← Beranda
Persebaya U-16 Tekuk Bali United U-16 di Matchday ke-6 Elite Pro Academy: Pembalasan Manis, Puncaki Klasemen
Moch. Rizky Pratama PutraSenin, 14 Oktober 2024 | 01.00 WIB
Azhar Muzakki melakukan sundulan yang berbuah gol pertama bagi Persebaya U-16. (Persebaya.id)

JawaPos.com — Persebaya U-16 berhasil mencatat kemenangan penting dalam lanjutan Elite Pro Academy 2024/2025. Pada matchday keenam yang digelar Minggu, 13 Oktober 2024, mereka berhasil menundukkan Bali United U-16 dengan skor 4-2.

Pertandingan yang berlangsung di Bali United Training Center ini menjadi ajang pembalasan bagi Persebaya U-16. Sebelumnya, pada matchday kelima sehari sebelumnya, mereka harus mengakui keunggulan Bali United dengan skor tipis 1-2.

Kemenangan ini tak hanya membuat skuad asuhan Janu Ramadhanis kembali ke jalur kemenangan, tetapi juga berhasil mengantarkan Persebaya U-16 ke puncak klasemen sementara Grup C. Dengan raihan 15 poin, Persebaya unggul dua poin dari Bali United U-16 yang harus puas berada di posisi kedua.

Pada babak pertama, Bali United U-16 tampil agresif di hadapan pendukungnya sendiri. Gol pembuka tercipta pada menit ke-22 lewat aksi gemilang I Komang Lanang. Namun, Persebaya U-16 segera merespons lewat sundulan Azhar Muzakki yang menyamakan kedudukan di menit ke-35.

Tuan rumah kembali unggul pada menit ke-40 melalui gol kedua Komang Lanang. Gol ini membuat babak pertama berakhir dengan keunggulan Bali United U-16, 2-1. Namun, cerita di babak kedua berbeda.

Persebaya U-16 yang tampil lebih fokus berhasil membalikkan keadaan di paruh kedua pertandingan. Rama Arifuddin mencetak gol penyama pada menit ke-63, disusul oleh gol Diesta Putra pada menit ke-77 yang membuat Persebaya memimpin.

Arka Bryprasetyo menutup kemenangan dengan gol ketiga pada menit ke-80, mengunci kemenangan Persebaya U-16 dengan skor 4-2.

Pelatih Persebaya U-16, Janu Ramadhanis, merasa bangga dengan kinerja para pemainnya. Dia menekankan pentingnya belajar dari kekalahan sebelumnya untuk tampil lebih baik di laga berikutnya.

"Setelah laga kemarin kita mengalami kekalahan, kita bisa menjadikannya pelajaran untuk pertandingan ke depan. Hasilnya bisa memanfaatkan peluang-peluang yang kita punya," ujarnya dikutip dari laman resmi Persebaya Surabaya.

“Saya tegaskan kepada para pemain, kalau kalian ingin menang, tentu harus bekerja keras,” sambungnya.

Danis juga menyoroti bagaimana timnya menunjukkan semangat juang yang luar biasa meskipun menghadapi tantangan besar dalam laga tandang. Perjalanan jauh dari Surabaya ke Bali jelas menguras energi, namun hal itu tak menjadi alasan bagi para pemain muda untuk tidak tampil maksimal.

Dia mengakui pada hari pertama, anak-anak tampak kelelahan akibat perjalanan. Namun, ia selalu menekankan pentingnya mentalitas kuat dan fighting spirit dalam setiap pertandingan.

"Hari pertama memang saya rasa anak-anak kelelahan dengan perjalanan jauh. Kita harus siap risikonya, sedikit apapun waktu istirahat kita harus siap. Saya ingin fighting spirit tinggi di setiap pertandingan," tambah Danis.

Kemenangan ini menjadi bukti Persebaya U-16 memiliki mental juara. Terlebih, mereka mampu bangkit dari kekalahan dan tampil lebih solid di pertandingan selanjutnya.

Para pemain muda ini semakin terbiasa dengan tantangan berat di lapangan, sebuah proses pembelajaran yang sangat penting untuk perkembangan karier mereka.

Persebaya U-16 menunjukkan mereka bukan hanya tim dengan skill teknis yang mumpuni, tetapi juga tim yang memiliki semangat juang tinggi. Dengan memuncaki klasemen sementara Grup C, mereka kini menjadi tim yang patut diperhitungkan di Elite Pro Academy 2024/2025.

Kemenangan atas Bali United U-16 ini tentu menjadi momentum penting bagi Persebaya U-16. Tim asuhan Janu Ramadhanis tidak hanya mengincar kemenangan di setiap pertandingan, tetapi juga menargetkan gelar juara di akhir musim.

Jalan menuju kesuksesan masih panjang, namun dengan semangat dan performa yang konsisten, Persebaya U-16 memiliki peluang besar untuk meraih prestasi tertinggi.

Para pemain muda seperti Azhar Muzakki, Rama Arifuddin, Diesta Putra, dan Arka Bryprasetyo yang tampil gemilang di laga ini, telah menunjukkan mereka siap untuk menanggung beban sebagai wakil masa depan sepak bola Surabaya.

Dengan bimbingan yang tepat dan pengalaman bertanding yang terus bertambah, tak menutup kemungkinan mereka akan menjadi bintang di tingkat yang lebih tinggi.

Kini, Persebaya U-16 akan fokus pada laga-laga berikutnya dengan target mempertahankan posisi puncak klasemen. Tantangan tentu semakin berat, namun mereka sudah membuktikan mereka mampu mengatasi tekanan.

Di bawah arahan Janu Ramadhanis, tim ini memiliki potensi besar untuk mencatat sejarah di Elite Pro Academy musim ini.

Dengan semangat yang terus berkobar dan dedikasi tinggi dari setiap pemain, Persebaya U-16 menjadi cerminan masa depan sepak bola Indonesia.

Jika mereka bisa mempertahankan performa seperti ini, kita mungkin akan melihat nama-nama pemain muda ini bersinar di tim utama Persebaya Surabaya atau bahkan di kancah sepak bola nasional di masa depan.

EDITOR: Edi Yulianto