← Beranda

Nasihat Khusus Xabi Alonso ke Vinicius Jelang Lawan Atletico Madrid: Jangan Terprovokasi oleh Koke!

M Shofyan Dwi KurniawanKamis, 8 Januari 2026 | 18.12 WIB
Koke dan Vinicius Junior di lapangan. (Istimewa)

JawaPos.com - Xabi Alonso tak ingin mengambil risiko jelang duel panas melawan Atletico Madrid. Setelah sesi latihan terakhir sebelum semifinal Piala Super Spanyol, pelatih kelahiran San Sebastián itu secara khusus memanggil Vinicius Junior dan menyampaikan pesan yang sangat jelas.

Menurut laporan Defensa Central, Xabi Alonso sangat tegas kepada Vinicius Junior. Ia mengingatkan bagaimana Koke, kapten Atlético Madrid, kerap mencoba memancing emosinya dalam derbi terakhir. 

"Mbappé telah mengunggulimu," kata Koke saat itu, sebuah kalimat yang disebut-sebut sengaja diulang untuk memprovokasi sang winger Brasil.

Karena itulah, manajer asal Tolosa tersebut memberi instruksi langsung tanpa basa-basi kepada pemilik nomor punggung 7 Real Madrid. 

"Koke akan mencarimu, jangan marah, jangan terprovokasi (oleh Koke)," ujarnya setelah sesi latihan siang ini. Fokus penuh di lapangan menjadi tuntutan utama.

Real Madrid Butuh Vinicius Versi Terbaik

Pesan Xabi Alonso bukan tanpa alasan. Real Madrid sangat membutuhkan Vinicius dalam performa terbaiknya, sementara penampilannya belakangan ini dinilai belum memuaskan. 

Vinicius belum mencetak gol sejak 4 Oktober, catatan yang tentu jauh dari standar pemain dengan kualitas dan status sepertinya.

Situasi ini diperparah dengan reaksi publik Bernabéu. Dalam dua laga terakhir di stadion Chamartín, Vinicius sempat mendapatkan siulan dari para pendukung sendiri. Tanda bahwa kesabaran fans mulai menipis terhadap sikap dan kontribusinya di lapangan.

Meski demikian, internal klub melihat sisi lain. Menurut Defensa Central, Vinicius justru sangat termotivasi menghadapi semifinal Piala Super Spanyol ini. 

Derby Madrid selalu punya tempat khusus di benaknya, dan laga seperti inilah yang biasanya mampu membangkitkan emosinya dalam arti positif.

Baca Juga: Masa Depan Xabi Alonso Masih Belum Aman, Kekalahan dari Atletico Madrid di Piala Super Spanyol Bisa Berujung Pemecatan

Rekor Kurang Meyakinkan, Tapi Bisa Jadi Penentu

Jika melihat statistik, Atlético Madrid bukanlah lawan favorit Vinicius. Rata-rata golnya melawan tim asuhan Diego Pablo Simeone jauh dari mengesankan. Ia hanya mencetak satu gol dalam lebih dari 15 pertandingan menghadapi Los Rojiblancos.

Namun, catatan itu justru menjadi bahan bakar tambahan. Vinicius ingin membalikkan narasi dan membuktikan bahwa ia bisa menjadi pembeda di laga besar seperti ini. 

Manajemen Real Madrid pun berharap hal yang sama: Vinicius tampil menentukan dan membawa tim melangkah ke final.

Tanpa Mbappé, Beban Ada di Pundak Vinicius

Tantangan Vinicius semakin besar karena absennya Kylian Mbappé. Seperti yang sudah diketahui para pembaca setia Defensa Central, Mbappé tidak ikut berangkat ke Jeddah akibat cedera lutut kiri. Situasi ini membuat Vinicius otomatis naik status menjadi pemimpin lini serang Real Madrid.

Kini, harapan klub dan fans tertuju padanya. Real Madrid membutuhkan Vinicius yang penuh semangat, fokus, dan matang secara emosional. 

Jika ia mampu mengendalikan diri dan menjawab tantangan Xabi Alonso, bukan tak mungkin semifinal ini menjadi panggung kebangkitannya dan langkah awal menuju final Piala Super Spanyol.

EDITOR: Banu Adikara