← Beranda

10 Pemain Manchester United yang Menurun Market Value Era Ruben Amorim

Bramasta JPSelasa, 7 Oktober 2025 | 19.45 WIB
Skuad Manchester United Musim 2024/2025. (Dok. AP Photo/Minguel Oses)

JawaPos.com–Manchester United di bawah asuhan Ruben Amorim belum menunjukkan tanda-tanda positif. Pelatih Portugal ini menghadapi tekanan yang besar untuk mempertahankan pekerjaan di Old Trafford.

Sebagian besar, jajaran pemain United mengalami penurunan performa secara kolektif selama periode di mana mereka masih gagal memenangkan dua pertandingan Liga Inggris berturut-turut. Baru-baru ini, setan merah berhasil menang dari Sunderland 2–0.

Beberapa penurunan performa memang wajar mengingat beberapa pemain sudah mulai memasuki fase veteran. Tapi yang lainnya mungkin disebabkan kesulitan Amorim dalam mengeluarkan potensi terbaik dari skuadnya.

Para pengamat dan media Inggris mulai mengeluarkan kritik pedas kepada skema Amorim di Manchester United, yang dianggap tidak cocok dengan beberapa pemain. Namun, siapa saja yang market value-nya mengalami penurunan sejak November 2024? Berikut 10 nama pemain itu.

1. Joshua Zirkzee (turun EUR 20 juta)

Zirkzee adalah salah satu dari beberapa pemain Belanda yang bergabung dengan United di era pimpinan Erik ten Hag. Meski begitu, pendahulu Amorim tersebut dilaporkan tidak terlalu tertarik untuk membawa striker 24 tahun ini ke Liga Inggris dari Bologna.

Kebetulan, Zirkzee hanya bermain di bawah arahan Ten Hag selama beberapa bulan sebelum penunjukan Amorim. Saat itu, ia hanya mencetak satu gol untuk Setan Merah setelah mengalami menjalani awal yang lambat di Old Trafford.

Zirkzee menyelesaikan musim pertamanya sebagai pemain United dengan hanya mencetak tujuh gol di semua kompetisi, dan kini sang striker tidak dimainkan sebagai ujung tombak utama dalam formasi 3-4-2-1 Amorim.

Oleh karena itu, juru taktik berusia 40 tahun itu mendatangkan Benjamin Sesko musim panas ini. Hingga pekan ketujuh, Zirkzee baru bermain empat pertandingan, semuanya dimulai dari bangku cadangan.

Market value sebelum kedatangan Amorim: EUR 50 juta

Market value sekarang: EUR 30 juta

Baca Juga: UEFA Izinkan Pertandingan Liga Eropa di Luar Benua, Villarreal vs Barcelona di Miami!

2. Rasmus Hojlund (turun EUR 20 juta)

Nomor dua pada daftar ini, yaitu penyerang lainnya yang mengalami penurunan nilai yang menjadi korban kedatangan Sesko di musim panas ini. Musim 2025/2026, Hojlund dipinjamkan ke Napoli setelah dua musim yang dianggap gagal bersama United.

United berinvestasi besar-besaran pada mantan penyerang Atalanta ini pada tahun 2023, bisa dibilang, Setan Merah menggelontorkan dana lebih dari harga sebenarnya saat itu, tetapi mereka bertaruh bahwa kepercayaan yang diberikan bakal terbayar dalam jangka panjang.

Hal itu belum sepenuhnya terbukti, dengan Hojlund mengalami paceklik gol yang serius sepanjang musim lalu. Striker berusia 22 tahun ini hanya mencetak tiga gol di Liga Inggris sejak penunjukan Amorim.

Market value-nya telah bergerak ke arah yang berlawanan dengan harapan United, tetapi semuanya mungkin tidak seburuk yang terlihat. United masih bisa mendapatkan EUR 44 juta jika Napoli merekrutnya secara permanen pada tahun 2026.

Market value sebelum kedatangan Amorim: EUR 65 juta

Market value sekarang: EUR 45 juta

3. Matthijs De Ligt (turun EUR 17 juta)

Sebagai salah satu mantan murid Ten Hag di Ajax, kini value De Ligt di pasar sudah mulai menurun sebelum ia bergabung dengan United, karena bek asal Belanda ini mengalami kesulitan untuk memenuhi ekspektasi saat berseragam Bayern Munchen.

Di usianya yang baru 26 tahun, De Ligt seharusnya berada di puncak kariernya sebagai pesepak bola. Namun, pemain dengan nomor punggung empat ini masih belum menunjukkan potensinya dengan maksimal seperti masa-masa suksesnya di Amsterdam Arena.

De Ligt secara rutin menjadi starter di jajaran tiga bek tengah skema Amorim dan masih terikat kontrak di Old Trafford hingga 2029 mendatang, sehingga masih ada peluang untuk bek setinggi 189 cm ini kembali membangkitkan performanya.

Market value sebelum kedatangan Amorim: EUR 55 juta

Market value sekarang: EUR 38 juta

4. Luke Shaw (turun EUR 16 juta)

Dengan berbagai masalah ketersediaan yang diakibatkan dari rentetan cedera yang menghantui kariernya dan usia yang semakin menua, value Shaw telah menurun sejak musim panas 2023 lalu menandai penurunan sang pemain di Old Trafford.

Shaw, yang pernah menjadi salah satu wonderkid termahal di dunia setelah United membelinya dari Southampton pada tahun 2014 silam, kini pemain berusia 30 tahun ini sedang membangun reputasinya kembali di Manchester.

Dari menjadi bek sayap kiri, kini Amorim menyulap Shaw menjadi pengisi bek tengah sebelah kiri dalam skema tiga bek sejajar 3-4-2-1-nya. Pasang surut ia alami, mulai dari kritik awal musim, kemudian bisa membayar beberapa penampilan buruknya.

Market value sebelum kedatangan Amorim: EUR 28 juta

Market value sekarang: EUR 12 juta

5. Bruno Fernandes (turun EUR 15 juta)

Bruno yang menjadi kapten United sejak awal musim 2023 ini, secara umum mampu mempertahankan performa individunya di level tertinggi saat Setan Merah mengalami penurunan secara kolektif beberapa musim terakhir.

Meski sempat menarik minat dari Liga Arab Saudi, Bruno memilih bertahan di Old Trafford musim panas ini walau ada beberapa keraguan mengenai kesesuaiannya sebagai gelandang bertahan dalam formasi 3-4-2-1 Amorim.

Kelemahan Bruno dalam memperkuat pertahanan sangat terekspos dalam kekalahan dari Brentford. Namun, ketika diberi lebih banyak kebebasan untuk membantu menyerang, ia tetap menjadi salah satu pemain United yang terbaik di lapangan.

Sekarang usianya sudah mulai menginjak tiga puluhan lebih, Bruno sepertinya tidak akan merasakan valuenya naik secara drastis, kendati demikian, maestro asal Portugal ini menjadi satu-satunya pemain United yang mencetak dua digit gol dan asis di bawah asuhan Amorim.

Market value sebelum kedatangan Amorim: EUR 65 juta

Market value sekarang: EUR 50 juta

6. Tyrell Malacia (turun EUR 10 juta)

Malacia sebagian besar telah diabaikan oleh Amorim, yang hanya memberikan delapan penampilan kepada bek kiri tersebut sejak kedatangan sang juru taktik ke Carrington. Selama musim panas, mantan bek sayap Feyenoord tersebut sempat berencana untuk hengkang.

Namun, ia tetap berada di Old Trafford musim ini, meski tak diikutsertakan masuk tim senior Setan Merah. Kurangnya aktivitasnya telah menurunkan semua potensi yang dimilikinya yang menyebabkan semua asetnya merosot.

Market value sebelum kedatangan Amorim: EUR 18 juta

Market value sekarang: EUR 8 juta

7. Andre Onana (turun EUR 10 juta)

Kambing hitam utama bagi United asuhan Amorim musim lalu adalah Onana, yang awalnya direkrut pada musim panas 2023 dari Inter Milan untuk bereuni dengan Ten Hag, yang pernah bekerja sama di Ajax.

Meskipun datang sebagai runner-up Liga Champions di tahun tersebut, Onana terbukti langsung menjadi kesalahan paling fatal yang pernah datang ke Manchester. Sebagai kiper termahal sepanjang masa, ia melakukan serangkaian kesalahan fatal.

United melepasnya musim panas ini dengan status pinjaman ke Trabzonspor, sebuah simbol kejatuhan kariernya sejak diasuh Amorim di November 2024 lalu.

Market value sebelum kedatangan Amorim: EUR 35 juta

Market value sekarang: EUR 25 juta

8. Diogo Dalot (turun EUR 10 juta)

Dalot menjadi tiga pemain teratas yang mencatatkan penampilan terbanyak di bawah asuhan Amorim, tetapi beberapa pengamat yakin bahwa bek asal Portugal ini tidak cocok secara alami untuk peran bek sayap dalam sistem pelatih senegaranya itu.

Kelebihan yang membuat Dalot selalu mendapat menit bermain, pemain berusia 26 tahun ini bisa bermain di kedua sisi membuatnya sangat cocok untuk menjadi pelapis Patrick Dorgu atau Noussair Mazraoui, tetapi hingga kini ia belum menjadi pemberi asis yang konsisten.

Sebenarnya, di bawah tangan dingin Amorim value Dalot tidak pernah setinggi yang pernah dicapainya sebelumnya, tetapi dari beberapa hal penurunan terjadi sehingga fluktuasi adalah wajar baginya.

Market value sebelum kedatangan Amorim: EUR 40 juta

Market value sekarang: EUR 30 juta

9. Lisandro Martinez (turun EUR 10 juta)

Masalah cedera menjadi faktor utama di balik penurunan value Lisandro belakangan ini. Ia telah melewatkan sebagian besar pertandingan Setan Merah sepanjang tahun 2025 karena cedera ACL yang dialaminya.

Sebelumnya, pemain timnas Argentina ini mengikuti jejak Ten Hag dari Amsterdam ke Manchester dan membuktikan betapa pentingnya dirinya sebagai salah satu pilar penting di jantung pertahanan..

Saat ini, ia hanya bermain 16 kali di bawah arahan Amorim. Lisandro ditempatkan di posisi yang kini diisi Luke Shaw jika pemain berjuluk The Butcher ini dalam keadaan sehat. Bek berusia 27 tahun ini diperkirakan, kembali merumput pada akhir Oktober atau awal November mendatang.

Market value sebelum kedatangan Amorim: EUR 50 juta

Market value sekarang: EUR 40 juta

10. Marcus Rashford (turun EUR 10 juta)

Hubungan antara Rashford dan Amorim dengan cepat memburuk sejak kedatangan sang manajer Portugal itu ke Old Trafford meskipun sang penyerang serba bisa ini menjadi pencetak gol pertama di era sang pelatih.

Selama musim dingin, Rashford mulai dikesampingkan dari skuad utama Setan Merah dan harus meninggalkan United untuk pertama kali dalam kariernya, bergabung dengan Aston Villa dengan status pinjaman, saat itu market value-nya mencapai EUR 55 juta.

Dan musim panas sebelum musim 2025/2026 dimulai Rashy mendapat kesempatan untuk mereset ulang kariernya ketika dipinjamkan ke Barcelona dan langsung mengawali tugas itu dengan baik.

Barcelona memiliki opsi untuk membeli Rashford seharga EUR 30 juta setelah masa peminjamannya selesai. Akankah Blaugrana rela mengeluarkan dana untuk pemain yang sudah menyumbang dua gol dan empat asis dalam 10 pertandingan.

Market value sebelum kedatangan Amorim: EUR 60 juta

Market value sekarang: EUR 50 juta

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah