JawaPos.com- Flu merupakan virus yang diakibatkan karena infeksi saluran pernapasan. Penyakit yang disebabkan oleh virus influenza ini mudah menular melalui kontak fisik atau melalui udara. Sehingga masyarakat harus lebih waspada jika kontak fisik dengan penderita.
Gejala flu biasanya berlangsung selama satu minggu, namun penderita mengalami gejala yang paling parah berlangsung dua hingga tiga hari. Saat penderita berangsur membaik, penderita akan merasa lelah, lemas dan batuk selama seminggu setelah dinyatakan pulih.
Saat penderita mengalami gejala flu terdapat 12 tips mengobati flu agar cepat sembuh. Tips ini dapat dilakukan di rumah, tanpa harus ke dokter dulu. Namun jika flu dirasa makin parah penderita bisa memeriksakan diri ke dokter rujukan.
Baca Juga: Flu Burung Melanda Antartika, Sebabkan Kematian Massal Hewan Anjing Laut Gajah
Dilansir dari Healthline berikut 12 tips mengobati flu agar cepat sembuh di rumah, sebelum memeriksakan diri ke dokter:
1. Tetap di rumah
Tubuh membutuhkan waktu dan energi untuk melawan virus influenza, maka aktivitas penderita harus segera dikurangi. Dan perbanyaklah istirahat di rumah. Hal ini untuk recovery dan mencegah penularan virus ke orang sekitar.
2. Hidrasi
Gejala flu juga identic dengan demam tinggi, bisa jadi tubuh penderita akan berkeringat, muntah dan diare. Dari gejala tersebut penderita akan lebih membutuhkan banyak cairan, maka sebaiknya penderita perbanyak minum air putih. Alternatif lain yang bisa dijadikan sebagai asupan untuk hidrasi yaitu teh hijau dan madu.
Baca Juga: Pemerintah Federal AS Kini Menyediakan Tes dan Perawatan Gratis di Rumah untuk COVID dan Flu
3. Tidurlah sebanyak mungkin
Istirahat dengan menonton TV favorit bukanlah hal yang buruk untuk mengobati flu, namun alangkah baiknya penderita istirahat total dan tidur sebanyak mungkin di siang hari. Sebab istirahat dan tidur dapat mengurangi resiko komplikasi flu yang serius seperti pneumonia.
4. Kemudahan dalam pernapasan
Seringkali flu ditandai dengan hidung tersumbat dan batuk. Jika gejala itu terjadi penderita bisa mencoba tips berikut:
- Gunakan bantal tambahan untuk menopang kepala
- Tidurlah dengan pelembab atay penguap di kamar
- Mandi air panas dan mandi sebelum tidur
Baca Juga: Kasus Flu Burung Meroket, Perancis Naikkan Status Tingkat Resiko Menjadi Waspada
5. Makan makanan sehat
Saat flu berlangsung sebaiknya makan makanan yang sehat, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran segar. Selain itu sediakan vitamin, mineral dan antioksidan di rumah untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh melawan virus.
Jika nafsu makan berkurang, maka penderita harus tetap menjaga asupan makan secara teratur untuk menjaga kekuatan.
6. Menambah kelembaban pada udara
Udara kering dapat memperburuk gejala flu. Alat penguap atau pelembab udara menambah kelembaban pada udara dan dapat memulihkan gejala flu penderita. Alat tersebut dapat ditemukan di toko atau di online shop.
Baca Juga: 9 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi Ketika Flu, Bisa Bantu Redakan Gejalanya!
7. Minum obat
Beberapa obat digunakan untuk mengatasi gejala tertentu, seperti hidung tersumbat, sementara obat lain digunakan untuk mengatasi banyak gejala flu sekaligus.
- Obat pereda nyeri membantu mengurangi demam, sakit kepala, dan nyeri badan. Contohnya termasuk ibuprofen (Advil,
Motrin) dan asetaminofen (Tylenol). - Dekongestan , seperti pseudoephedrine (Sudafed), membantu membuka saluran hidung dan mengurangi
tekanan pada sinus Anda. - Penekan batuk , seperti dekstrometorfan (Robitussin), dapat digunakan untuk meredakan batuk kering.
- Ekspektoran membantu mengencerkan lendir yang kental dan berguna untuk batuk yang basah dan menghasilkan lendir.
- Antihistamin cenderung memiliki efek sedatif yang dapat membantu Anda tidur.
Pastikan untuk membaca label produk untuk mengetahui dosis yang tepat untuk setiap jenis obat dan untuk memastikan Anda tidak menggabungkan obat secara tidak sengaja. Obat-obatan seperti DayQuil merupakan obat pereda nyeri dan penurun demam, jadi sebaiknya Anda tidak mengkonsumsi obat lain selain obat tersebut.
Anak-anak dan remaja tidak boleh mengkonsumsi aspirin untuk mengatasi flu karena risiko kondisi serius yang disebut sindrom Reye.
Baca Juga: Simak! 5 Obat Herbal untuk Obati Batuk dan Flu Secara Instan
8. Cobalah konsumsi elderberry
Elderberry telah digunakan selama ratusan tahun dalam pengobatan pilek dan flu. Penelitian plasebo mengungkapkan penderita flu yang mengkonsumsi tablet hisap elderberry empat kali sehari mengalami penurunan demam, sakit kepala, nyeri otot, hidung tersumbat, dan batuk setelah 48 jam.
Kapsul, tablet hisap, dan sirup Elderberry tersedia di toko atau online. Anda tidak boleh makan elderberry mentah, karena dapat menyebabkan mual, muntah, dan diare. Elderberry adalah terapi pelengkap, jadi pastikan Anda juga mengobati flu dengan obat OTC atau obat resep.
9. Minumlah Madu
Minumlah madu untuk meredakan batuk. Madu merupakan obat alami yang cukup umum untuk meredakan sakit tenggorokan apa lagi batuk. Madu dapat dicampur dengan minuman lain seperti air putih hangat atau the. Ini merupakan cara terbaik untuk tetap terhidrasi sekaligus mengobati flu.
Baca Juga: Terdeteksi Kembali Kasus Flu Burung Pertama pada Musim Ini, Jepang Musnahkan 40.000 Unggas
10. Tanyakan kepada dokter tentang obat virus
Obat antivirus yang paling sering diresepkan adalah oseltamivir (Tamiflu). Pada bulan Oktober 2018, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS menyetujui baloxavir marboxil (Xofluza), antivirus baru untuk orang berusia 12 tahun ke atas.
Mengonsumsi obat antivirus dalam waktu dua hari setelah timbulnya gejala dapat mengurangi durasi flu sekitar satu hari dan tingkat keparahan gejala.
11. Vaksinasi Flu
Mendapatkan vaksinasi flu setelah a terserang flu dapat melindungi dari jenis virus lainnya. Anda mungkin berpikir ini sudah terlambat atau Anda tidak akan terkena flu lagi dalam satu musim, tetapi kemungkinan itu masih ada. Jadi, ada baiknya untuk melindungi diri Anda dengan melakukan vaksinasi.
Baca Juga: Cegah flu hingga Kanker, Pahami 10 Manfaat Nanas bagi Kesehatan Tubuh
12. Tetap Positif
Penderita sering lupa betapa emosi dan sikap mempengaruhi perasaan secara fisik. Mungin sikap tersebut muncul karena tidak dapat mengatasi hidung tersumbat atau menurunkan demam dengan pikiran positif. Sehingga menjaga sikap positif selama sakit dapat membantu pemulihan Anda secara keseluruhan.