JawaPos.com - Kepindahan Endrick ke Olympique Lyonnais tinggal menunggu pengumuman resmi. Real Madrid dan Lyon disebut akan segera mengumumkan peminjaman penyerang muda asal Brasil itu hingga akhir musim.
Tujuannya jelas: Endrick butuh menit bermain demi menjaga peluang tampil di Piala Dunia bersama tim nasional Brasil.
Selama paruh pertama musim, Endrick memang jarang mendapat kesempatan di Real Madrid. Di bawah asuhan Xabi Alonso, jam terbangnya terbatas, sehingga klub menilai pengalaman di Ligue 1 bisa menjadi langkah penting untuk perkembangan kariernya.
Namun, alih-alih disambut optimisme, kepindahan ini justru memicu perdebatan di Prancis. Di Lyon, ekspektasi langsung menggunung. Tim asuhan Paulo Fonseca tengah mencari solusi setelah performa yang kurang konsisten.
Saat ini Lyon berada di posisi kelima klasemen Ligue 1, tertinggal 10 poin dari pemuncak klasemen Lens. Masalah terbesar mereka ada di lini depan: baru mencetak 22 gol dari 16 pertandingan liga.
Frank Leboeuf Ragukan Dampak Endrick
Melansir Defensa Central, keraguan paling keras datang dari Frank Leboeuf. Mantan bek timnas Prancis itu secara terbuka mempertanyakan apakah Endrick bisa langsung menjadi jawaban bagi masalah Lyon.
"Saya punya pertanyaan besar. Jika Anda tidak memberikan umpan bagus kepada seorang penyerang tengah, dia akan mengalami kesulitan,” ungkap Leboeuf.
“Kita melihatnya pada Haaland, yang merupakan striker terbaik di dunia. Tetapi jika Anda tidak memberinya umpan, dia tidak akan mencetak gol. Dia tidak bisa menciptakan peluang sendiri," tambah Leboeuf.
Menurutnya, tidak semua striker punya kemampuan menciptakan peluang secara mandiri. Leboeuf lalu membandingkan dengan nama-nama besar yang pernah bersinar di Lyon dan sepak bola Eropa.
"Ada pemain yang mampu melakukannya, seperti Sonny Anderson, karena kita sedang membicarakan Lyon. Ada juga pemain seperti itu: Didier Drogba, Thierry Henry… Tapi beberapa pemain membutuhkan umpan yang tepat, dan itu belum tentu mudah ," katanya.
Leboeuf menilai Endrick masih berada di kategori pemain yang sangat bergantung pada suplai bola. Ditambah lagi, usia muda dan minim pengalaman di level tertinggi Eropa membuat tantangannya semakin berat.
Tekanan Ganda untuk Endrick
Keraguan tersebut makin diperkuat dengan fakta bahwa Endrick sudah cukup lama duduk di bangku cadangan Real Madrid. Situasi itu, menurut Leboeuf, bisa memengaruhi mental sang pemain.
"Endrick adalah pemain yang sangat bagus, tetapi ia masih sangat muda. Ia perlu mendapatkan kembali kepercayaan dirinya. Saya ingin percaya bahwa ia mampu, tetapi ia tidak akan menjadi pesulap yang mengubah segalanya,” jelasnya.
“Ia kurang pengalaman; tim akan menerimanya. Jika tim bekerja sama dengan baik, semuanya akan berjalan lancar, tetapi jika tidak, ia akan meninggalkan kesan buruk . Itu wajar; ia masih muda," lanjutnya.
Dengan kata lain, kesuksesan Endrick di Lyon bukan hanya soal kualitas individu, tetapi juga sejauh mana tim mampu mendukungnya.
Siap Hadapi Sorotan
Bagi Endrick sendiri, masa depan di Lyon jelas tidak akan mudah. Ia akan berada di bawah pengawasan ketat sejak hari pertama, bukan hanya dari publik Prancis, tetapi juga dari Real Madrid yang ingin memantau perkembangannya secara detail.
Endrick paham betul situasi ini. Datang sebagai pemain pinjaman dari Real Madrid berarti ekspektasi otomatis berada di level tinggi.
Meski begitu, penyerang muda Brasil itu disebut siap menghadapi tantangan dan membuktikan bahwa keraguan yang muncul sebelum debutnya tidak sepenuhnya beralasan.
Kini, semua mata tertuju pada satu hal: apakah Lyon mampu berkembang bersama Endrick, atau justru sang wonderkid yang tenggelam di tengah tekanan besar Ligue 1. Waktu akan menjawab.