← Beranda

Pep Guardiola di Ujung Tanduk, Fans Manchester City Tuntut Pemecatan!

Richardo RillyanugrahaJumat, 21 Februari 2025 | 00.34 WIB
Pep Guardiola mendapatkan tekanan pemecatan dari fans Manchester City. (Dok. Manchester City)
 

JawaPos.com - Manchester City kembali menelan pil pahit di Liga Champions 2024/2025 setelah dipermalukan oleh Real Madrid dengan agregat 3-6 di babak playoff 16 besar. Kekalahan ini mencetak rekor buruk bagi Pep Guardiola, yang untuk pertama kalinya gagal membawa timnya lolos ke fase 16 besar sejak menjadi pelatih profesional pada 2008.

Hasil memalukan ini memicu desakan besar dari para fans Manchester City agar Guardiola segera dipecat. Bahkan, beberapa pengamat sepak bola menilai bahwa waktunya di Etihad sudah habis, mengingat performa Man City yang semakin menurun musim ini.

Kutukan Kylian Mbappe: Sering Jadi Momok Guardiola

Manchester City sebenarnya berharap bisa bangkit setelah kalah 2-3 di leg pertama yang berlangsung di Etihad. Namun, harapan itu sirna setelah Kylian Mbappe tampil luar biasa di leg kedua yang berlangsung di Santiago Bernabeu. Kapten Timnas Prancis itu mencetak hattrick dan membawa Madrid menang 3-1 atas Manchester City, memastikan tiket ke babak 16 besar dengan agregat 6-3.

Ini bukan kali pertama Mbappe menghancurkan impian Guardiola di Liga Champions. Delapan tahun lalu, tepatnya pada musim 2016/2017, Mbappe yang masih berusia 18 tahun menjadi kunci kemenangan AS Monaco atas Manchester City di babak 16 besar. Saat itu, Man City tersingkir karena kalah agresivitas gol tandang meskipun agregat berakhir imbang 6-6.

Kini, mimpi buruk yang sama kembali terjadi. Mbappe seakan menjadi "kutukan" bagi Guardiola setiap kali mereka bertemu di kompetisi Eropa.

Fans Murka, Tuntut Guardiola Dipecat!

Kegagalan Manchester City di Liga Champions musim ini membuat para penggemar semakin geram. Sejumlah fans di platform X (dulu Twitter) menyerukan agar manajemen segera memecat Guardiola.

“Pecat Pep Guardiola. Dia butuh istirahat dari pekerjaannya saat ini.”  

“Pep Guardiola beruntung karena fans City tidak punya harga diri. Klub besar lainnya pasti sudah memecatnya besok.”

Bahkan, sebelum kekalahan ini terjadi, pengamat sepak bola Inggris Adrian Durham sudah memprediksi bahwa Guardiola harus pergi jika gagal meloloskan Man City ke babak 16 besar.

"Jika Manchester City tersingkir sebelum 16 besar, saya menilai Pep Guardiola harus pergi (dipecat)," ujar Adrian Durham, dikutip dari talkSPORT.

 

Manchester City Terpuruk di Semua Kompetisi

Kegagalan di Liga Champions hanyalah salah satu dari banyak masalah yang menimpa Manchester City musim ini.

Di Premier League, mereka hanya berada di posisi keempat dengan 44 poin, terpaut 17 poin dari Liverpool yang kukuh di puncak klasemen.

Mereka juga gagal di Piala Liga Inggris setelah tersingkir lebih awal.

Satu-satunya harapan Guardiola untuk menyelamatkan musim ini adalah dengan menjuarai Piala FA 2024/2025.

Dengan situasi ini, masa depan Guardiola di Manchester City semakin dipertanyakan. Akankah manajemen tetap mempertahankannya, atau ini akan menjadi akhir dari era Guardiola di Etihad.

EDITOR: Edi Yulianto