← Beranda

Tchouameni Soal Skorsing Prestianni: Kemenangan bagi Kita Semua!

M Shofyan Dwi KurniawanJumat, 27 Februari 2026 | 16.43 WIB
Gianluca Prestianni. (Istimewa)

JawaPos.com - Kemenangan 2-1 Real Madrid atas Benfica di Bernabeu bukan cuma soal tiket ke babak 16 besar Liga Champions. Ada cerita lain yang lebih dalam dari sekadar skor agregat 3-1. Dan Aurélien Tchouaméni tak ragu menegaskannya.

Gelandang asal Prancis itu menilai absennya Gianluca Prestianni dalam laga tersebut sebagai sesuatu yang lebih besar dari urusan taktik atau susunan pemain. Prestianni diskors sementara satu pertandingan oleh UEFA setelah muncul tuduhan bahwa ia melakukan pelecehan rasial terhadap Vinícius Júnior pada leg pertama di Lisbon. 

Pemain muda Argentina itu membantah tuduhan tersebut dan sempat ikut terbang ke Madrid, namun tidak dimainkan setelah banding terakhir Benfica ditolak.

Melansir ESPN, bagi Tchouaméni, keputusan itu membawa pesan penting. "Itu adalah keputusan terbaik bagi orang ini [Prestianni] untuk tidak bermain dalam pertandingan ini," kata Tchouaméni usai pertandingan.

"Ada hal-hal yang lebih penting daripada sepak bola. Hari ini adalah kemenangan bagi kita semua."

Kalimat tersebut terasa tegas dan penuh makna. Di tengah atmosfer panas laga Eropa, ia mengingatkan bahwa ada nilai yang lebih tinggi dari sekadar hasil pertandingan.

Dukungan untuk Vinícius

Sebelum kick-off, para suporter Madrid membentangkan spanduk anti-rasisme sebagai bentuk solidaritas. Di lapangan, Vinícius membalas dukungan itu dengan performa gemilang.

Winger Brasil tersebut mencetak gol kemenangan dan merayakannya dengan tarian di dekat bendera sudut lapangan—persis seperti yang ia lakukan di leg pertama di Lisbon. Sebuah selebrasi yang kini terasa seperti simbol keteguhan.

"Vinicius tetap percaya diri," ujar Tchouaméni.

"Dia sangat fokus. Dia memainkan pertandingan yang luar biasa seperti yang telah dia lakukan berkali-kali sebelumnya dan saya sangat senang untuknya."

Di tengah tekanan dan sorotan, Vinícius tetap tampil sebagai pembeda. Dan rekan setimnya jelas berdiri di belakangnya.

Malam Spesial Tchouaméni

Menariknya, meski Vinícius mencetak gol penentu, penghargaan pemain terbaik pertandingan justru jatuh ke tangan Tchouaméni untuk kedua kalinya secara beruntun di Liga Champions.

Ia mencetak gol penyeimbang yang mengubah arah pertandingan, sekaligus menjadi gol pertamanya musim ini. Kontribusi yang datang di momen krusial.

"Saya bermain dengan baik," katanya. "Saya mencoba melakukan apa yang saya tahu. Saya sangat senang dengan gol ini, ini sesuatu yang harus saya tingkatkan. Saya sangat percaya diri. Saya mencoba melakukan yang terbaik di setiap pertandingan dan kita harus terus mempertahankannya."

Madrid lolos ke fase berikutnya. Namun bagi Tchouaméni, kemenangan sejati malam itu bukan hanya tentang agregat atau trofi. Itu tentang sikap, solidaritas, dan pesan bahwa sepak bola harus berdiri di sisi yang benar.

EDITOR: Banu Adikara