JawaPos.com - Barcelona akhirnya mengamankan tempat di semifinal Copa del Rey setelah menaklukkan Albacete dengan skor tipis 2-1.
Kemenangan ini jauh dari kata mudah, namun justru di situlah Hansi Flick melihat nilai penting dari penampilan anak asuhnya.
Mengutip MARCA, sejak awal, Flick sudah menyadari bahwa laga babak gugur seperti ini tidak pernah mudah, terlebih di tengah jadwal yang super padat.
Barcelona memang mendominasi penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang, tetapi mereka tetap dipaksa bekerja keras hingga menit-menit akhir.
Meski begitu, Flick merasa timnya menunjukkan kedewasaan dan mentalitas yang dibutuhkan untuk melewati pertandingan sulit semacam ini. Fokus utama, menurutnya, adalah menyelesaikan tugas dan memastikan tiket ke babak berikutnya.
“Ini adalah pertandingan yang harus kita menangkan, kita sudah di semifinal, dan kita senang,” ujar Flick usai laga.
Ujian Fisik dan Mental
Lebih jauh, Flick mengakui bahwa intensitas pertandingan dan beban fisik para pemain patut mendapat apresiasi. Barcelona terus diuji, namun tetap mampu menjaga performa di tengah tekanan.
“Ini pertandingan yang sulit. Kami memiliki banyak peluang. Saya bangga dengan tim karena kami bermain setiap tiga hari sekali. Tim selalu siap dan selalu mempersiapkan diri. Kami pantas menang.”
Satu-satunya catatan kritis dari sang pelatih adalah efektivitas di depan gawang. Barcelona sebenarnya bisa mengunci kemenangan lebih awal jika lebih klinis memanfaatkan peluang.
“Saat Anda memainkan pertandingan Piala, selalu sulit. Kami menciptakan banyak peluang, dan kami perlu menyelesaikannya dengan lebih baik.”
“Pada akhirnya, pertandingan ini sangat adil. Pertandingannya sangat seimbang, tetapi kita perlu menyelesaikan gerakan kita dengan lebih baik.”
Mentalitas Jadi Pembeda
Di menit-menit akhir, suasana pertandingan sempat menegangkan. Namun Flick menepis anggapan bahwa timnya kehilangan fokus. Justru sebaliknya, ia kembali menegaskan bahwa mentalitas pemain Barcelona layak diacungi jempol.
“Kita tidak bisa berkomentar apa pun tentang mentalitas atau sikap. Saya menyukai tim saya, dan pertandingan Piala ini harus dimenangkan, jadi kami senang.”
Jadwal padat kembali menjadi topik yang disorot Flick. Dalam waktu kurang dari sepekan, Barcelona harus memainkan tiga pertandingan dengan jeda pemulihan yang minim.
“Kami bermain setiap tiga hari sekali. Pertama pada hari Rabu, kemudian pada hari Sabtu, dan hari ini pada hari Selasa. Dalam waktu kurang dari seminggu, kami telah memainkan tiga pertandingan. Tim selalu ada dan siap.”
Rotasi dan Peran Araujo
Flick juga memberikan apresiasi kepada para pemain pengganti. Dengan situasi seperti ini, rotasi dianggap tak terelakkan, dan respons dari mereka yang jarang mendapat menit bermain dinilai positif.
“Kami melakukan enam perubahan, dan itu harus diperhitungkan. Beberapa pemain yang biasanya mendapat menit bermain lebih sedikit justru tampil bagus.”
Sorotan khusus diberikan kepada Ronald Araujo. Bek asal Uruguay itu mencetak gol penting dan menunjukkan kontribusi besar meski masih dalam tahap pemulihan kondisi.
“Dia melakukannya selangkah demi selangkah, itu yang penting. Gol itu akan membantunya mendapatkan kepercayaan diri dan merasa lebih baik tentang dirinya sendiri.”
“Kami mendukungnya dan kami berada di belakangnya. Dia kelelahan di akhir pertandingan, tetapi dia bermain bagus dan mencetak gol penting baginya dan bagi kami,” pungkas Flick.
Kemenangan ini mungkin tidak sempurna, tetapi bagi Barcelona dan Hansi Flick, mentalitas dan kelolosan ke semifinal adalah hal yang paling utama.