← Beranda

Biar Pemulihan Cepat, Tokoh Aceh Minta Rakyat Tidak Saling Menyalahkan Akibat Banjir 

Sabik Aji TaufanRabu, 10 Desember 2025 | 22.52 WIB
Empat gajah terlatih dikerahkan BKSDA Aceh untuk membantu dalam penanganan pasca banjir dan longsor di Aceh. (Kemenhut)
 
JawaPos.com — Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh, Faisal Ali alias Abu Sibreh mengajak masyarakat mendukung pemerintah dalam proses pemulihan wilayah pasca bencana. Menurutnya, dalam kondisi ini semua pihak perlu bersatu agar penanganan berjalan maksimal.
 
Abu Sireh mengatakan, persoalan seperti listrik yang belum pulih sepenuhnya merupakan akibat bencana. Banyak infrastruktur rusak, sehingga butuh waktu untuk perbaikan.
 
“Saat kondisi seperti ini, yang dibutuhkan adalah kebersamaan kita sesama masyarakat. Bukan saling mendiskreditkan antar sesama kita warga yang menimpa musibah, tetapi dukungan agar pemulihan bisa berjalan lebih cepat dan lebih baik,” ujar Abu Sireh, Rabu (10/12).
 
Dia meminta kepada masyarakat tidak saling menyalahkan dalam kondisi seperti ini. Seluruh elemen dan kelompok harus bersatu melakukan pemulihan.
 
Baca Juga: Satpol PP Jakarta Tindak 2 Lapo dan Tempat Pemotongan yang Menjual Daging Anjing di Kramat Jati, Sudah Beroperasi Sejak 1980
 
Abu Sibreh mengingatkan bahwa bencana banjir besar berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan publik. Karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat menjaga suasana yang kondusif agar proses pemulihan berjalan lancar.
 
“Mari kita saling menguatkan. Musibah ini adalah ujian bersama dan hanya bisa dilewati dengan doa dan kebersamaaan, bukan dengan saling menyalahkan dan caki maki,” tegasnya.
 
Ia berharap pemulihan fasilitas umum dan pribadi di seluruh wilayah terdampak Aceh dapat segera tuntas seiring dengan semakin membaiknya kondisi lapangan dan terbukanya akses menuju daerah-daerah yang selama ini terisolasi.
EDITOR: Sabik Aji Taufan