← Beranda

Kronologi Perseteruan Vinicius dan Simeone dalam Laga Real Madrid vs Atletico Madrid

M Shofyan Dwi KurniawanSabtu, 10 Januari 2026 | 02.04 WIB
Vinicius Junior (Instagram @vinijr)
 

JawaPos.com - Real Madrid memang berhasil memastikan tempat di final Piala Super Spanyol, tetapi semifinal melawan Atletico Madrid meninggalkan cerita lain yang tak kalah menyita perhatian. 

Laga tersebut akan selalu dikenang bukan hanya karena hasil akhir, melainkan karena konfrontasi panas antara Vinicius Junior dan Diego Simeone di pinggir lapangan.

Sejak awal pertandingan, tensi derbi sudah terasa. Intensitas tinggi di atas lapangan perlahan merembet ke area teknis, dengan Vinicius dan Simeone menjadi pusat perhatian. 

Ketegangan di antara keduanya terus meningkat sepanjang laga, hingga akhirnya meledak dan menjadi salah satu narasi utama malam itu.

Awal Mula Ketegangan

Insiden pertama dapat ditelusuri ke babak pertama, tepatnya sekitar menit ke-30. Pada momen tersebut, Vinicius terlihat bergerak mendekati area teknis dan terlibat adu mulut sengit dengan Simeone. Situasi itu bukan sekadar pertukaran kata biasa.

Melansir akun X Footy Humour, pelatih Atletico Madrid tersebut melontarkan komentar yang bersifat provokatif kepada pemain sayap Real Madrid itu, dengan mengatakan. “Florentino akan memecatmu, ingat apa yang kukatakan.”

Ucapan tersebut jelas memancing emosi Vinicius, yang terlihat sangat terpengaruh oleh apa yang disampaikan Simeone dari pinggir lapangan.

Ketegangan sempat mereda setelah turun minum, tetapi bekasnya masih terasa. Vinicius memilih untuk menanggapi langsung komentar Simeone, tidak hanya di lapangan, tetapi juga setelah pertandingan usai.

Melalui media sosial, ia mengungkapkan perasaannya dengan mengingatkan hasil pertemuan terbaru kedua tim.

“Anda kalah lagi dalam pertandingan kali ini.”

Unggahan tersebut menunjukkan bahwa konflik ini tidak berhenti saat peluit akhir dibunyikan, melainkan berlanjut ke ruang publik.

Memanas di Akhir Laga

Situasi kembali memanas ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir. Pada menit ke-81, Xabi Alonso memutuskan untuk menarik Vinicius keluar lapangan. 

Saat sang pemain berjalan menuju bangku cadangan, sorakan ejekan terdengar dari tribun, sebagai reaksi atas penampilannya sepanjang laga.

Di momen inilah Simeone kembali ikut campur. Melalui gestur dan kata-kata, ia mendorong Vinicius untuk memperhatikan reaksi penonton. 

Provokasi tersebut membuat emosi sang pemain sayap semakin terlihat. Dengan raut frustrasi, Vinicius merespons sambil terus berjalan keluar lapangan.

Wasit Turun Tangan

Melihat ketegangan yang berpotensi meningkat, anggota staf pelatih dari kedua tim segera turun tangan untuk memisahkan kedua pihak. Wasit Mateo Busquets Ferrer akhirnya harus mengambil alih situasi demi memulihkan ketertiban.

Sebagai bentuk pengendalian, kartu kuning pun dikeluarkan untuk Simeone dan Vinicius. Adegan tersebut dengan cepat menjadi salah satu momen paling sering diputar ulang malam itu, sekaligus simbol panasnya Derbi Madrid di ajang Piala Super Spanyol.

Pada akhirnya, Real Madrid melaju ke final, tetapi perseteruan Vinicius dan Simeone menjadi catatan tersendiri. Sebuah pengingat bahwa dalam Derbi Madrid, emosi dan gengsi sering kali berjalan beriringan dengan sepak bola itu sendiri.

EDITOR: Edi Yulianto