JawaPos.com – Pemain andalan Chelsea, Cole Palmer, meredam antusiasme yang muncul setelah kembali mencetak gol saat melawan Everton di Premier League.
Palmer bikin gol pertamanya dari permainan terbuka di Stamford Bridge dalam 333 hari pada akhir pekan lalu. Ia memenangkan duel satu lawan satu dengan Jordan Pickford sebelum dengan tenang mengarahkan bola ke sudut bawah.
Kurangnya performa di paruh kedua musim lalu berdampak pada Palmer, tetapi kekeringan gol itu juga diperpanjang oleh cedera pangkal paha yang terus-menerus menghantuinya sepanjang musim ini.
Pemain timnas Inggris ini harus absen dalam dua pertandingan terakhir The Blues di bulan Agustus karena masalah otot. Walau sudah dua setengah bulan di ruang perawatan, sang pemain belum pulih sepenuhnya karena harus mengalami patah jari kaki yang membuatnya kembali menepi.
“Saya tidak akan mengatakan saya sudah dalam kondisi terbaik. Saya masih mengalami cedera. Semoga semakin membaik, tetapi masih ada sedikit proses pemulihan (akibat patah jari kaki),” katanya pemain yang memiliki julukan Cold Palmer ini kepada program Match of the Day BBC.
Sementara itu, Enzo Maresca juga menekankan kehati-hatian yang ekstrem tentang ketersediaan pemain andalannya tersebut mengingat cedera susulan juga akan berpotensi menghambat sosok gelandang kreatif yang menjadi andalan tim London Barat ini menggapai kejayaan Liga Konferensi dan Piala Dunia Antarklub.
“Kami (Chelsea) telah berkali-kali mengatakan bahwa (jika bermain) dengan Cole (Palmer), kami adalah tim yang lebih baik,” tambah pelatih asal Italia ini.