← Beranda
3 Bomber Berbahaya Dikabarkan Masuk Radar Persebaya Surabaya, Siapakah yang Layak Menggantikan Paulo Henrique?
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 7 April 2024 | 20.06 WIB
MENCARI BOMBER MAUT: Karim Rossi merupakan bomber yang punya catatan statistik lebih baik sebagai rekrutan baru Persebaya Surabaya. (Instagram Karim Rossi)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya, salah satu kekuatan sepak bola Indonesia, sedang berada dalam perburuan pemain baru untuk memperkuat lini depan mereka.

Dalam upaya untuk menggantikan Paulo Henrique yang kurang memuaskan, klub ini dikabarkan tengah membidik tiga bomber potensial. Namun, di antara ketiganya, hanya dua yang dianggap istimewa, sedangkan satu lainnya masih diragukan kemampuannya.

Paulo Henrique, nama yang mengundang harapan besar bagi Persebaya Surabaya, kini justru menjadi sumber kekecewaan. Performa buruknya dalam beberapa pertandingan terakhir membuatnya terkena kritik tajam.

Alih-alih mencetak gol-gol penting seperti yang pernah dia lakukan di Liga 1 beberapa musim lalu, Paulo Henrique justru lebih sering mencatatkan dirinya dalam daftar pemain yang terkena kartu kuning dan merah.

Dari 10 pertandingan, dia hanya berhasil mencetak 3 gol untuk Persebaya Surabaya, sementara menerima 2 kartu kuning dan 1 kartu merah. Catatan buruk ini diyakini akan menjadi alasan kuat bagi klub untuk tidak memperpanjang kontraknya di akhir musim.

Pemberitaan mengenai pemecatan Paulo Henrique didukung oleh akun resmi sepak bola Indonesia, @liga_dagelann, pada Selasa (19/4). "Kontraknya tidak akan diperpanjang, Persebaya Surabaya cari pengganti Paulo," tulis @liga_dagelann.

Dengan kepergian Paulo Henrique yang hampir pasti, Persebaya Surabaya kini berusaha mencari penggantinya. Tiga nama yang muncul dalam daftar radar klub ini adalah David da Silva, Karim Rossi, dan Rodrigo Rivas. Ketiganya memiliki potensi yang berbeda-beda, namun satu di antaranya masih diragukan kualitasnya.

Pertama, David da Silva, penyerang asal Brasil yang saat ini membela Persib Bandung. Meskipun hubungannya dengan Persib mulai membaik, tetapi kabarnya Persebaya masih mempertimbangkan untuk membujuknya kembali ke Kota Pahlawan.

David da Silva, yang memiliki statistik impresif dengan 39 gol dari 43 pertandingan bersama Persebaya, bisa menjadi pilihan menarik bagi klub ini jika berhasil direkrut.

HEATMAP DAVID DA SILVA
HEATMAP DAVID DA SILVA

David da Silva telah menjadi andalan Persib Bandung dengan penampilan yang mengesankan. Dalam 27 pertandingan yang telah dijalani, dia memulai sebanyak 26 pertandingan dan bermain dengan rata-rata 94 menit per game. Konsistensinya dalam mencetak gol patut diacungi jempol, dengan torehan 21 gol dalam periode tersebut, dengan frekuensi mencetak gol setiap 120 menit, dan rata-rata 0.8 gol per game.

Dia juga menunjukkan ketajamannya dalam melakukan tendangan, dengan rata-rata 3.0 tembakan per game, dan 1.4 tembakan tepat sasaran per game, serta tingkat konversi gol sebesar 26%.

Selain itu, dia mampu memanfaatkan peluang penalti dengan sempurna, berhasil mencetak 6 gol dari 6 kesempatan, dengan tingkat konversi 100%.

David da Silva memberikan kontribusi assist, dia mencatat 6 assist dengan rata-rata 0.8 key passes per game, dengan akurasi umpan yang mencapai 69%. Namun, dalam hal akurasi umpan panjang dan crossing, masih ada ruang untuk peningkatan, dengan hanya 0.2 akurasi umpan panjang per game (46%) dan 0.1 akurasi crossing per game (18%).

Dalam hal pertahanan, dia melakukan rata-rata 1.8 intercepts per game, dan berhasil merebut bola sebanyak 2.5 kali per game. Meskipun jarang kehilangan bola, dia hanya berhasil di dribble lawan rata-rata 0.3 kali per game.

Dengan tubuh kekarnya, David da Silva tak sungkan terlibat duel fisik, dia memenangkan rata-rata 8.3 duel per game, dengan 36% di antaranya adalah duel udara yang dimenangkannya sebesar 34%.

Selama permainan, dia melakukan rata-rata 1.5 pelanggaran dan mendapat 1.6 pelanggaran dari lawan, serta terjebak dalam offside rata-rata 0.7 kali per game.

Selanjutnya adalah Karim Rossi, striker Swiss yang pernah membela Dewa United. Nama Rossi sudah tidak asing lagi bagi pendukung Persebaya Surabaya, dan kabarnya klub ini tertarik untuk membawanya kembali ke Liga 1.

Dengan kontrak Rossi bersama Karmiotissa yang akan segera berakhir, Persebaya memiliki peluang besar untuk merekrutnya tanpa biaya transfer. Namun, performa Rossi yang belum konsisten dalam beberapa musim terakhir menimbulkan keraguan akan kemampuannya untuk menggantikan posisi Paulo Henrique.

HEATMAP KARIM ROSSI
HEATMAP KARIM ROSSI

Karim Rossi telah menjadi bagian penting dari tim Karmiotissa dengan kontribusi yang beragam. Dalam total 31 penampilannya, dia memulai sebanyak 26 pertandingan dan bermain rata-rata 73 menit per game. Meskipun mencetak gol secara konsisten dengan 6 gol, dia memiliki frekuensi mencetak gol setiap 377 menit, dan rata-rata 0.2 gol per game.

Dalam hal penyerangan, dia memiliki rata-rata 1.9 tembakan per game, dengan 0.6 tembakan tepat sasaran per game, dan tingkat konversi gol sebesar 10%.

Selain itu, dia juga turut berkontribusi dalam memberikan peluang bagi rekan-rekannya dengan rata-rata 0.3 key passes per game, serta menunjukkan akurasi umpan yang baik dengan rata-rata 8.7 umpan akurat per game (75%), termasuk umpan panjang sebanyak 0.4 per game dengan akurasi 79%, dan crossing sebanyak 0.1 per game dengan akurasi 27%.

Karim Rossi juga rajin membantu pertahanan, dia memiliki rata-rata 1.1 intercepts per game, dan berhasil merebut bola sebanyak 1.8 kali per game. Meskipun terkadang di-dribble lawan rata-rata 0.5 kali per game, dia masih mampu menyelesaikan 0.6 drible per game dengan tingkat keberhasilan 64%.

Di samping itu, dia juga sering terlibat dalam duel fisik, dia memenangkan rata-rata 5.7 duel per game, dengan 29% di antaranya adalah duel udara yang dimenangkannya sebesar 31%. Selama permainan, dia melakukan rata-rata 0.9 pelanggaran dan mendapat 1.2 pelanggaran dari lawan, serta jarang terjebak dalam offside dengan rata-rata 0.5 kali per game.

Terakhir Rodrigo Rivas, penyerang asal Kolombia yang bermain untuk CD America de Cali. Kabar mengenai kedatangan Rivas ke Persebaya Surabaya masih simpang siur, namun klub ini mempertimbangkan untuk merekrutnya sebagai opsi alternatif.

Meskipun Rivas memiliki pengalaman bermain di beberapa klub, namun statistiknya yang tidak begitu mencolok dalam beberapa musim terakhir menimbulkan keraguan akan kemampuannya untuk bersaing di Liga 1 Indonesia.

HEATMAP RODRIGO RIVAS
HEATMAP RODRIGO RIVAS

Rodrigo Rivas telah menjadi bagian penting dari tim CD America de Cali dengan kontribusi yang bervariasi. Dalam total 23 penampilannya, dia memulai sebanyak 12 pertandingan dan bermain rata-rata 53 menit per game.

Meskipun mencetak 3 gol, dia memiliki tingkat konversi yang rendah dengan gol terjadi setiap 406 menit, dan rata-rata hanya 0.1 gol per game. Dia sering menciptakan peluang dengan rata-rata 0.7 key passes per game, serta menunjukkan akurasi umpan yang baik dengan 6.1 umpan akurat per game (75%).

Dalam hal pertahanan, dia memiliki kontribusi yang terbatas dengan hanya 0.2 tackles per game dan 0.3 bola yang direbut per game. Meskipun demikian, dia masih mampu memenangkan duel fisik dengan rata-rata 2.2 duel per game, dengan 35% di antaranya adalah duel udara yang dimenangkannya sebesar 42%. Namun, dia juga kehilangan bola sebanyak 5.1 kali per game, dan sering kali terjebak dalam offside dengan rata-rata 0.5 kali per game.

Dari ketiga nama tersebut, David da Silva dan Karim Rossi adalah dua pilihan utama yang dianggap memiliki kualitas istimewa. Namun, Rodrigo Rivas masih menjadi tanda tanya bagi Persebaya Surabaya, mengingat catatan statistiknya yang kurang memuaskan. Bagaimanapun, keputusan akhir tetap berada di tangan manajemen klub, yang akan berusaha memilih pemain yang paling cocok untuk memperkuat lini depan mereka dalam menghadapi kompetisi mendatang.

EDITOR: Edi Yulianto