JawaPos.com-Kepergian Xabi Alonso dari kursi pelatih Real Madrid akhirnya mendapat penjelasan yang lebih gamblang.
Jose Felix Diaz, jurnalis senior sekaligus editor harian AS, mengungkap bahwa faktor utama di balik keputusan tersebut bukan kekalahan di lapangan. Melainkan kondisi internal yang semakin menekan sang pelatih.
Melansir Defensa Central, menurut Jose Felix, dalam sebulan terakhir suasana di sekitar Alonso berubah drastis. Rasa percaya diri perlahan terkikis, seiring dengan menumpuknya masalah yang tak kunjung menemukan jalan keluar.
"Selama sebulan terakhir, ketidakpercayaan semakin meningkat, dan jika hal itu menghasilkan kesepakatan bersama, itu akan lebih baik,” ungkap dia.
“Xabi Alonso tidak melihat solusi apa pun, dan ketika Anda menghadapi hal itu, Anda mulai merasa sedikit tidak mampu mengatasi situasi tersebut," jelas Jose Felix.
Masalah cedera disebut sebagai pemicu terbesar yang memperparah situasi. Kondisi fisik pemain Real Madrid terus menjadi beban berat bagi Alonso dalam satu setengah bulan terakhir.
"Saya pikir momen ini tidak begitu serius, tidak seperti yang terjadi di awal Desember, ketika Xabi Alonso praktis berada di ambang pemecatan. Tetapi dia diberi kelonggaran, untuk melihat apakah dia akan membaik. Ada beban yang sangat berat bagi Xabi Alonso selama satu setengah bulan terakhir, yaitu masalah fisik, cedera," ujar Jose Felix.
Manajemen klub sebenarnya sudah mencoba melakukan berbagai langkah untuk meredam krisis ini. Salah satunya adalah kembalinya dokter Niko Mihic, sosok yang lama dikenal di lingkungan Real Madrid.
"Tanda perubahan pertama datang dengan kembalinya dokter, yang tidak pernah meninggalkan Real Madrid, Niko Mihic. Itu adalah langkah pertama dalam upaya menemukan solusi untuk masalah fisik, dan ada langkah lain, yaitu meningkatkan aspek fisik," papar dia.
Tak berhenti di situ, Real Madrid juga kembali mengandalkan Antonio Pintus untuk memperkuat fondasi kebugaran tim.
"Antonio Pintus akan berada di sana sebagai tangan kanan Arbeloa, saya tidak tahu apakah sebagai wakilnya tetapi pasti sebagai tangan kanannya. Dan dari situ kita akan melihat apakah solusi itu baik atau tidak," terang dia.
Menariknya, Jose Felix Diaz menegaskan bahwa pergantian pelatih ini bukan karena hasil buruk semata. Secara matematis, Real Madrid masih bersaing ketat di berbagai kompetisi.
"Real Madrid masih berpeluang di Liga Champions, di La Liga mereka tertinggal 4 poin dan satu-satunya kekalahan pasti adalah di Piala Super, tetapi saya selalu berpendapat bahwa itu hanya karena merasa kewalahan, bukan hasil pertandingan kemarin," ungkap dia.
Real Madrid akhirnya mengumumkan Arbeloa sebagai pengganti Xabi Alonso. Menarik ditunggu bagaimana Arbeloa akan membawa Real Madrid bersaing di sisa musim ini.