← Beranda
Jalan Terjal Ernando Ari, Dari Korban Dokter Gadungan hingga Jadi Player of The Match di Piala Asia 2023
Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 20 Januari 2024 | 19.13 WIB
TERHARU: Ernando Ari berhasil jadi pahlawan penting kemenangan Indonesia atas Vietnam 1-0 di laga Grup D Piala Asia 2023. (Instagram Ernando Ari)

JawaPos.com - Ernando Ari Sutaryadi, atau dikenal dengan Ernando Ari, mungkin tidak hanya menghadapi gairah sepak bola dalam kariernya, tetapi juga pahitnya cobaan.

Kiper muda berbakat Indonesia ini, yang kini membela Persebaya Surabaya, telah menjalani perjalanan dramatis yang melibatkan cinta pada permainan, patah hati karena cedera parah, hingga akhirnya bangkit menjadi pahlawan bagi Timnas Indonesia di Piala Asia 2023.

Masa Kecil dan Awal Karier

Ernando Ari lahir di Semarang pada 27 Februari 2002, dan sejak kecil, sepak bola telah menjadi teman setianya. Tumbuh di lingkungan Jl. Wanamukti, Sambiroto, Semarang, Ernando seringkali terlihat bermain sepak bola di lapangan dekat rumah bersama teman-temannya.

Bakatnya sebagai kiper mulai terlihat ketika bergabung dengan klub sepak bola PS Wanamukti di usia 10 tahun. Di sana, dia mendapat bimbingan dari pelatih Agus Riyanto, yang membentuk dasar-dasar kiper yang andal.

Puncak dari perjalanan sepak bola masa kecilnya adalah saat Ernando Ari mendapat kesempatan mengikuti seleksi tim nasional Indonesia U-16 pada 2016. Bergabung dengan timnas U-16 membawanya meraih kesuksesan di berbagai turnamen, termasuk menjadi juara di Japan-ASEAN U-16 Youth Football Tournament JENESYS 2018 dan Piala AFF U-16 2018. Namun, perjalanan di Piala Asia U-16 2018 berakhir di perempat final setelah kalah dari Australia.

Setelah berjalan sukses di timnas U-16, Ernando Ari kemudian menerima tawaran dari Persebaya Surabaya pada Oktober 2018 dan resmi memulai karier klubnya di tingkat elit.

Cedera Parah Akibat Dokter Gadungan

Cerita Ernando Ari tidak selalu dipenuhi dengan keberhasilan. Pada 2019, ketika dipanggil untuk bergabung dengan timnas Indonesia U-19 dalam persiapan Piala Dunia U-20 2021, cobaan datang. Ernando mengalami cedera lutut yang mengharuskannya menjalani operasi. Cedera ini membuka babak baru yang penuh rintangan dalam kariernya.

Sayangnya, operasi tersebut tidak berjalan dengan lancar. Ernando Ari menjadi korban ulah dokter gadungan yang merusak ligamennya. Cedera parah ini membuatnya harus absen selama setahun untuk menjalani perawatan dan rehabilitasi. Dia bahkan harus melewatkan kesempatan berharga untuk membela timnas U-19 di Piala Dunia U-20 2021 yang dibatalkan karena pandemi COVID-19.

Bangkit dari Cedera dan Kembali ke Timnas

Ernando Ari menunjukkan ketangguhan sejati dengan pulih dari cedera parahnya. Dengan dukungan dari keluarga, teman-teman, dan Persebaya Surabaya, dia menjalani operasi kedua di Semarang dan melewati masa rehabilitasi yang panjang. Pada awal 2020, Ernando Ari akhirnya kembali bermain sepak bola dan langsung menjadi kiper utama Persebaya Surabaya di Liga 1 2020.

Penampilan apiknya bersama Persebaya Surabaya di Liga 1 2020 mencuri perhatian, mencatatkan 10 cleansheet dari 18 pertandingan dan menjadi kiper dengan jumlah penyelamatan terbanyak di kompetisi tersebut. Ernando Ari juga mendapat panggilan dari pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, untuk bergabung dalam pemusatan latihan timnas.

Tampil Prima di Piala Asia 2023

Ernando Ari membuktikan bahwa cederanya tidak menghalangi langkahnya di level internasional. Di Piala Asia 2023, dia menjadi kiper utama Timnas Indonesia dan memainkan peran krusial dalam meraih kemenangan perdana di laga Grup D kontra Vietnam, performa apiknya mengantarkan dirinya menjadi Man of The Match di laga tersebut.

Statistik penyelamatan Ernando Ari di Piala Asia 2023 membuatnya masuk ke dalam 10 besar, mencatatkan 5 penyelamatan krusial bagi Timnas Indonesia. Catatan clean sheets-nya juga menjadikan Indonesia masuk ke dalam 10 besar tim dengan clean sheets terbanyak di turnamen tersebut.

GRAFIS 1: Grafis penyelamatan Ernando Ari masuk dalam 10 besar di Piala Asia 2023.
GRAFIS 1: Grafis penyelamatan Ernando Ari masuk dalam 10 besar di Piala Asia 2023.

 

GRAFIS 2: Grafis clean sheets Timnas Indonesia masuk dalam 10 besar di Piala Asia 2023.
GRAFIS 2: Grafis clean sheets Timnas Indonesia masuk dalam 10 besar di Piala Asia 2023.

Dengan semangat pantang menyerah dan ketangguhan yang melekat padanya, Ernando Ari menjadi pahlawan yang siap membela warna Merah Putih di Piala Asia 2023. Dalam perjalanannya yang penuh drama, dari patah hati hingga bangkit kembali, Ernando Ari mempersembahkan inspirasi bagi para pencinta sepak bola Indonesia. Baginya, cinta pada sepak bola dan semangat juangnya adalah kunci untuk meraih puncak kesuksesan, dan dia siap bersinar di panggung internasional. 

EDITOR: Edi Yulianto