JawaPos.com — Kim Jong-un, pemimpin Korea Utara, mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi luar biasa yang diraih tim nasional sepak bola putri U-20 Korea Utara. Tim muda tersebut berhasil menjadi juara Piala Dunia U-20 di Kolombia pekan lalu, mengalahkan berbagai tim kuat dari seluruh dunia.
Menurut laporan media pemerintah KCNA, Kim bertemu langsung dengan para pemain yang membawa pulang piala kemenangan ke Pyongyang pada Senin, 30 September. Ia menyebut keberhasilan mereka sebagai kebanggaan nasional dan simbol persatuan rakyat Korea Utara di tengah kondisi internasional yang penuh tekanan.
Kemenangan timnas U-20 ini menjadi prestasi ketiga bagi Korea Utara di ajang Piala Dunia U-20, setelah sebelumnya menjadi juara pada tahun 2006 dan 2016. Dengan capaian tersebut, Korea Utara kini sejajar dengan Jerman dan Amerika Serikat sebagai negara yang berhasil merebut tiga kali gelar juara di turnamen bergengsi itu.
Kim menyampaikan rasa hormatnya kepada para pemain yang berhasil menaklukkan tim kuat dari negara-negara besar seperti Amerika Serikat, Brazil, dan Austria. Ia juga mengungkapkan keberhasilan ini membuktikan kekuatan moral dan mental yang tinggi dari rakyat Korea Utara.
“Setiap prestasi berharga yang dibawa atlet kita di pertandingan internasional memiliki daya tarik dan inspirasi yang unik, yang semakin mempersatukan rakyat kita dan dengan kuat mendorong mereka maju ke jalur perjuangan yang penuh energi,” demikian kutipan pernyataan Kim dari KCNA.
Dalam kesempatan itu, Kim secara khusus menyebutkan nama Choe Il-son, pemain muda berusia 17 tahun yang mencetak gol kemenangan di laga final melawan Jepang. Choe juga memboyong Sepatu Emas sebagai pencetak gol terbanyak dengan total enam gol di sepanjang turnamen tersebut.
Selain Choe, Kim juga memberikan apresiasi kepada kepala pelatih timnas, Ri Song-ho, atas peran strategisnya dalam memimpin tim menuju kemenangan. Menurut laporan KCNA, Kim menyatakan para pelatih dan pemain layak diakui sebagai pahlawan yang mengangkat martabat negara.
Kemenangan ini disambut dengan meriah oleh rakyat Korea Utara, yang menantikan kedatangan timnas dengan penuh antusiasme. Timnas U-20 mendapatkan sambutan hangat pada Sabtu, 28 September, ketika mereka tiba dengan truk terbuka berukuran besar untuk parade kemenangan di ibu kota.
Selama parade, para pemain berbaris dan melambaikan tangan kepada warga yang berkumpul di sepanjang jalan sambil membawa bendera nasional dan bunga. Tayangan televisi pemerintah memperlihatkan bagaimana ribuan warga dengan sukacita merayakan prestasi timnas yang dianggap sebagai bukti keunggulan bangsa Korea Utara.
Menurut Kim, setiap kemenangan yang diraih oleh atlet-atlet Korea Utara di ajang internasional memiliki dampak besar terhadap persatuan dan semangat rakyat. Ia menyebut kemenangan ini mampu menyatukan warga dalam rasa kebanggaan yang mendalam dan menginspirasi mereka untuk terus maju.
Kim juga menekankan kemenangan ini bukan hanya sekadar olahraga, tetapi memiliki makna strategis yang penting dalam menunjukkan kekuatan Korea Utara kepada dunia. Ia percaya pencapaian ini menunjukkan kemampuan dan ketangguhan bangsa Korea Utara di tengah situasi global yang semakin menantang.
Pujian Kim kepada timnas U-20 tersebut mencerminkan pentingnya prestasi olahraga bagi Korea Utara, khususnya dalam memperkuat citra negara di kancah internasional. Keberhasilan di dunia sepak bola ini juga dianggap sebagai bukti sistem pelatihan yang keras dan disiplin tinggi yang diterapkan di Korea Utara.
Sikap Kim yang terbuka dalam mengapresiasi tim nasional juga menunjukkan olahraga tetap menjadi alat propaganda penting di Korea Utara. Bagi Kim, keberhasilan di bidang olahraga adalah salah satu cara efektif untuk meningkatkan reputasi dan martabat Korea Utara di mata dunia.
Keberhasilan timnas U-20 ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi negara, tetapi juga menunjukkan Korea Utara mampu mencetak pemain muda berbakat yang dapat bersaing di tingkat dunia. Prestasi Choe Il-son sebagai pencetak gol terbanyak menjadi sorotan utama, menunjukkan kemampuan yang luar biasa dari pemain muda Korea Utara.
Meski Korea Utara sering dianggap sebagai negara tertutup, prestasi timnas putri mereka berhasil menembus batasan tersebut dan mencuri perhatian internasional. Momen kemenangan ini menjadi cara Korea Utara untuk menunjukkan meskipun berada di bawah sanksi internasional, mereka tetap mampu bersaing dalam olahraga global.
Kim Jong-un juga menegaskan kesuksesan timnas U-20 adalah simbol keberhasilan sistem sosialis Korea Utara, yang disebutnya lebih unggul dibandingkan sistem kapitalis. Baginya, kemenangan ini merupakan bukti keunggulan moral dan ketahanan rakyat Korea Utara di bawah kepemimpinan Partai Pekerja.
Dalam pandangan Kim, keberhasilan ini adalah hasil dari dedikasi dan pengorbanan para pemain yang tidak kenal lelah dalam latihan dan pertandingan. Ia memuji semangat pantang menyerah timnas yang disebutnya sebagai teladan bagi generasi muda Korea Utara.
Penyambutan meriah di Pyongyang juga memperlihatkan betapa tingginya apresiasi rakyat terhadap tim nasional putri mereka. Melalui kemenangan ini, Korea Utara berhasil membuktikan mereka tetap menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan, meskipun berada dalam keterbatasan.
Dalam pidatonya, Kim menyatakan prestasi di dunia olahraga akan terus menjadi prioritas bagi Korea Utara, khususnya dalam menghadapi tantangan global. Ia berjanji pemerintah akan terus mendukung para atlet yang mampu mengharumkan nama bangsa di panggung internasional.
Kemenangan ini sekaligus menunjukkan meskipun negara mereka terisolasi, para pemain muda Korea Utara mampu menghadapi persaingan ketat dan membawa pulang gelar juara. Keberhasilan ini menegaskan Korea Utara memiliki potensi besar di bidang olahraga yang bisa mereka andalkan di masa depan.
Dengan prestasi gemilang di Piala Dunia U-20, timnas putri Korea Utara kini telah menunjukkan disiplin dan kerja keras mereka membuahkan hasil nyata. Mereka berhasil meraih tempat yang layak di panggung internasional, bersaing dengan tim-tim raksasa dunia yang memiliki fasilitas dan dukungan yang lebih besar.
Kim berharap kemenangan ini akan menginspirasi rakyat untuk terus berjuang dan meraih kemenangan di berbagai bidang kehidupan. Di tengah situasi internasional yang penuh tantangan, prestasi ini diharapkan dapat memperkuat semangat juang rakyat Korea Utara.