← Beranda

Intip Persiapan Persis Solo Jelang Hadapi Persebaya Surabaya! Evaluasi Taktikal Demi Curi Poin Tandang

Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 1 November 2025 | 16.37 WIB
Peter De Roo pimpin latihan Persis Solo jelang tandang ke markas Persebaya Surabaya, Minggu (2/11/2025). (Persis Solo)

JawaPos.com — Laskar Sambernyawa terus berbenah jelang laga tandang menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan ke-11 Super League 2025/2026, Minggu (2/11/2025). Persis Solo fokus melakukan evaluasi taktikal demi bisa mencuri poin di Stadion Gelora Bung Tomo, markas Green Force.

Pelatih kepala Persis, Peter de Roo, menegaskan timnya kini tengah memperkuat skema permainan agar lebih tajam dalam menyerang.

Ia menilai penguasaan bola yang baik tidak akan berarti jika tidak berujung pada peluang dan tekanan nyata ke pertahanan lawan.

Dua pertandingan terakhir melawan Malut United dan Persib menjadi bahan evaluasi penting bagi staf pelatih.

Dari hasil analisis, penguasaan bola Persis cukup baik, namun efektivitas serangan masih belum maksimal untuk menciptakan ancaman serius.

Peter mengakui para pemainnya mampu mengontrol permainan dengan baik, tapi itu belum cukup untuk meraih hasil positif. Ia ingin penguasaan bola yang dimiliki tim bisa bertransformasi menjadi peluang berbahaya dan gol.

“Dari dua pertandingan terakhir kita bisa cukup baik dalam penguasaan bola. Tapi jelas kita tidak bisa membuat tekanan ke lawan hanya dengan itu,” tegas pelatih asal Belanda tersebut saat sesi latihan tim.

“Tidak baik jika kita bagus menguasai bola namun tidak bisa membahayakan pertahanan lawan. Dan pada fokus latihan pekan ini, kita memperkuat skema taktik.”

Menurutnya, latihan pekan ini difokuskan pada peningkatan efektivitas serangan dan penajaman koordinasi antar lini. Skema taktikal diperkuat agar aliran bola dari lini tengah ke depan bisa lebih cepat dan akurat.

Peter juga menyoroti pentingnya kepercayaan diri para pemain dalam menerapkan strategi di lapangan.

Ia percaya timnya memiliki kualitas untuk bersaing, asalkan setiap pemain mampu menampilkan performa terbaik dengan keyakinan penuh.

“Kita harus percaya dengan kemampuan yang dimiliki pemain. Saya rasa ini masih awal musim, dan kita masih bisa bersaing,” ujar Peter optimistis.

Situasi skuad Persis menjelang laga melawan Persebaya Surabaya juga cukup positif. Hampir seluruh pemain berada dalam kondisi fisik yang baik dan siap tampil untuk memberikan perlawanan ketat di laga tandang tersebut.

Kembalinya gelandang andalan, Fuad Sule, turut membawa energi baru di lini tengah Persis. Pemain asal Ghana itu diharapkan bisa menjadi motor penggerak permainan dan menambah kestabilan tim di sektor tengah.

Peter mengaku senang dengan kehadiran kembali Fuad yang sebelumnya sempat absen. Ia menilai kehadiran pemain tersebut dapat meningkatkan kepercayaan diri tim serta memperkuat keseimbangan permainan.

“Kondisi pemain cukup baik untuk menatap laga besok. Fuad sudah kembali dan bisa memperkuat Persis menghadapi Persebaya,” tuturnya menambahkan.

Selain membenahi aspek taktikal, tim juga fokus menjaga intensitas dan disiplin selama latihan. Peter menekankan pentingnya transisi cepat dari bertahan ke menyerang untuk menghadapi gaya main agresif khas Persebaya Surabaya.

Laskar Sambernyawa juga memperbaiki koordinasi di lini belakang agar lebih solid saat menghadapi tekanan. Komunikasi antarpemain dijaga agar tidak terjadi celah yang bisa dimanfaatkan lawan di area berbahaya.

Peter menegaskan Persis tidak datang ke Surabaya untuk sekadar bertahan. Ia ingin timnya tampil berani, menguasai bola, dan menciptakan peluang agar bisa membawa pulang poin penting dari kandang lawan.

Filosofi permainan berbasis penguasaan bola tetap dipertahankan, namun dengan penekanan pada penyelesaian akhir yang lebih efektif.

Peter ingin setiap serangan Persis berujung pada sesuatu yang konkret, bukan sekadar menguasai tempo permainan.

Semangat tinggi terlihat dari para pemain selama sesi latihan. Mereka berusaha menunjukkan perkembangan positif agar bisa masuk dalam daftar pemain utama untuk pertandingan akhir pekan ini.

Motivasi tim juga meningkat setelah beberapa hasil sebelumnya belum sesuai harapan. Seluruh pemain bertekad memperbaiki performa agar bisa kembali ke jalur kemenangan.

Para pemain muda Persis turut mendapatkan perhatian khusus dari tim pelatih. Peter ingin mereka tetap tenang dan fokus menghadapi tekanan besar bermain di hadapan suporter lawan.

Dukungan dari publik Solo diharapkan menjadi tambahan semangat bagi tim meski bermain tandang. Peter menilai semangat juang dan kebersamaan tim menjadi kunci penting menghadapi laga seberat apa pun.

Persis Solo menatap laga melawan Persebaya Surabaya dengan tekad kuat untuk tampil lebih tajam dan efisien. Target mencuri poin di Surabaya menjadi motivasi besar agar posisi mereka di klasemen semakin kompetitif.

Dengan fondasi permainan yang mulai stabil dan kondisi pemain yang kian lengkap, Peter de Roo percaya timnya bisa memberikan perlawanan berarti.

Persis datang ke Surabaya bukan untuk menyerah, melainkan untuk membuktikan karakter sejati Laskar Sambernyawa.

EDITOR: Banu Adikara