JawaPos.com - Kontroversi masih menyelimuti hasil pertandingan Real Madrid versus Juventus di Estadio Santiago Bernabeu, Kamis (12/4) dini hari WIB. Bahkan, ada pihak yang mengklaim kekalahan dramatis Juventus disebabkan campur tangan mafia sepak bola.
Adalah kiper legendaris Paraguay, Jose Luis Chilavert, yang menuding adanya keterlibatan mafia sepak bola dalam tersingkirnya Juventus di babak perempat final Liga Champions. Juventus gagal ke semifinal akibat gol penalti Real Madrid pada menit akhir laga.
Dalam leg kedua babak perempat final itu, wasit Michael Oliver memberi hadiah penalti setelah Medhi Benatia dianggap melanggar Lucas Vazquez pada injury time. Sontak, semua pemain Juventus berang. Termasuk kapten tim, Gianluigi Buffon yang akhirnya harus diganjar kartu merah akibat protes kerasnya kepada wasit.
Hal yang wajar dilakukan kubu Juventus, karena saat itu mereka dalam posisi unggul 3-0 dan berpotensi memaksa babak perpanjangan waktu dengan agregat imbang 3-3.Namun, Juventus harus gigit jari setelah eksekusi penalti Ronaldo membuat El Real lolos dramatis dengan agregat 4-3.
Menyikapi insiden penalti itu, Chilavert langsung turut bereaksi. Melalui cuitan di akun Twitter pribadinya, mantan kiper pengoleksi 67 gol dalam karir profesionalnya itu menyindir adanya skenario licik di balik kegagalan I Bianconeri.
“Mafia sepak bola yang memastikan Juventus tidak lolos (ke semifinal),” cuit akun @Jose_Chilavert_ dalam bahasa Spanyol.
Bahkan, tak cuma Chilavert yang menilai keputusan wasit sudah dipengaruhi pihak luar. Bek Juventus, Giorgio Chiellini juga sempat menunjukkan gesture seolah bertanya berapa uang yang didapat wasit untuk meloloskan El Real.