Logo JawaPos
Author avatar - Image
28 November 2025, 22.42 WIB

Langkah-langkah Prioritas Pemerintah dalam Penanggulangan Bencana di Aceh, Sumbar, dan Sumut

Pesawat Angkut Berat TNI dikerahkan mengirim bantuan untuk korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, pada Jumat (28/11). (Puspen TNI) - Image

Pesawat Angkut Berat TNI dikerahkan mengirim bantuan untuk korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, pada Jumat (28/11). (Puspen TNI)

JawaPos.com - Pemerintah sudah menetapkan 3 langkah prioritas dalam penanggulangan bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Langkah-langkah itu yang kini menjadi prioritas pemerintah untuk dilaksanakan segera. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengungkapkan hal itu kepada awak media pada Jumat (28/11). Dia menyampaikan bahwa ketiga langkah prioritas tersebut dilakukan bersama-sama dan secepat-cepatnya. 

”Adapun ketiga prioritas itu diantaranya pemulihan akses jalur darat baik yang tertutup akibat longsoran maupun jembatan terputus,” terang dia. 

Untuk memastikan pemulihan akses jalur darat yang sempat terputus itu, pemerintah lewat Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sudah menyiagakan alat berat. BNPB juga telah mengerahkan 2 unit pesawat untuk mendukung penanganan melalui operasi modifikasi cuaca (OMC). 

Selanjutnya langkah prioritas kedua. Yakni dukungan logistik yang terus dioptimalkan. Pemerintah mengupayakan agar distribusi bantuan tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan pesawat dan helikopter. Tujuannya untuk mempercepat distribusi bantuan ke daerah-daerah yang sulit diakses. 

”Seiring dengan tanggap darurat (bencana) pemerintah juga masih terus memperbarui data yang di lokasi terdampak. Selain data korban jiwa, data kerusakan rumah masyarakat dan infrastruktur juga dilakukan, termasuk (kerusakan) jembatan,” bebernya. 

Terakhir langkah ketiga, yakni pemulihan akses komunikasi dan jaringan listrik. Pemerintah mendorong PLN serta pengelola jaringan telekomunikasi dapat memberikan jaringan komunikasi GSM di daerah terdampak. Sehingga masyarakat dapat terhubung dengan kerabat dan keluarga yang sempat hilang kontak. 

”BNPB juga membuka saluran komunikasi atau hotline yang dapat dihubungi oleh masyarakat yang masih kesulitan menghubungi keluarga di daerah terdampak melalui nomor telepon 081161645500 dengan menyertakan data keluarganya berupa nama, usia, jenis kelamin, dan alamat, serta titik lokasi terakhir,” ujarnya. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore