← Beranda

Statistik Gila Arsenal vs Manchester City, Tim Asuhan Pep Guardiola Minim Dapat Jatah Penguasaan Bola

Widi YuliantoSenin, 22 September 2025 | 19.43 WIB
Erling Haaland saat adu skill dengan William Saliba. (Instagram @mancity)
 

JawaPos.com -  Laga big match antara Arsenal melawan Manchester City dalam lanjutan Premier League 2025/2026 menyajikan catatan statistik yang mengejutkan.

Arsenal tampil dominan di hadapan publik sendiri, sementara Man City yang biasanya dikenal dengan permainan penguasaan bola ala Pep Guardiola justru minim jatah ball possession.

Dari data yang tercatat, Arsenal unggul jauh dalam berbagai aspek permainan. The Gunners melepaskan total 12 tembakan, dengan 3 di antaranya tepat sasaran. 

Sementara itu, Man City hanya mampu membalas dengan 5 tembakan, namun efektif karena 3 di antaranya mengarah ke gawang.

Dominasi Arsenal makin terlihat dari penguasaan bola yang mencapai 67 persen, berbanding terbalik dengan Man City yang hanya 33 persen. The Gunners juga mencatat 582 umpan dengan akurasi 88 persen, sedangkan Man City hanya 300 umpan dengan akurasi 76 persen.

Dalam hal situasi bola mati, Arsenal mencatat 11 tendangan sudut, sementara Man City hanya mendapatkan 1. The Gunners juga lebih sering terjebak offside dengan 4 kali, dibanding Man City yang hanya 2 kali.

Dari sisi kedisiplinan, kedua tim tampil cukup keras. Arsenal melakukan 11 pelanggaran dengan satu kartu kuning, sedangkan Man City membuat 10 pelanggaran, namun mengantongi dua kartu kuning. Tidak ada kartu merah yang keluar di laga panas tersebut.

Meski Arsenal tampil begitu dominan secara statistik, hasil akhir di papan skor berkata lain. Pertandingan harus berakhir imbang 1-1, sehingga pasukan Mikel Arteta gagal mengamankan kemenangan yang sebetulnya sudah terbuka lebar dari segi permainan.

Dengan hasil ini, Arsenal masih bertengger di posisi kedua klasemen Premier League dengan 10 poin. Sementara itu, Manchester City yang tengah kesulitan menjaga konsistensi masih terseok di peringkat kesembilan. 

Statistik boleh berpihak pada Arsenal, tapi hasil akhir menunjukkan betapa ketatnya persaingan di liga musim ini.

EDITOR: Edi Yulianto