JawaPos.com - WhatsApp pada Selasa (27/6) menggelar acara MSME Summit 2023. Digelar di Jakarta, acara ini menjadi tempat bagi Meta selaku pemilik WhatsApp mengumumkan terobosan terbaru untuk aplikasi WhatsApp Business.
Sejumlah hal yang disampaikan WhatsApp adalah fitur baru di WhatsApp Business. Pembaruan ini diharapkan Meta bisa memudahkan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia untuk memajukan usaha mereka.
Turut hadir dalam acara tersebut yakni Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan yang memberikan sambutan pada acara WhatsApp Micro Small and Medium Enterprises (MSME) Summit 2023. Di acara tersebut, Zulhas menyampaikan kolaborasi, kerja sama, dan adaptasi digital menjadi kata kunci dalam menghadapi tantangan perdagangan saat ini.
Zulhas menuturkan bahwa melalui kolaborasi dengan semua pihak, termasuk dengan penyedia platform teknologi seperti Meta, diharapkan hal ini dapat memajukan usaha pelaku UMKM. "Kementerian Perdagangan akan terus mendorong dan mendukung program dan kegiatan para UMKM untuk meningkatkan potensi budaya dari seluruh Indonesia yang akan membuka gerbang pintu perdagangan," jelas Zulhas.
Dirinya juga meminta agar para pelaku UMKM bisa meng-upgrade kemampuan serta meningkatkan kualitas produknya. Mulai dari kemampuan pemasaran hingga upgrade kualitas produk agar lebih mudah diserap oleh pasar.
"Kalau Bapak/Ibu UMKM tidak maju, Indonesia tidak akan maju, jadi tidak mungkin pemerintah tidak dukung, saya akan habis-habisan dukung," lanjut Politisi PAN itu.
Kenapa UMKM perlu didukung untuk terus maju, hal ini karena UMKM ini 90 persen menyumbang tenaga kerja dan 60 persen PDB di Indonesia. "Jadi praktis Indonesia yang dicita-citakan menjadi negara maju tahun 2045 mustahil tercapai kalau UMKM ini tidak maju dan tidak berkembang," terang Zulhas.
Pada kesempatan tersebut, mantan Ketua MPR itu menjelaskan komposisi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari sisi pengeluaran dikontribusikan dari enam aspek. Antara lain konsumsi rumah tangga, konsumsi Lembaga Non Profit yang melayani Rumah Tangga (LNPRT), konsumsi pemerintah, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), serta ekspor dan impor.
Sehingga, menurut Zulhas, apabila para pelaku UMKM tersebut meningkatan kapasitasnya, otomatis kontribusinya akan lebih besar lagi untuk pertumbuhan ekonomi nasional.
"Kita kalau mau maju, kita musti meng-upgrade kemampuan kita, harus ada semangatnya, harus ada semangat untuk mengubah dan belajar, saya juga sempat belajar ketika mengelola bisnis," pungkas Zulhas.