← Beranda

Usai Borong Jet Tempur Bekas, Prabowo Serahkan Super Hercules ke KSAU

Sabik Aji TaufanJumat, 7 Juli 2023 | 19.59 WIB
Menhan Prabowo Subianto saat melakukan penyerahan Pesawat Super Hercules kepada KSAU.

 

JawaPos.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyerahkan secara simbolis Pesawat C-130J Super Hercules kedua kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. Penyerahan dilakukan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Pesawat ini diterbangkan oleh empat crew pesawat C-130J dan langsung disambut oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Marsdya TNI A. Gustaf Brugman. Penyerahan pesawat C-130J dengan Tail Number A-1340 ini merupakan bagian pengadaan lima unit pesawat C-130J Super Hercules antara Kementerian Pertahanan dengan Lockheed Martin, AS. 

"Baru saja tadi kita bersama melaksanakan penyerahan tambahan lagi perkuatan satu C-130J pesawat angkut buatan Lockheed Martin dari AS. Menambah kekuatan armada Angkatan Udara kita, dan terus menerus tahun ini dan awal tahun depan akan datang tiga lagi," ujar Prabowo. 

Mantan Danjen Kopassus itu mengatakan, Indonesia harus memiliki kekuatan pertahanan yang tangguh di darat, laut dan udara. Pasalnya Indonesia merupakan negara yang sangat kaya dan dihormati oleh bangsa-bangsa lain. Oleh karena itu diperlukan kekuatan yang tangguh untuk menjaga seluruh kekayaan Indonesia. 

"Selamat kepada KSAU dan seluruh jajarannya. Bangga dengan seluruh Angkatan Udara kita yang mampu menguasai teknologi canggih," kata Prabowo. 

Ia pun sempat menyampaikan kesannya terhadap para teknisi perempuan yang menangani pesawat ini. "Saya terkesan ada tim penerbang dan teknisi-teknisi perempuan muda yang ikut di atas, Ternyata perempuan kita tidak kalah dan sama terampil dan berani ingin berbakti di Matra Udara," lanjutnya. 

Pesawat Hercules selain untuk pertahanan juga memiliki banyak kegunaaan dan manfaat salah satunya mendukung operasi kemanusiaan seperti evakuasi saat terjadi bencana.

Di awal sebelum penyerahan secara simbolis Pesawat C-130J Super Hercules, Prabowo melakukan prosesi peresmian dengan pelepasan tirai logo Skadron Udara 31, pecah kendi dan penyiraman air kembang yang didampingi, Kasau, Kasatgas Udara, Sekjen Kemhan, Kasum TNI, Wakasau, Dankodiklat AU serta Irjen Kemhan dan Kabaranahan Kemhan. 

Prabowo juga sempat menjajal terbang dengan C-130J Super Hercules yang dikemudikan oleh Mayor Penerbang Ulung dengan Mayor Penerbang Chandra. Joy flight dilakukan bersama rekan-rekan wartawan, Kasau, Dankodiklat AU, Kabaranahan Kemhan, Asrena Kasau, Asops Kasau kurang lebih selama 20 menit pada ketinggian 17.000 feet.

Pesawat Super Hercules C-130J memiliki panjang 34,69 meter, tinggi 11,9 meter, dan lebar sayap 39,7 meter. Sementara, panjang kompartemen kargonya mencapai 16,9 meter, lebar 3,12 meter, dan tinggi 2,74 meter. 

Super Hercules C-130J juga memiliki kemampuan membawa beban maksimal hingga hampir 20.000 kilogram. Selain itu, C-130J dapat memuat 8 palet atau 97 tandu, 128 pasukan tempur, dan 92 pasukan terjun payung. 

Tidak hanya itu, kecepatan maksimal pesawat ini pada 660 kilometer per jam di ketinggian 6.706 meter dan ditenagai oleh empat turboprop Rolls-Royce AE 2100D yang bisa menghasilkan daya sebesar 4.700 tenaga kuda.

Super Hercules C-130J juga memiliki peningkatan fitur dari tipe pendahulunya misalnya peningkatan sistem perlindungan bahan bakar, serta sistem penanganan kargo. Terdapat juga perbaikan sistem flight station yang lebih canggih dan sistem avionik digital terintegrasi penuh. 

Super Hercules C-130J juga telah disempurnakan dengan tampilan layar head-up, serta navigasi canggih yang mencakup sistem navigasi inersia ganda dan GPS. 

Sebelumnya, pembelian pesawat tempur bekas Angkatan Udara Qatar, Mirage 2000-5, merupakan upaya Pemerintah mencegah turunnya kesiapan tempur TNI Angkatan Udara mengingat beberapa jet tempur yang tersedia dinyatakan telah memasuki fase habis masa pakai.

Diketahui, Indonesia membeli 12 unit Mirage 2000-5 beserta perangkat pendukungnya dari Qatar dalam Kontrak Jual Beli Nomor: TRAK/181/PLN/I/2023/AU yang diteken pada 31 Januari 2023.

Nilai pembelian pesawat itu sebesar 733 juta euro atau sekitar Rp 11,83 triliun dengan penyedianya perusahaan asal Republik Ceko, Excalibur International A.S.

Material kontrak tersebut meliputi 12 MIRAGE 2000-5 Ex. Qatar Air Force (9 Single Seat And 3 Double Seat, 14 Engine and T-cell, Technical Publications, GSE, Spare, Test Benches, A/C Delivery, FF & Insurance, Support Service (3 Years), Training Pilot And Technician, Infrastructure, dan Weaponary.

Jadwal pengiriman pesawat tersebut ialah 24 bulan setelah kontrak efektif dan akan ditempatkan di Skadron Udara 1 Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat

EDITOR: Dimas Ryandi