JawaPos.com - PSM Makassar hanya mampu bermain imbang 2-2 saat menjamu Persija Jakarta, Jumat (16/11). Hasil tersebut tentu saja tak membuat tuan rumah puas. PSM pun menyorot kinerja wasit. Kepemimpinan wasit disebut-sebut menjadi penyebabnya.
"Ada beberapa keputusan wasit yang membuat kami sangat kecewa. Sekali lagi, kami sangat kecewa," ungkap pemain muda PSM, Asnawi Mangkualam dalam jumpa pers usai pertandingan.
Beberapa keputusan itu disebutkan Asnawi seperti pelanggaran-pelanggaran yang seharusnya didapatkan oleh timnya. Ketika Marc Klok dan Zulkifli Syukur dijatuhkan di dalam kotak penalti, hingga tendangan Pluim yang mengenai kepala pemain belakang tim lawan, wasit khususnya hakim garis justru memberikan bola untuk Persija.
Asnawi menilai keputusan tersebut sangat merugikan timnya. "Intinya kami cukup kecewa dengan kepemimpinan wasit. Tapi kalau hasilnya tentu tetap kami syukuri. Karena kami tidak kalah," imbuhnya.
Senada dengan anak asuhnya, pelatih Robert Rene Alberts memberikan penilaian sama. Hanya saja dia enggan berkomentar terlalu jauh terhadap pengadil di lapangan.
Pelatih berkebangsaan Belanda itu memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk menilai sendiri kinerja wasit sepanjang pertandingan. "Biarkan orang-orang yang melihat dalam siaran ulang atau seperti apa. Dan mereka yang melihat itu adalah orang-orang netral. Mereka akan lihat apa yang terjadi," tegas Robert Alberts.
Di samping itu, dia juga tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya sepanjang pertandingan. Hasil tersebut menjadi evaluasi untuk membenahi tim di sisa pertandingan nanti.
"Hasil tetap kami syukuri. Masih ada beberapa pertandingan ke depan yang akan kami jalani. Kami hanya fokus untuk itu," terangnya.
Duel PSM kontra Persija dipimpin oleh wasit Prasetyo Hadi asal, Jawa Timur. Bertindak sebagai asisten wasit 1 adalah Harry Christanta dari DI Jogjakarta dan asisten wasit 2, Musyafak dari Jawa Timur. Wasit cadangan adalah Handri Kristanto asal Jawa Tengah.