← Beranda

Bos Osasuna Pertanyakan Penalti Kontroversial di Laga Kontra Real Madrid: ‘Mbappé yang Menginjak Juan Lebih Dulu!’

M Shofyan Dwi KurniawanJumat, 22 Agustus 2025 | 01.35 WIB
Mbappe

JawaPos.com - Real Madrid memetik kemenangan tipis 1-0 atas Osasuna, tetapi hasil ini meninggalkan tanda tanya besar soal keputusan penalti yang jadi penentu laga.

Momen krusial terjadi di babak pertama saat wasit Adrian Cordero Vega menunjuk titik putih setelah Kylian Mbappé terjatuh di kotak penalti dalam duel dengan Juan Cruz. 

Mbappé yang maju sebagai eksekutor sukses mencetak gol tunggal, memastikan tiga poin untuk Los Blancos di El Sadar. Namun, manajer Osasuna, Alessio Lisci, merasa keputusan itu tidak sepenuhnya jelas.

Baca Juga: 5 Faktor Utama Kemenangan Real Madrid atas Osasuna pada Pekan Pertama La Liga Musim 2025/26

“Saat siaran langsung, kelihatannya memang penalti. Tapi setelah melihat gambar ulang, mungkin saja Mbappé yang justru menginjak Juan terlebih dahulu,” kata Lisci seperti dikutip Mundo Deportivo.

Lisci menambahkan bahwa dari sudut pandang langsung, wajar jika wasit mengambil keputusan tersebut. Tetapi setelah tayangan ulang diperiksa, insiden itu terlihat jauh lebih abu-abu.

Fans Osasuna Tak Terima

Keputusan itu memicu reaksi panas dari para pemain dan suporter Osasuna. Banyak yang merasa Juan Cruz dihukum secara tidak adil karena kontak awal tampaknya datang dari Mbappé.

Akun resmi Osasuna di X bahkan mengunggah gambar insiden dengan emoji kacamata berlensa tunggal—seolah menyiratkan bahwa keputusan wasit layak dipertanyakan. 

Baca Juga: Real Madrid Tundukkan Osasuna 1-0 di Santiago Bernabéu, Mbappé Penyelamat dan Debut Solid Bek Baru

Postingan tersebut langsung ramai dibanjiri komentar dari penggemar yang mendukung pandangan Lisci.

Meski kecewa, Lisci tetap memberikan apresiasi terhadap performa timnya. Osasuna mampu menyamai intensitas permainan Real Madrid, hanya kalah karena satu momen krusial di kotak penalti.

Perdebatan soal penalti ini sepertinya belum akan reda dalam waktu dekat. 

Banyak yang menilai margin kontak terlalu tipis untuk menghasilkan keputusan sebesar itu. Namun, seperti biasa dalam sepak bola, satu keputusan bisa mengubah segalanya.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho