JawaPos.com - Pelatih Bhayangkara FC (BFC), Simon McMenemy, mengagumi lualitas Neymar dari Indonesia. Ya, Ilham Udin Armaiyn memang mendapat julukan Neymar dari Indonesia.
Dalam sebuah kesempatan, McMenemy berteriak, "Ayo Neymar, kamu bisa" kepada Ilham Udin disela-sela latihan BFC. Pelatih asal Skotlandia itu memang menjuluki Ilham Udin sebagai Neymar dari Indonesia.
Label yang diberikan kepada Ilham Udin adalah salah satu bentuk motivasi dari McMenemy. "Saya bilang dia seperti Neymar supaya dia terdorong untuk menjadi seperti Neymar. Itu sedikit sentuhan psikologi," jelas McMenemy kepada JawaPos.com.
Mantan pelatih timnas Filipina ini menilai ada kemiripan antara Ilham Udin dengan Neymar. Mereka sama-sama mengandalkan kecepatan. Dua nama ini juga beroperasi di sektor yang sama, yakni sayap. Usia keduanya juga tak terpaut jauh. Neymar 25 tahun, sedangkan Ilham Udin 20 tahun.
McMenemy juga berharap permainan Ilham Udin terus berkembang. Bukan hanya mahir sebagai pengumpan, Ilham Udin juga dituntut untuk mencetak gol. "Saya mau dia lebih berbahaya di pertahanan lawan. Dia pemain muda yang bagus. Tapi dia kurang tajam dalam penyelesaian akhir," sebut mantan pelatih Mitra Kukar ini.
Pujian yang diberikan McMenemy tak membuat Ilham Udin besar kepala. Bagi pesepakbola asal Halmahera Selatan ini, disamakan dengan Neymar membuatnya semakin termotivasi. "Saya harus lebih baik lagi. Baik secara individu maupun dengan tim," terang Ilham Udin. (saf/JPG)