← Beranda
Strategi Transfer Madura United Mirip dengan Persebaya Surabaya, Pulangkan Bintang Musim Sebelumnya
Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 13 Juli 2024 | 23.28 WIB
Lulinha bakal absen saat Madura United menjamu Persebaya Surabaya. Paul Munster memilih fokus tim asuhannya. (Instagram/@lulinha.official)

JawaPos.com — Madura United tampaknya mulai mengikuti jejak strategi transfer Persebaya Surabaya dengan mendatangkan kembali bintang musim sebelumnya. Skema serupa ini menarik perhatian publik karena perbedaan nasib yang dihadapi oleh kedua klub tersebut, terutama terkait satu nama yang kini datang bak pahlawan.

Masih segar dalam ingatan, pada 2022, Persebaya Surabaya berpisah dengan salah satu pemain bintang mereka, Bruno Moreira. Perpisahan yang penuh emosi ini menimbulkan berbagai pertanyaan di kalangan Bonek Mania. Pada akhir musim 2021/2022, Bruno Moreira dilepas oleh Persebaya setelah tampil impresif bersama Taisei Marukawa.

Perbedaan nasib keduanya pun menjadi sorotan. Taisei Marukawa memutuskan untuk bergabung dengan PSIS Semarang karena tawaran yang lebih menggiurkan, sementara Bruno Moreira dilepas demi kariernya yang saat itu diincar oleh klub Liga Yunani, Nik Volou.

Selama bermain untuk Persebaya Surabaya, Bruno Moreira berhasil mencetak 7 gol dan 3 assist dari 29 laga. Namun, kebersamaannya dengan Niki Volou hanya menghasilkan 8 pertandingan dengan total 267 menit bermain.

Keputusan cepat diambil oleh pemain kelahiran Cajamar, Brasil itu untuk segera angkat kaki dari Niki Volou demi menjaga konsistensi performanya. Di awal musim 2023/2024, pelatih Aji Santoso kembali mengontaknya untuk diajak pulang ke Persebaya Surabaya. Keputusan ini berbuah manis dengan Bruno Moreira yang kembali ke Persebaya dan memberikan kontribusi signifikan dengan mencetak 10 gol dan 4 assist dari 31 pertandingan. Dia pun menjadi mesin gol utama di tengah deadlocknya deretan bomber Green Force pada musim tersebut.

Sementara itu, Madura United mencoba melakukan hal yang sama dengan mendatangkan kembali Lulinha, mantan pemain bintang mereka yang baru diperkenalkan kembali pada Jumat (12/7/2024). Lulinha sejatinya sudah memperkuat Madura United selama satu musim pada 2022/2023 dengan catatan impresif 12 gol dan 4 assist dari 29 laga. Namun, pada musim 2023/2024, keputusan mengejutkan diambil oleh Madura United dengan mendepak Lulinha tanpa alasan yang jelas, meskipun dia sudah memberikan kontribusi 5 gol dan 1 assist dari 19 laga.

Tak lama setelah mendepaknya, Madura United mendatangkan striker asal Brasil, Dalberto, sebagai pengganti. Namun, Lulinha harus puas menganggur selama setengah musim sebelum menerima kembali tawaran dari Madura United untuk musim 2024/2025. Kini, dia kembali sebagai pahlawan bagi tim yang mengalami eksodus besar-besaran para pemain bintangnya musim lalu. Kedatangan Lulinha diharapkan dapat mengangkat performa tim di tengah penurunan kualitas skuad Madura United.

Di awal musim 2024/2025, Madura United yang kini dilatih oleh Widodo Cahyono Putro justru merekrut beberapa pemain lokal yang terbilang angin-anginan musim lalu, seperti Ibrahim Sanjaya, Haudi Abdillah, Ilhamsyah, dan Dikri Yusron. Ibrahim Sanjaya dan Dikri Yusron pernah berkarier bersama Persik Kediri. Selain itu, Madura United juga mendatangkan pemain grade Liga 2, Marcel Usemahu dan Frank Sokoy, serta kiper muda Nuri Agus dari Persis Solo dan pemain muda dari SSB, Jovan Karundeng. Namun, hingga kini belum ada pengumuman resmi mengenai pemain asing yang akan memperkuat Madura United musim ini.

Berikut adalah daftar pemain anyar Madura United per Sabtu (6/7/2024):

Ilhamsyah (Gelandang)

Ibrahim Sanjaya (Bek Kanan)

Dikri Yusron (Kiper)

Febri Tri Yanto (Madura United U-20)

Yustinus Uca (Penyerang/Madura United U-20)

Nuri Agus (Kiper)

Jovan Karundeng (Gelandang)

Haudi Abdillah (Bek tengah)

Marcel Usemahu (Bek tengah)

Frank Sokoy (Bek kiri)

Madura United benar-benar penuh tanda tanya besar di awal musim ini. Setelah menjadi finalis Liga 1 2023/2024, klub ini justru mengalami eksodus besar-besaran setelah ditinggal pemain bintangnya. Para pilar asing yang tampil menawan musim lalu kini sudah tak tersisa. Hugo Gomes dilepas ke Dewa United, Francisco Rivera ke Persebaya Surabaya, Lucas Frigeri dan Dalberto ke Arema FC, serta Cleberson ke PSS Sleman. Selain itu, pemain lokal seperti Malik Risaldi juga pindah ke Persebaya, Fachruddin Aryanto ke PSS Sleman, Novan Sasongko & Satria Tama ke Barito Putera, serta Jacob Mahler yang dilepas ke Liga Thailand.

Strategi transfer Madura United yang mirip dengan Persebaya Surabaya ini memperlihatkan bahwa kedua klub memiliki visi yang sama dalam mengelola pemain bintang. Meskipun demikian, nasib mereka berbeda. Persebaya berhasil memulangkan Bruno Moreira yang kemudian tampil gemilang, sedangkan Madura United masih harus membuktikan apakah Lulinha dapat memberikan dampak serupa di musim 2024/2025.

Patut dinantikan bagaimana kiprah Lulinha bersama Madura United di Liga 1 musim 2024/2025. Dengan skuad yang mengalami downgrade kualitas, tantangan besar menanti Madura United untuk tetap kompetitif di tengah ketatnya persaingan Liga 1.

Perjalanan strategi transfer ini tentu menjadi sorotan para pencinta sepak bola Tanah Air. Apakah keputusan mendatangkan kembali bintang musim sebelumnya akan membawa hasil positif atau justru menambah beban bagi tim? Hanya waktu yang akan menjawab pertanyaan ini. Yang jelas, para penggemar berharap keputusan ini bisa membawa kejayaan bagi klub-klub kebanggaan mereka. 

EDITOR: Edi Yulianto