← Beranda

Rooney Dukung Guardiola Bertahan di Manchester City, Nilai Pengaruhnya Besar di Premier League

Andre Rizal HanafiSabtu, 21 Februari 2026 | 06.38 WIB
Pep Guardiola. (Dok Manchester City)

 

JawaPos.com - Masa depan Pep Guardiola di Manchester City kembali jadi bahan perbincangan. Di tengah spekulasi soal kelanjutan kontraknya, dukungan justru datang dari rival lama.

Legenda Manchester United, Wayne Rooney, terang-terangan berharap Guardiola tetap melatih City musim depan. Guardiola sudah satu dekade menukangi The Citizens sejak datang pada 2016. Dalam kurun waktu itu, ia mempersembahkan enam gelar Premier League dan masih berpeluang menambah koleksi trofi musim ini.

Konsistensi City di papan atas membuat Guardiola disebut sebagai salah satu manajer paling berpengaruh dalam sejarah liga. Rooney menilai keberadaan Guardiola penting untuk menjaga kualitas kompetisi.

Menurutnya, pelatih asal Spanyol tersebut telah menetapkan standar tinggi yang memaksa tim-tim lain terus berkembang.

“Premier League butuh pelatih terbaik. Guardiola sudah menetapkan tolok ukur selama 10 tahun terakhir,” ujar Rooney dikutip podcast pribadinya The Wayne Rooney Show, Jumat (20/2).

Meski begitu, ia tak menampik bahwa situasi ruang ganti bisa berbeda-beda. Ada pemain yang mungkin ingin perubahan, ada pula yang ingin stabilitas.

Namun secara keseluruhan, Rooney melihat kehadiran Guardiola memberi dampak besar, bukan hanya untuk City tetapi juga untuk persaingan di liga.

Jika pada akhirnya Guardiola memilih pergi, Rooney menyebut nama Vincent Kompany sebagai kandidat ideal.

Saat ini Kompany menangani Bayern Munich dan dinilai memiliki pemahaman kuat soal kultur City karena pernah lama menjadi kapten di sana.

“Dia tahu klub, paham atmosfernya, dan terlihat banyak belajar dari Pep,” kata Rooney.
Di tengah pembahasan soal kursi pelatih, perebutan gelar liga juga memanas.

Arsenal masih memimpin klasemen, meski sempat kehilangan poin saat ditahan Wolverhampton Wanderers.

City membuntuti dengan selisih tipis dan memiliki satu laga tunda yang bisa mengubah peta persaingan.

Pertemuan kedua tim di Etihad pada April nanti diprediksi menjadi laga penentu. Selain itu, keduanya juga berpotensi bentrok di ajang lain, membuat tensi persaingan semakin tinggi.

Rooney pun memberikan prediksi berani. Sebagai mantan pemain Manchester United, ia mengaku lebih memilih Arsenal menjadi juara. Namun ia tetap menegaskan, siapa pun yang mampu tampil konsisten di laga-laga besar akan keluar sebagai kampiun.

Spekulasi masa depan Guardiola mungkin belum terjawab dalam waktu dekat. Tapi satu hal jelas, pengaruhnya di Manchester City dan Premier League sudah meninggalkan jejak yang sulit diabaikan.

EDITOR: Estu Suryowati