JawaPos.com - Pertarungan antara Chelsea dan Barcelona di Eropa telah menjadi sorotan penuh kontroversi sejak kedua tim pertama kali bertemu pada tahun 1966. Sejak awal pertemuan mereka, berbagai tuduhan kecurangan menghiasi setiap laga yang mereka jalani.
Sebelum kedua klub meraih trofi Liga Champions pertama mereka, mereka sudah bersaing di semifinal Piala Fairs yang kini sudah tidak ada lagi. Dikenal sebagai kapten The Blues, Ron "Chopper" Harris, pernah meminta bantuan pemadam kebakaran untuk membanjiri lapangan di leg kedua yang diadakan di Stamford Bridge.
Strategi tersebut terbukti efektif dalam meredam permainan khas Blaugrana, yang sering mengandalkan umpan-umpan pendek, karena lapangan menjadi penuh lumpur. Chelsea pun berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0 pada laga tersebut.
Peristiwa itu menjadi awal dari serangkaian kontroversi dalam pertemuan kedua tim, mulai dari kartu merah, keputusan wasit yang dianggap merugikan satu pihak, hingga berbagai momen dramatis yang selalu menyertai duel mereka.
Berikut adalah lima pertarungan paling ikonik antara Chelsea dan Barcelona di Liga Champions sepanjang sejarah.
5. Barcelona 5–1 Chelsea: Leg Kedua Perempat Final Liga Champions 1999/2000 (19/4/2000)
Pada saat itu, Chelsea masih diperkuat oleh Gianfranco Zola, yang merupakan dua kali peraih Ballon d’Or. Namun, Jody Morris menjadi sorotan di tim Inggris, dengan Xavi menyebutnya sebagai lawan terberatnya setelah leg pertama, di mana Chelsea unggul 3-1.
Di leg kedua yang penuh kekacauan, Barcelona berhasil memimpin 2-0 di babak pertama berkat gol dari Rivaldo dan Luis Figo. Tore Andre Flo sempat mencetak gol untuk Chelsea di babak kedua, namun Barcelona membutuhkan gol ketiga dari Dani Garcia untuk menyamakan agregat menjadi 4-4. Kegagalan penalti Rivaldo di menit ke-86 memaksa pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu.
Striker Brasil tersebut akhirnya menebus kesalahannya dengan mencetak gol penentu, diikuti oleh Patrick Kluivert yang melengkapi kemenangan tim tuan rumah untuk melaju ke semifinal.
4. Chelsea 4–2 Barcelona: Leg Kedua Babak 16 Besar Liga Champions 2004/2005 (9/3/2005)
Gol spektakuler Ronaldinho di Stamford Bridge pada tahun 2005 menjadi salah satu momen paling berkesan dalam sejarah duel kedua tim ini, meskipun tidak cukup untuk membawa Barcelona melanjutkan langkah mereka di kompetisi Eropa.
Chelsea akhirnya meraih kemenangan 4-2, mencetak tiga gol dalam 20 menit pertama dan memastikan agregat 5-4. Momen tersebut memicu keributan saat peluit akhir berbunyi, dengan Barcelona tersingkir meskipun keindahan gol Ronaldinho tetap menjadi sorotan.
Empat gol Chelsea dicetak oleh Eidur Gudjohnsen, Frank Lampard, Damien Duff, dan John Terry, yang mempermalukan kapten Puyol dan Oleguer Presas.
3. Chelsea 1–2 Barcelona: Leg Pertama Babak 16 Besar Liga Champions 2005/2006 (23/2/2006)
Pada malam yang dingin di bulan Februari, Chelsea berhadapan dengan Barcelona, di mana Lionel Messi mulai menunjukkan bakatnya yang luar biasa. Bek Chelsea, Asier del Horno, terpaksa melakukan pelanggaran keras yang mengakibatkan kartu merah di menit ke-36.
Jose Mourinho, pelatih Chelsea saat itu, membela Del Horno dan menuduh Messi berpura-pura. Meskipun demikian, Barcelona memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan berhasil mencetak gol bunuh diri dari John Terry dan gol Samuel Eto’o yang memastikan kemenangan mereka.
2. Barcelona 2–2 Chelsea: Leg Kedua Semifinal Liga Champions 2011/2012 (25/4/2012)
Fernando Torres dari Chelsea menyatakan, "Jelas Barcelona selangkah lebih unggul dari semua klub lain di ajang Liga Champions. Tapi ini sepak bola, tim terbaik tidak selalu menang." Pada leg kedua semifinal Liga Champions 2012, Torres mencetak gol penting yang memastikan Chelsea melaju dengan agregat 3-2.
Walaupun Barcelona mendominasi permainan dan memiliki keunggulan jumlah pemain setelah kartu merah John Terry, Chelsea berhasil mencetak gol tandang berkat umpan lambung Ramires di masa injury time babak pertama. Barcelona terus menyerang, namun gagal mencetak gol balasan, bahkan Lionel Messi gagal mengeksekusi penalti.
1. Chelsea 1–1 Barcelona: Leg Kedua Semifinal Liga Champions 2008/2009 (7/5/2009)
Kekalahan yang penuh kontroversi bagi Chelsea saat melawan Barcelona di semifinal Liga Champions ini akan selalu diingat, terutama teriakan Didier Drogba yang mengungkapkan kekecewaannya: "Ini memalukan." Gol indah dari Iniesta di masa injury time memastikan Barcelona melaju ke final.
Menariknya, sebelum pertandingan, Iniesta menawarkan tiket final Liga Champions kepada Bojan Krkic jika ia mencetak gol. Meskipun Iniesta bukanlah pencetak gol yang produktif, ia berhasil memenuhi janjinya di menit terakhir, membuat seluruh London barat marah dan Bojan mendapatkan tiket gratis.