JawaPos.com - Manchester City boleh saja diprediksi kembali berjaya pada musim 2023–2024. Namun, seandainya pergantian pemilik Manchester United terealisasi, siap-siap saja City mendapatkan pesaing ketat.
Sejauh ini, dua kandidat utama bos anyar United belum berubah. Yakni, Sir Jim Ratcliffe dan Sheikh Jassim bin Hamad Al Thani. Tetapi, negosiasi yang telah berlangsung berbulan-bulan itu belum menemui titik temu.
Pemicunya, tawaran dari dua sosok tersebut belum mencapai yang diinginkan keluarga Glazer di angka GBP 6 miliar (Rp 112 triliun).
Seperti dilansir The Athletic, pihak United sampai harus meminta bantuan Presiden Paris Saint-Germain (PSG) Nasser Al-Khelaifi. Al-Khelaifi diminta untuk merayu agar kompatriotnya, Sheikh Jassim, bersedia menaikkan tawaran di angka yang diminta keluarga Glazer agar proses pemindahan kekuasaan selesai.
Tujuan utama sudah jelas agar mereka segera mendapat keuntungan berlipat-lipat. Bahkan, nyaris 800 persen. Sebab, ketika mengakuisisi United pada 2005, Glazers ’’hanya’’ mengeluarkan GBP 800 juta (Rp 14,9 triliun).
Jika ganti kepemilikan tercapai, tactician United Erik ten Hag juga bisa segera menyusun rencana untuk musim depan dengan lebih baik. Terutama menyangkut pembelian pemain. Fokus United adalah menemukan striker dan bek anyar.
’’Kami harus cermat membelanjakan dana di bursa transfer musim panas ini. Jika tidak, tidak ada artinya punya uang banyak namun tanpa meraih trofi,’’ ujar Ten Hag kepada Eurosport.