← Beranda

Burnley Terkunci di Zona Degradasi usai Imbang Melawan Everton

Aprillia JPMinggu, 28 Desember 2025 | 20.42 WIB
Burnley vs Everton berakhir imbang 0-0. (@BurnleyOfficial/X)

JawaPos.com-Burnley membuang peluang emas untuk menjauh dari jeratan zona degradasi. Mereka hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Everton di liga Inggris.

Dalam laga yang berlangsung di Turf Moor itu, skuad asuhan Scott Parker menunjukkan tumpulnya lini depan yang kian mengkhawatirkan. Dilansir dari ESPN, Burnley mencatatkan statistik yang cukup ironis dibanding Everton.

Burnley melepaskan 16 percobaan tembakan, tetapi tidak ada satu pun yang tepat sasaran (shot on target). Hasil 0-0 lawan Everton ini membuat mereka tertahan di papan bawah klasemen dan gagal memberikan tekanan bagi rival sesama pejuang degradasi.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Burnley sebenarnya mencoba mengambil inisiatif serangan. Armando Broja yang baru saja mencetak gol pekan lalu, tampil agresif di awal laga saat menghadapi mantan klubnya.

Namun, determinasi Broja tidak cukup untuk menembus pertahanan Everton yang dikawal ketat oleh Jordan Pickford. Peluang awal sempat tercipta melalui tendangan sudut Josh Cullen dan Lucas Pires masih bisa diblok dan melebar.

Minimnya efektivitas ini mempertegas status Burnley sebagai tim dengan rekor gol kandang terburuk di Premier League musim ini. Mereka hanya mengoleksi tujuh gol di kandang sendiri.

Everton juga tampil kurang kreatif akibat absennya sejumlah pilar utama. Tanpa Jack Grealish yang sedang sakit, serta absennya Iliman Ndiaye dan Kiernan Dewsbury-Hall yang cedera, tim asuhan Sean Dyche tampak kesulitan membangun serangan yang terorganisir.

Ancaman berarti dari Everton hanya datang melalui pergerakan Tyler Dibling yang sempat mengirim bola berbahaya ke tiang jauh. Tapi gagal dikonversi menjadi gol oleh Beto.

Memasuki babak kedua, nasib buruk menimpa The Clarets. Baru lima menit berjalan, kapten tim Josh Cullen harus ditarik keluar lapangan karena mengalami cedera lutut yang tampak serius setelah berduel dengan Tim Iroegbunam.

Kehilangan Cullen menjadi pukulan telak bagi kestabilan lini tengah Burnley di sisa laga. Ketegangan meningkat di sepuluh menit terakhir saat kedua tim mulai bermain terbuka.

Everton sempat mengancam lewat tendangan salto Carlos Alcaraz dan sepakan pemain pengganti Thiero Barry. Tapi lagi-lagi ditepis Martin Dubravka.

Drama memuncak pada menit ke-90 ketika Zian Flemming mendapatkan peluang emas setelah menerima umpan Jaidon Anthony. Flemming berhasil menaklukkan Pickford, tetapi bola justru membentur tiang gawang dan bergulir di garis gawang sebelum akhirnya dibuang oleh tim pertahanan Everton.

Hasil imbang ini merupakan kerugian besar bagi Burnley mengingat mereka bermain di kandang sendiri melawan tim Everton yang sedang pincang. Kurangnya ketajaman di sepertiga akhir lapangan menjadi pekerjaan rumah besar bagi Scott Parker jika ingin membawa timnya bertahan di kasta tertinggi Liga Inggris.

Bagi Everton, satu poin dari laga tandang ini menjadi hasil yang cukup adil mengingat timnya belum tampil maksimal. Namun, bagi Burnley hasil ini membawa mereka menetap di zona degradasi dan berada satu tingkat di atas Wolves.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah