← Beranda

Top Skor El Clasico Indonesia Milik Bomber Persib Bandung, David da Silva Malah Jadi Penonton Kontra Persija Jakarta

Moch. Rizky Pratama PutraSenin, 23 September 2024 | 20.37 WIB
David da Silva jadi top skor El Clasico Indonesia yang siap bombardir gawang Persija Jakarta di Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Instagram/@davidasilva14)

JawaPos.com — El Clasico Indonesia, laga klasik penuh gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta, kembali hadir di pekan keenam Liga 1 Indonesia 2024/2025. Dua rival abadi sepak bola Indonesia ini akan bertemu di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (23/9).

Seperti biasa, laga ini bukan hanya tentang tiga poin, melainkan juga soal harga diri dan dominasi antara dua kekuatan besar di dunia sepak bola Tanah Air.

Persib Bandung dan Persija Jakarta selalu memberikan pertarungan sengit setiap kali bertemu. Dalam enam pertandingan terakhir, rivalitas kedua tim semakin memanas dengan Persib berhasil memenangkan tiga pertandingan, sementara Persija mencatatkan dua kemenangan. Satu laga lainnya berakhir imbang, menunjukkan betapa ketatnya persaingan antara Maung Bandung dan Macan Kemayoran.

Meski bermain di kandang sendiri, Persib tidak bisa terlalu percaya diri meski mendapat dukungan penuh dari Bobotoh yang siap memadati stadion. Persija Jakarta memiliki kapasitas untuk merepotkan tuan rumah, terlebih dengan catatan performa Persib yang sedang tidak stabil.

Dalam lima pertandingan terakhir Liga 1 musim ini, Persib hanya mencatatkan dua kemenangan. Bahkan, tim asuhan Bojan Hodak sempat tertahan dalam tiga laga beruntun melawan Dewa United, Arema FC, dan PSM Makassar yang semuanya berakhir dengan hasil imbang.

Di sisi lain, Persija Jakarta juga sedang dalam performa yang kurang memuaskan. Dari lima laga terakhir yang telah dilakoni, tim berjuluk Macan Kemayoran hanya mampu meraih dua kemenangan, dua kali imbang, dan satu kali kalah.

Kekalahan tersebut terjadi secara mengejutkan ketika Persija takluk 1-3 dari tim promosi PSBS Biak, yang seharusnya di atas kertas bisa mereka kalahkan dengan mudah.

Kondisi kedua tim yang naik turun ini membuat persaingan di papan klasemen sementara Liga 1 semakin ketat. Persib Bandung saat ini berada di posisi keempat dengan raihan 9 poin, sementara Persija Jakarta berada di peringkat keenam dengan koleksi 8 poin. Selisih satu poin saja menjadi penentu besar, dan kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk naik ke papan atas klasemen jika mampu meraih kemenangan di laga El Clasico ini.

Namun, di balik persaingan ketat kedua tim, ada satu sosok yang siap menjadi pembeda: David da Silva. Penyerang asal Brasil ini tidak hanya menjadi andalan Persib Bandung, tetapi juga menjadi top skor dalam sejarah pertemuan kedua tim di ajang Liga 1, yang sering disebut sebagai "El Clasico Indonesia".

David da Silva telah mencatatkan 5 gol ke gawang Persija Jakarta, membuatnya menjadi momok menakutkan bagi barisan pertahanan Macan Kemayoran.

Performa David da Silva memang sangat impresif, terutama ketika menghadapi Persija. Dengan postur tubuh yang kuat dan kemampuan olah bola yang mumpuni, dia kerap kali menjadi ancaman nyata bagi lawan. Sejak bergabung dengan Persib, David langsung menunjukkan ketajamannya di lini depan dan membuktikan bahwa dia adalah salah satu penyerang paling mematikan di Liga 1.

David da Silva juga terlihat semakin nyaman bermain di bawah arahan pelatih Bojan Hodak. Sistem permainan yang dibangun oleh Hodak memungkinkan David da Silva mendapatkan suplai bola yang cukup, terutama dari sektor sayap yang diisi oleh pemain-pemain eksplosif seperti Dimas Drajad dan Ciro Alves.

Dengan dukungan lini tengah yang solid dipimpin oleh Marc Klok, David da Silva bisa terus menjadi ancaman bagi lini pertahanan Persija dalam laga yang akan datang.

Catatan sejarah David da Silva sebagai top skor El Clasico Indonesia menempatkannya di puncak daftar pencetak gol terbanyak dalam pertemuan Persib vs Persija. Di bawahnya ada beberapa nama besar yang sudah tidak lagi membela kedua tim, seperti Sergio van Dijk yang mencetak 3 gol untuk Persib dan Marko Simic yang juga mencatatkan 3 gol untuk Persija Jakarta.

Namun, posisi David da Silva sebagai penyerang aktif yang masih bermain di level tertinggi menjadikannya sebagai figur yang paling diwaspadai oleh Persija dalam laga nanti.

Selain David da Silva, Persib juga memiliki beberapa pemain kunci lain yang bisa menjadi pembeda dalam laga ini. Marc Klok, pemain Timnas Indonesia, telah menunjukkan peran vitalnya sebagai pengatur tempo permainan di lini tengah Persib.

Keberadaan Klok memberikan keseimbangan di lini tengah, yang memungkinkan Persib untuk bermain lebih dinamis dan fleksibel, baik dalam menyerang maupun bertahan.

Di sisi pertahanan, duet bek tengah Nick Kuipers dan Gustavo Franca akan menjadi tembok kukuh yang harus dilalui oleh lini serang Persija. Pertahanan yang solid ini diharapkan bisa meminimalkan ancaman dari Persija, yang meskipun sedang dalam performa tidak maksimal, tetap memiliki pemain-pemain berkualitas seperti Riko Simanjuntak dan Ryo Matsumura.

Namun, laga El Clasico ini tidak hanya akan bergantung pada performa individu. Strategi kedua pelatih, Bojan Hodak dari Persib dan Carlos Pena di kubu Persija, akan sangat menentukan hasil akhir pertandingan. Bagaimana kedua pelatih merancang taktik dan menyiapkan pemain-pemainnya untuk menghadapi tekanan di lapangan akan menjadi faktor kunci.

Bagi Bojan Hodak, tantangan terbesar adalah bagaimana menjaga konsistensi permainan tim, terutama di lini serang. Meski David da Silva menjadi tumpuan utama, Persib perlu menemukan variasi serangan lain agar tidak mudah dibaca oleh lawan.

Sementara itu, Carlos Pena harus mencari cara untuk mengatasi masalah di lini pertahanan Persija yang terlihat rentan dalam beberapa pertandingan terakhir.

Laga ini juga akan menjadi ujian mental bagi kedua tim. Atmosfer panas di Stadion Si Jalak Harupat yang dipenuhi oleh Bobotoh bisa menjadi tekanan tersendiri bagi Persija. Namun, pengalaman pemain-pemain senior seperti Hanif Sjahbandi dan Ondrej Kudela di Persija bisa membantu meredam euforia tuan rumah dan fokus pada permainan.

Di atas kertas, Persib Bandung memang sedikit diunggulkan, apalagi dengan dukungan penuh dari suporter mereka. Namun, Persija Jakarta bukanlah tim yang bisa diremehkan. Rivalitas klasik ini selalu menghadirkan kejutan, dan tidak jarang tim yang lebih diunggulkan justru terjungkal di pertandingan seperti ini.

Laga yang akan digelar pada Senin (23/9) ini dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling ditunggu oleh pencinta sepak bola Indonesia. Terlebih, dengan posisi kedua tim di klasemen sementara yang saling bersaing ketat, hasil akhir laga ini bisa menjadi titik balik bagi perjalanan mereka di Liga 1 musim ini.

EDITOR: Edi Yulianto