← Beranda
5 Pemain Timnas Indonesia dengan Rating Paling Rendah saat Ditaklukkan Irak 3-1, Jordi Amat yang Paling Buruk
Alvin Fahrizal BayyuniSelasa, 16 Januari 2024 | 20.29 WIB
SELEBRASI: Marselino Ferdinan (kanan) dan Yakob Sayuri setelah mencetak gol ke gawang Irak. (X/onefootball)

JawaPos.com – Timnas Indonesia bersua dengan Irak dalam pertandingan awal Grup D Piala Asia 2023 Qatar. Duel antara Indonesia dan Irak berlangsung di Stadion Ahmad bin Ali, Al Rayyan, Senin (15/1) malam.

Pada menit kelima, Indonesia sebetulnya memiliki kesempatan emas melalui tendangan dari Marselino Ferdinan yang menghantam mistar gawang Irak.

Namun, Garuda justru kebobolan saat laga berjalan 17 menit, saat Mohanad Ali mampu merobek jala Ernando Ari.

Marselino Ferdinan sempat membuka asa bagi Timnas Indonesia melalui golnya pada menit ke-17, dengan memanfaatkan assist Yakob Sayuri.

Sayangnya, anak asuh Shin Tae-yong kembali harus kebobolan melalui gol kontroversial yang dicetak oleh Osama Rashid pada menit ke-45+7.

Aymen Hussein lalu menyempurnakan kemenangan Irak dengan mencetak gol ketiga, setelah berduel dengan Rizky Ridho pada menit ke-75.

Berikut adalah rating pemain Indonesia saat dikalahkan Irak di Piala Asia 2023 menurut JawaPos:

ERNANDO ARI (7/10)

Ernando menjadi kiper pilihan Shin Tae-yong pada laga kontra Irak. Meski kebobolan 3 gol, Ernando melakukan beberapa penyelamatan gemilang.

ASNAWI MANGKUALAM (5/10)

Gol kedua Irak adalah andil dari Asnawi yang terkena jebakan fake shot oleh pemain Irak. Dia akhirnya digantikan oleh Witan Sulaiman di babak kedua,

RIZKY RIDHO (5.5/10)

Meski gol ketiga Irak tercipta karena dia kalah duel dengan Aymen Hussein, Rizky Ridho bermain tenang sepanjang laga.

JORDI AMAT (5/10)

Amat kembali menjadi sorotan karena blunder yang hampir membuat Indonesia kebobolan, untungnya bola hasil blunder pemain JDT itu berhasil diamankan oleh Elkan Baggott.

ELKAN BAGGOTT (6/10)

Elkan menjadi sasaran adu sprint oleh pemain Irak, sebab pemain dengan tinggi 197cm itu kerap kali kesulitan mengimbangi kecepatan lawan. Namun, kelebihan pemain Ipswich Town tersebut tidak mudah dilewati saat duel 1 vs 1.

PRATAMA ARHAN (6/10)

Arhan bermain baik di sisi kiri, meski menjadi sasaran serangan pemain Irak. Dia dan Elkan bisa saling cover satu sama lain. Satu lemparan ke dalamnya juga hampir membuat Marselino Ferdinan mencetak gol.

JUSTIN HUBNER (7/10)

Pada laga ini, Justin bermain dalam dua posisi, yakni gelandang bertahan dan bek tengah menggantikan Elkan. Bersama Ivar, mereka bermain baik di tengah dengan mematikan mantan pemain Manchester United, Zidane Iqbal. Ketika bermain sebagai bek, dia sempat melakukan tackling krusial yang menggagalkan serangan Irak.

IVAR JENNER (7/10)

Saat Justin Hubner kesulitan, Ivar datang untuk meng-cover. Dalam beberapa kesempatan Ivar dan Justin menghentikan lawan secara bersamaan. Dia juga yang mengirim bola pada Yakob, sebelum pemain PSM Makassar itu membuat assist cantik untuk gol Marselino.

YAKOB SAYURI (7.5/10)

Assist cantik Yakob pada Marselino membuat Timnas Indonesia menyamakan kedudukan. Pemain PSM Makassar itu  beberapa kali merepotkan lawan, namun dia menjadi sasaran empuk saat dimainkan sebagai bek kanan di babak kedua.

MARSELINO FERDINAN (7.5/10)

Mencetak 1 gol dan 1 tendangan mengenai mistar. Marselino Ferdinan pantas menyandang pemain terbaik Timnas Indonesia pada laga kontra Irak. Meski beberapa kali dia terlalu lama membawa bola.

RAFAEL STRUICK (5/10)

Rafael yang diplot sebagai false nine, terlalu banyak show off sehingga seperti lupa bahwa dia ditempatkan sebagai penyerang. Di babak kedua dia digantikan Dimas Drajad.

CADANGAN

WITAN SULAIMAN (5/10)

Bermain di sisi kanan menggantikan posisi Yakob yang mundur, Witan gagal memberi dampak yang baik seperti pendahulunya. Dia kerap mendelay bola sehingga membuat kesempatan hilang.

MARC KLOK (5/10)

Menggantikan Ivar Jenner, Marc Klok kerap kali melakukan kesalahan passing. Pressing-nya juga tidak terlihat sama sekali.

RICKY KAMBUAYA (5.5/10)

Mengisi posisi yang ditinggal Justin Hubner, Kambuaya memiliki kelebihan dalam menjaga bola, meski pada satu momen dia terlalu lama dengan bola sehingga bisa direbut oleh lawan.

DIMAS DRAJAD (5/10)

Dimas menggantikan Rafael Struick di depan. Namun, dengan kesempatan yang diberikan Shin Tae-yong, dia tidak bermain maksimal.

SANDY WALSH (6/10)

Bemain sebagai bek tengah kanan, Sandy menjadi pemain cadangan yang paling bagus. Dia menggantikan Rizky Ridho yang cedera, beberapa kali dia memenangkan 1 vs 1 dengan lawan.

Itulah rating dari pemain Indonesia saat menghadapi Irak, yang berakhir dengan skor 1-3. Selanjutnya Indonesia akan menghadapi Vietnam (19/1), dan Jepang (24/1). Peluang lolosnya Garuda masih terhitung lebar dengan catatan mampu memaksimalkan dua laga ke depan.

EDITOR: Edi Yulianto