← Beranda
Menelusuri Jejak Toni Firmansyah, Bintang Persebaya Surabaya yang Bersinar di Usia 19 Tahun saat Debutnya di Timnas Indonesia
Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 21 September 2024 | 16.56 WIB
Bintang Persebaya Surabaya Toni Firmansyah saat mencetak gol saat debutnya di Timnas Indonesia bersama pelatih Indra Sjafri. (Dok. PSSI)

JawaPos.com — Nama Toni Firmansyah, gelandang muda Persebaya Surabaya, semakin mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia. Pemain yang baru berusia 19 tahun ini menunjukkan performa cemerlang saat melakukan debut bersama Timnas Indonesia U-20 pada Januari 2024.

Meski timnya kalah dalam uji coba melawan Thailand U-20 dengan skor 1-2, Toni sukses menorehkan gol perdana dalam balutan seragam Timnas Indonesia, sebuah pencapaian yang sangat membanggakan bagi pemain muda jebolan internal Persebaya Surabaya ini.

Penampilan Toni dalam laga tersebut menjadi salah satu sorotan utama. Dirinya berhasil mencetak gol pada menit ke-12 melalui umpan manis dari Doni Tri, yang merupakan rekan setimnya di Timnas Indonesia U-20.

Toni dengan sigap menyambut bola yang meluncur dari sisi kanan pertahanan Thailand, mengarahkan tendangannya ke tiang jauh, membuat penjaga gawang lawan tidak berdaya.

Gol tersebut bukan hanya membuka skor bagi Indonesia, tetapi juga menjadi gol pertama Toni di level internasional bersama Timnas Indonesia U-20.

Toni sendiri merasa bangga dan bersyukur atas pencapaiannya tersebut. “Syukur Alhamdulillah bisa mencetak gol, meski pun hasil tidak berpihak. Saya akan terus belajar agar lebih baik lagi,” ujar Toni dikutip dari laman resmi Persebaya Surabaya.

Ungkapan ini menunjukkan tekad kuat Toni untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi maksimal, baik untuk klub maupun tim nasional.

Perjalanan Toni menuju penampilan impresif di timnas tidaklah mudah. Sebelum uji coba melawan Thailand U-20, Toni telah menjalani pemusatan latihan (training camp) selama hampir sebulan penuh di Jakarta bersama skuad Timnas Indonesia U-20.

Pelatih Indra Sjafri memberikan menu latihan intensif dengan frekuensi tiga hingga empat kali sehari. Bagi Toni, awalnya adaptasi dengan porsi latihan tersebut menjadi tantangan tersendiri. “Teman-teman di sini sangat welcome, terutama Doni. Saya banyak bertukar cerita bersamanya, bagaimana tektokan di lapangan. Semoga chemistry-nya semakin meningkat,” jelas Toni.

Dalam pemusatan latihan ini, Toni mengakui mendapatkan banyak bantuan dari rekan-rekannya di timnas. Salah satu yang paling banyak memberikan masukan adalah Doni Tri, pemain yang memberikan assist untuk gol Toni dalam pertandingan melawan Thailand.

Mereka berdua berbagi kamar selama pemusatan latihan, sehingga banyak waktu yang mereka habiskan untuk berdiskusi tentang strategi dan cara bermain di lapangan. Chemistry yang terbangun antara keduanya menjadi salah satu faktor penting di balik performa apik Toni di lapangan.

“Saya juga berterima kasih dengan jajaran pelatih Persebaya yang telah memberikan saya jam terbang, saya tidak akan puas sampe di sini. Akan terus bekerja keras agar bisa berkembang,” tambah Toni.

Penampilan impresif Toni di Timnas Indonesia U-20 tidak lepas dari jam terbang yang cukup banyak di Persebaya Surabaya. Sejak tampil di Liga 1 Indonesia 2023/2024, Toni telah mencatatkan 11 penampilan bersama Green Force.

Meskipun tidak selalu menjadi starter, dia kerap memberikan kontribusi penting bagi tim. Dalam beberapa laga, Toni tampil gemilang, seperti saat Persebaya Surabaya menghadapi Persis Solo pada pekan pertama Liga 1 Indonesia. Umpan dari Toni memaksa bek lawan melakukan gol bunuh diri, yang akhirnya memberikan kemenangan bagi Persebaya Surabaya.

Catatan statistik Toni juga cukup impresif, dengan tiga tembakan ke arah gawang dalam beberapa pertandingan terakhir, di mana dua di antaranya berhasil mengarah tepat ke target.

Performa konsisten Toni ini tidak hanya memberikan kepercayaan dari jajaran pelatih Persebaya Surabaya, tetapi juga mengantarkannya ke panggung Timnas Indonesia U-20.

Debut Toni Firmansyah di Timnas Indonesia U-20 menandai awal yang cerah dalam karier internasionalnya. Dalam laga tersebut, dia mengenakan nomor punggung 18, angka yang mungkin akan selalu diingatnya sebagai simbol langkah pertama menuju karier yang lebih gemilang di kancah sepak bola internasional.

Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri, memberikan kepercayaan penuh kepada Toni untuk tampil dalam pertandingan penting tersebut. Dan, Toni membalas kepercayaan itu dengan satu gol yang menambah rasa percaya diri sekaligus menunjukkan potensinya sebagai pemain muda yang patut diperhitungkan.

Secara statistik, Toni telah mencatatkan tujuh penampilan bersama Timnas Indonesia U-20 hingga akhir Januari 2024, dengan koleksi dua gol. Dengan usianya yang masih sangat muda, perjalanan Toni di timnas tentu masih sangat panjang. Dia berpeluang besar untuk menjadi salah satu pilar penting di lini tengah skuad Garuda Muda dalam berbagai ajang internasional mendatang.

Tak hanya di level U-20, Toni juga mendapatkan kesempatan bermain untuk Timnas Indonesia U-19 pada pertengahan 2024. Dalam debutnya di ajang tersebut, Toni kembali menunjukkan potensi besar yang dia miliki, meskipun belum berhasil mencetak gol.

Total, Toni mencatatkan delapan penampilan bersama Timnas Indonesia U-19 di bawah asuhan pelatih yang sama, Indra Sjafri. Meski belum ada gol yang ia sumbangkan, performanya di lapangan tetap solid dan konsisten.

Dengan debut cemerlangnya di usia 19 tahun bersama Timnas Indonesia, Toni Firmansyah menjadi salah satu pemain muda yang paling diantisipasi kelanjutannya di dunia sepak bola Indonesia. Banyak yang meyakini bahwa karier Toni masih akan terus menanjak, baik di level klub bersama Persebaya Surabaya, maupun di level internasional bersama Timnas Indonesia.

Rekan-rekannya di Timnas, pelatih, hingga pendukung Persebaya Surabaya tentunya berharap Toni bisa terus menjaga konsistensi dan bahkan lebih berkembang lagi di masa depan.

Jejak langkah Toni Firmansyah sejauh ini menunjukkan bahwa dia adalah salah satu bintang masa depan yang siap bersinar lebih terang. Dengan kerja keras, disiplin, dan talenta yang dimilikinya, Toni tampaknya akan menjadi pemain kunci, tidak hanya bagi Persebaya Surabaya, tetapi juga bagi Timnas Indonesia di berbagai turnamen internasional ke depannya. 

EDITOR: Edi Yulianto