← Beranda
Air Mata di Anfield: Istri Diogo Jota Ucapkan Terima Kasih, Keluarga Sang Legenda Kembali ke Kandang Liverpool
Sri WahyuniMinggu, 28 Desember 2025 | 19.15 WIB
Virgil van Dijk bersama anak-anak Diogo Jota di atas rumput stadion kebanggaan The Reds, Anfield. (@rutecfcardosa)
 

JawaPos.com - Istri mendiang Diogo Jota, Rute Cardoso, menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Liverpool FC setelah keluarganya kembali menginjakkan kaki di Anfield pada laga Liga Inggris antara Liverpool vs Wolverhampton Wanderers, Sabtu (27/12).

Momen tersebut sangat emosional karena menjadi pertemuan pertama Liverpool dan Wolves, dua klub yang pernah dibela Jota setelah penyerang Timnas Portugal itu meninggal dunia bersama sang adik, Andre Silva, akibat kecelakaan mobil fatal di Spanyol awal tahun ini.

Dua putra Jota dan Rute, Dinis dan Duarte, mendapat kesempatan istimewa turun ke lapangan Anfield sebelum kick-off pukul 15.00 waktu setempat. Mereka bahkan sempat bermain bola kecil bersama kapten Liverpool, Virgil van Dijk, di atas rumput stadion kebanggaan The Reds.

Rute menyaksikan langsung momen tersebut dari pinggir lapangan, ditemani putri bungsu mereka yang lahir pada November tahun lalu.

Sepanjang pertandingan yang dimenangkan Liverpool dengan skor 2-1 itu, para suporter dari kedua tim memberikan penghormatan penuh emosi untuk Jota. Nyanyian, spanduk, hingga tepuk tangan menggema di Anfield sebagai bentuk cinta terakhir untuk sosok yang pernah dicintai publik Merseyside dan Wolverhampton.

Melalui unggahan di Instagram, Rute mengaku tersentuh oleh dukungan luar biasa yang diterima keluarganya.

"Dari lubuk hati terdalam, terima kasih kepada klub dan seluruh penggemar atas cinta, rasa hormat, dan dukungan di masa yang sangat sulit ini," tulis Rute.

"Pesan dan gestur kalian berarti lebih dari yang bisa diungkapkan dengan kata-kata," lanjutnya.

Kenangan akan Jota juga dihidupkan kembali lewat tulisan menyentuh dari mantan pelatihnya, Juergen Klopp. Dalam kolomnya di The Observer, Klopp menggambarkan Jota sebagai pribadi yang rendah hati, autentik, dan apa adanya.

"Mengapa dia begitu dicintai? Sederhana. Karena dalam diri Diogo, orang-orang melihat versi terbaik dari diri mereka sendiri," tulis Klopp.

"Dia tidak berpura-pura menjadi siapa pun selain dirinya sendiri. Diogo hanyalah Diogo," tambahnya.

Klopp menegaskan, meski bangga pada pencapaian Jota sebagai pesepak bola, sosok manusianya justru meninggalkan kesan paling mendalam.

"Dia menyatukan kemampuan dan sikap. Itulah mengapa dia punya dampak besar di Liverpool. Dia adalah representasi suporter di lapangan," ungkap Klopp.

Pelatih Liverpool saat ini, Arne Slot, juga menaruh perhatian khusus pada keluarga Jota. Dalam catatan program pertandingan, Slot berharap gelombang kasih sayang dari publik Anfield bisa memberi sedikit penghiburan.

"Ini akan menjadi Natal pertama tanpa Diogo bagi keluarganya. Saya hanya bisa berharap cinta dan afeksi yang masih ia terima hingga kini bisa memberi mereka sedikit ketenangan," ujar Slot.

Sebagai bentuk penghormatan, rombongan Wolves dipimpin pelatih Rob Edwards mengunjungi mural Diogo Jota di luar Anfield pada Boxing Day. Wolves sendiri merupakan klub yang membesarkan nama Jota di Inggris, setelah ia bergabung dari Atletico Madrid dan membantu mereka promosi ke Premier League.

Di Liverpool, Jota meraih berbagai prestasi bergengsi, termasuk gelar Liga Inggris pertamanya pada musim debut Arne Slot, serta FA Cup dan Piala Liga pada 2022. Klub juga mengambil langkah luar biasa dengan memensiunkan nomor punggung 20 milik Jota di seluruh level tim, serta memastikan kontraknya yang masih tersisa dua tahun tetap dipenuhi untuk keluarga yang ditinggalkan.

Setiap laga kandang Liverpool musim ini pun selalu diwarnai penghormatan khusus. Para suporter menyanyikan lagu Diogo Jota tepat pada menit ke-20, sebagai pengingat bahwa sang penyerang masih hidup dalam ingatan dan hati Anfield.

EDITOR: Edi Yulianto