menahan imbang Arab Saudi, Australia, dan Bahrain dalam beberapa laga terakhir.

Erick Thohir dan PSSI sangat memahami pentingnya kehadiran Kevin Diks untuk meningkatkan kualitas tim. Kehadirannya bisa memberi angin segar bagi pertahanan skuad Garuda yang tengah menjalani momen krusial dalam perjalanannya menuju Piala Dunia 2026.

Laga melawan Jepang yang tinggal beberapa hari lagi akan menjadi tantangan besar bagi Timnas Indonesia. Meski belum berpeluang tampil di laga ini, Kevin Diks diharapkan bisa berkontribusi dalam pertandingan-pertandingan penting berikutnya.

Seandainya semua prosedur berjalan lancar, Diks berpeluang menjalani debut resminya untuk Timnas Indonesia di laga kandang melawan Arab Saudi. Dengan pertahanan yang lebih kuat, Timnas Indonesia bisa lebih percaya diri untuk meraih hasil positif di dua laga kandang tersebut.

Jika akhirnya debutnya terjadi saat melawan Arab Saudi, Kevin Diks akan tampil di hadapan dukungan penuh para suporter Garuda. Kehadirannya di laga tersebut dapat menjadi momentum penting bagi Timnas untuk mengamankan poin penting di Kualifikasi Piala Dunia.

Sejauh ini, Indonesia berhasil membuat kejutan dengan bermain imbang melawan tim-tim unggulan seperti Arab Saudi dan Australia. Dengan tambahan Kevin Diks, Timnas berharap bisa memperbaiki rekor pertandingan dan memberi perlawanan lebih kuat di laga-laga berikutnya.

Para pendukung Timnas diharapkan tetap memberi dukungan penuh terlepas dari ada atau tidaknya Kevin Diks di laga kontra Jepang. Kehadiran para pemain naturalisasi yang memiliki pengalaman bermain di liga-liga Eropa ini membawa optimisme besar bagi perkembangan sepak bola Indonesia.

Ketua PSSI, Erick Thohir, pun terus mendorong agar Kevin Diks segera mendapat kepastian dalam proses perpindahan federasinya. Ia yakin bahwa dengan persiapan matang, Indonesia bisa menjadi salah satu tim yang bersaing di kualifikasi Piala Dunia 2026 ini.

Pertarungan melawan Jepang mungkin menjadi laga penting yang harus dilalui tanpa Kevin Diks, namun ia tetap memiliki kesempatan besar untuk menunjukkan kontribusi maksimalnya di laga berikutnya.

EDITOR: Edi Yulianto