← Beranda

Inilah 4 Alasan Luka Modric Tidak Melanjutkan Kontrak dengan Real Madrid pada Musim Depan

Risma Azzah FatinMinggu, 25 Mei 2025 | 03.37 WIB
Luka Modric (Dok. Instagram @lukamodric10)

JawaPos.com - Luka Modrić secara resmi mengumumkan akan meninggalkan Real Madrid setelah Piala Dunia Antarklub FIFA 2025, mengakhiri karier legendarisnya yang sudah lebih dari satu dekade di Santiago Bernabéu.

Meskipun gelandang Kroasia itu sebelumnya menyatakan ingin pensiun sebagai pemain Madrid, keputusan ini telah diambil dan bukan sesuatu yang mudah.

Dilansir dari laman Bein Sports pada Sabtu (24/5), berikut adalah empat alasan di balik keputusan Luka Modrić untuk tidak bermain dengan Los Blancos musim depan.

Baca Juga: Liverpool Akan Rombak Skuad dengan Bintang Baru, Florian Wirtz Jadi Incaran Utama

1. Perpisahan yang Disepakati Bukan Diinginkan

 

Dalam surat perpisahan yang ia tulis di media sosial pribadinya pada Kamis (22/5), Modrić mengakui bahwa ini adalah "momen yang tidak pernah saya inginkan," namun keputusan tersebut sudah final.

Real Madrid sendiri mengonfirmasi melalui pernyataan resmi bahwa kedua belah pihak sepakat untuk berpisah setelah Piala Dunia Antarklub di Amerika Serikat, yang berarti Modrić akan pergi pada musim panas ini.

2. Usia, Evolusi serta Proyek Baru

 

Di usianya yang menginjak 39 tahun dan akan berusia 40 tahun pada September nanti, Modrić memang terus memberikan kontribusi yang berarti di bawah asuhan Carlo Ancelotti, tetapi tidak sesering musim-musim sebelumnya.

Meskipun ia tampil solid dalam memimpin locker room, Real Madrid kini memprioritaskan perubahan generasi dengan membangun masa depan di sekitar gelandang muda seperti Jude Bellingham, Eduardo Camavinga, Aurélien Tchouaméni, Federico Valverde, serta bintang seperti Kylian Mbappé dan Vinicius Junior.

Mempertahankan Modrić semusim lagi dikhawatirkan bisa menghambat transisi ini. Sebaliknya, klub memilih untuk memberikan perpisahan yang terhormat sambil membuka jalan bagi generasi berikutnya.

3. Peran yang Tidak Sesuai untuk Klub

Meski Modrić menunjukkan bahwa ia masih bisa bersaing di level tertinggi, perannya semakin menjadi sekunder. Dalam pertandingan-pertandingan penting, ia sering diturunkan sebagai pemain pengganti alih-alih sebagai pemain inti.

Meskipun ia menerima perannya dengan profesionalisme dan kerendahan hati, peran itu tidak lagi sesuai dengan harapan seorang pemain yang telah menjadi jantung lini tengah Real Madrid selama lebih dari satu dekade.

Yang terpenting, ini bukan perpisahan yang diwarnai konflik atau ultimatum. Real Madrid hanya memilih untuk tidak menawarkan perpanjangan kontrak, dan Modrić, yang selalu menghormati keputusan klub, mengambil langkah untuk mengumumkan kepergiannya menjelang pertandingan terakhirnya di Bernabéu.

4. Perpisahan yang Akan Diingat

 

Modrić akan keluar melalui pintu depan, di mana ia akan memainkan pertandingan terakhirnya di Santiago Bernabéu pada Sabtu (24/5) dalam pertandingan melawan Real Sociedad.

Ia kemudian akan ikut serta bersama tim ke Piala Dunia Antarklub, yang akan menjadi waktu bermain terakhirnya mengenakan seragam putih Real Madrid.

Perlu diingat, ini bukan perpisahan yang pahit, melainkan akhir yang terhormat untuk salah satu karier paling terkenal dan legendaris dalam sejarah Real Madrid. Modrić pergi dengan 28 gelar dan warisan yang sulit disaingi.

Baca Juga: Tatap Era Tanpa Luka Modric, Real Madrid Incar Gelandang Liverpool Alexis Mac Allister

EDITOR: Candra Mega Sari