JawaPos.com - Nama Jurgen Klopp kembali jadi bahan obrolan hangat. Legenda Liverpool dan Borussia Dortmund itu dikabarkan akan meninggalkan posisinya di Red Bull, hanya sekitar setahun setelah mengambil peran sebagai Kepala Sepak Bola Global.
Rumor ini makin menarik karena sebelumnya Real Madrid juga disebut-sebut memantau situasinya. Sejak meninggalkan Anfield dua tahun lalu, Klopp memang memilih menjauh dari hiruk-pikuk pinggir lapangan.
Ia menutup karier kepelatihannya dengan elegan dan beralih ke peran manajerial di balik meja. Agennya berulang kali menegaskan bahwa Klopp bahagia dengan pekerjaan barunya, bahkan sang pelatih sendiri sempat memberi sinyal tak ingin kembali melatih dalam waktu dekat.
Namun melansir Football Espana, kini situasinya berubah. Menurut Salzburger Nachrichten, Klopp akan meninggalkan Red Bull.
Pria 58 tahun itu awalnya diberi tanggung jawab besar: mengawasi perkembangan klub-klub dalam jaringan Red Bull dan membentuk fondasi agar mereka konsisten bersaing memperebutkan gelar. Tugas ambisius, tentu saja. Tapi kabarnya, proyek tersebut tidak berjalan sesuai ekspektasi.
Disebutkan pula bahwa Red Bull tidak akan menghalangi Klopp jika ia ingin kembali ke dunia kepelatihan musim panas ini. Meski begitu, secara resmi mereka masih menyatakan Klopp terikat kontrak hingga 2029.
Menariknya, nama pengganti sudah mulai beredar. Oliver Glasner dari Crystal Palace disebut sebagai kandidat kuat, mengingat ia pernah bekerja sama dengan Red Bull di RB Leipzig. Sinyal bahwa perubahan mungkin saja terjadi? Bisa jadi.
Lalu, ke mana Klopp akan berlabuh jika benar-benar pergi?
Real Madrid menjadi salah satu destinasi yang paling sering dikaitkan. Situasi di Santiago Bernabeu memang belum sepenuhnya stabil.
Setelah masa jabatan Xabi Alonso tidak berjalan sesuai harapan, masa depan Alvaro Arbeloa juga belum pasti. Dalam konteks itu, sosok seperti Klopp jelas terdengar menggoda bagi Los Blancos.
Real Madrid bahkan digambarkan sebagai salah satu dari dua peran yang mungkin dipertimbangkan Klopp untuk kembali dari pensiun, 'dalam kondisi yang tepat'. Opsi lainnya adalah tim nasional Jerman.
Posisi itu berpotensi tersedia setelah Piala Dunia 2026, tergantung bagaimana arah yang diambil Julian Nagelsmann bersama Die Mannschaft.
Dibantah oleh Red Bull
Namun, tidak butuh waktu lama bagi Red Bull untuk merespons kabar tersebut. CEO mereka, Oliver Mintzlaff, secara tegas membantah rumor kepergian Klopp.
“Itu sama sekali omong kosong dan dibuat-buat. Sebaliknya, kami sangat puas dengan pekerjaan yang dilakukan Jurgen Klopp. Dia menginvestasikan banyak waktu dan usaha, selalu berkomunikasi dengan para pelatih dan direktur olahraga kami, dan terus mengembangkan filosofi sepak bola Red Bull kami secara berkelanjutan. Kami yakin bahwa dia adalah orang yang tepat untuk pekerjaan ini. Di situlah kami memfokuskan seluruh perhatian dan energi kami.”
Pernyataan itu terdengar solid dan meyakinkan. Tapi seperti biasa dalam sepak bola, bantahan publik bukan jaminan segalanya aman.