JawaPos.com - Gilang Widya Pramana atau yang dikenal dengan nama Juragan 99 mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden Arema FC. Pengumuman pengunduran diri Gilang itu disampaikan hari ini, Sabtu (29/10). Gilang mengaku tak bisa lagi memimpin kesebelasan asal Malang itu.
"Posisi Presiden Arema FC sebenarnya adalah posisi kehormatan. Saya sebagai investor diberi jabatan presiden klub dari owner dan jajaran direksi," kata Gilang Widya di Kantor Manajemen Arema.
Ia mengaku bahwa memimpin Arema FC sebagai presiden merupakan sebuah kehormatan. Tragedi Kanjuruhan yang pecah pada Sabtu (1/10) lalu juga mempengaruhi keputusannya.
"Itu adalah kehormatan untuk saya. Karena rasa kesedihan dan trauma yang mendalam, saya memutuskan untuk istirahat atau rehat dari dunia sepak bola," ujar Gilang.
Dalam Tragedi Kanjuruhan itu, sebanyak 135 suporter Arema meninggal dunia. Ia mengundurkan diri setelah tragedi berlangsung 28 hari yang lalu.
"Dengan situasi sekarang, saya rasa Arema FC memerlukan sosok yang lebih baik yang bisa membawa tim lebih solid, kuat, dan baik" ucap Gilang.
Menurut dia, Arema FC bakal lebih berkembang dengan adanya sosok presiden atau pemimpin yang baru. "Maka, per hari ini, saya menyatakan mundur dari Presiden Arema FC," tutupnya.