JawaPos.com - Kylian Mbappé lagi-lagi membuktikan dirinya sebagai fenomena sepak bola modern. Hat-trick cepatnya saat menghadapi Olympiacos tak hanya menambah daftar prestasinya, tapi juga mempertegas statusnya sebagai mesin gol utama Real Madrid musim ini.
Dengan torehan yang membuatnya memimpin daftar pencetak gol La Liga dan Liga Champions, Mbappé benar-benar tampil sebagai wajah baru Los Blancos.
Namun, bukan cuma urusan gol yang dibahas publik. Ada satu pertanyaan menarik yang kini muncul: Apakah Mbappé punya potensi menjadi kapten Real Madrid di masa depan?
Baca Juga: Inter Milan Tertarik Datangkan Kiper Real Madrid Andriy Lunin, Ini Sebabnya!
Hugo Sánchez Angkat Suara
Legenda Real Madrid, Hugo Sánchez, ikut angkat bicara lewat wawancara dengan Cadena SER. Ketika ditanya soal kualitas Mbappé sebagai calon penyerang terbaik dalam sejarah klub, Sánchez mengingatkan bahwa setiap generasi punya bintangnya sendiri.
"Siapa yang lebih baik? Pemain dan pencetak gol hebat akan menonjol di waktu yang berbeda,” ujar Hugo.
Meski begitu, Sánchez tidak ragu memuji peran sentral Mbappé dalam skuad Madrid saat ini. Performa penyerang Prancis itu disebutnya sudah jauh lebih matang dibanding saat awal kemunculannya di level elite.
Baca Juga: Begini Sikap Real Madrid Soal Kontrak Baru Vinicius, Dipertahankan atau Dijual?
"Mbappe sedang dalam momen yang luar biasa, dia tidak lagi pemalu seperti saat pertama kali. Dia memiliki karisma seorang pemimpin dan mencetak gol seperti Mbappe yang ditunggu-tunggu semua orang."
Kalimat ini cukup kuat, terlebih datang dari salah satu legenda terbesar Los Blancos. Jika Sánchez melihat aura kepemimpinan dalam diri Mbappé, tak heran jika para pendukung mulai mempertimbangkan kemungkinan ia mengenakan ban kapten di masa depan.
Perubahan Tren Penyerang Modern
Sánchez juga menyoroti bagaimana peran penyerang tengah berubah dalam sepak bola modern. Menurutnya, zaman “penyerang tiang” sudah tinggal sejarah, digantikan oleh pemain yang lebih dinamis dan bebas bergerak—sesuatu yang melekat pada gaya bermain Mbappé.
"Menjadi penyerang tengah itu modis. Semakin banyak pemain yang direkrut dari sayap, seperti yang dilakukan Cristiano Ronaldo,” ujar Hugo.
Ia menambahkan bahwa hanya sedikit striker klasik tersisa di sepak bola saat ini.
“Mbappe adalah salah satu penyerang modern yang semakin sering terlihat, karena semakin sedikit 'penyerang tiang', mungkin Lewandowski adalah salah satu pengecualian,” tambahnya.
Di bagian akhir, Sánchez menekankan bagaimana situasi taktik sepak bola telah berubah secara signifikan. Pemain tak bisa hanya mengandalkan kecemerlangan individu—semuanya kini menuntut kerja kolektif.
"Dalam sepak bola saat ini, Anda harus membantu bertahan dan membuat mereka [lawan] merasa tidak nyaman dengan cara Anda sendiri. Saya ingat saya terus-menerus menekan penjaga gawang agar gugup."
Komentar ini makin memperkuat posisi Mbappé sebagai sosok penting dalam sistem modern Real Madrid. Dengan kontribusi besar di depan dan perannya dalam pressing, ia benar-benar mencerminkan profil pemimpin era baru.