← Beranda

Cesc Fabregas Tetap Bangga Walau Como Dibantai Inter Milan 0-4

Bramasta JPMinggu, 7 Desember 2025 | 16.51 WIB
Pelatih kepala Como Cesc Fabregas. (X/@cesc4official)

JawaPos.com–Cesc Fabregas menegaskan tidak melihat perbedaan gaya bermain yang begitu besar antara Como dan Inter Milan. Como menelan kekalahan menyakitkan 0–4 di Giuseppe Meazza, pada Minggu (7/12).

Di bawah asuhan pelatih asal Spanyol ini, I Lariani merupakan salah satu tim kuda hitam dengan performa terbaik di liga Italia. Termasuk pertahanan terbaik di seluruh divisi dan tidak pernah kebobolan lebih dari satu gol per pertandingan.

Meskipun dikenal dengan intensitasnya, Inter Milan yang sudah diunggulkan melanjutkan penampilan gemilang lewat gol pembuka Lautaro Martinez. Kemudian Marcus Thuram, Hakan Calhanoglu, dan Carlos Augusto menutup pesta gol ke gawang Como yang dijaga Jean Butez.

"Hal tersulit bagi saya saat ini adalah menganalisis hasil (kekalahan) 4-0 yang sangat telak. Sejujurnya sulit menjelaskan (tentang kekalahan) ini, orang-orang mungkin tidak suka saya mengatakannya,” ujar Fabregas kepada DAZN Italia.

“Tetapi saya tidak melihat perbedaan gaya bermain sepak bola yang begitu besar antara kedua tim malam ini. Yang saya lihat adalah (kualitas) serangan kelas dunia. Saya merasa ada perkembangan dari tim saya hari ini," imbuh dia.

“Yang tidak terjadi ketika Anda menang dan orang-orang menyebut Anda jenius. Setelah kekalahan telak (dari Inter ini), Anda bisa belajar lebih banyak, Anda menghargai segalanya dengan sedikit lebih baik,” lanjut pria berusia 38 tahun ini.

"Jangan lupa, Como meraih 60 poin dalam 38 putaran terakhir Serie A, itu mengesankan! Como melakukan segalanya dengan benar, kami kalah melawan lawan yang sangat kuat hari ini. Tetapi saya lebih suka kalah dengan bertahan menggunakan formasi 6-3-1, atau 5-4-1," imbuh dia.

"(Tapi) ini memang kekalahan berat dan memang pantas, karena Inter adalah tim yang sangat kuat, dan saya akan berada di sini (Guiseppe Meazza) untuk menonton mereka (Inter) melawan Liverpool agar saya bisa terus belajar. Kami akan terus melaju dengan kepala tegak," tutur dia.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah