← Beranda

Daftar 10 Film Buatan Studio Ghibli Paling Laris Sepanjang Masa, Termasuk The Boy and the Heron

Alviana Harmayani MasrifahRabu, 9 Oktober 2024 | 19.51 WIB
Studio Ghibli menjadi jaminan mutu untuk sebuah film anime. Sejumlah judul film dari studio ini telah menjelma menjadi karya klasik. (Disney Fandom – Wiki)

 

 

JawaPos.com – Studio Ghibli telah merilis puluhan film anime dengan kualitas tinggi. Film-film keluaran studio legendaris ini punya seni yang khas dengan cerita mendalam dan penuh emosional.

Setiap rilisan baru dari Studio Ghibli selalu dinantikan para penggemar film. Tak terbatas di Jepang, karya-karya baru mereka juga digemari di luar negara tersebut.

Tak hanya itu, film dari Studio Ghibli juga masuk daftar film terlaris di Jepang. Salah satunya bahkan tidak bisa ditumbangkan film lain sampai 2020.

Jadi, film Studio Ghibli apa saja yang paling laris sampai saat ini? Mengutip The Numbers, simak ulasannya berikut!

*) Angka pendapatan dalam artikel ini dikonversi dari USD ke Rp dengan kurs yang berlaku saat ini, tanpa mempertimbangkan inflasi dan lain sebagainya.

1. Spirited Away (2001)

Spirited Away masih menjadi film dengan pendapatan tertinggi dari Studio Ghibli. Film itu meraup USD 383,88 juta (Rp 6 triliun). Selama hampir 20 tahun, film itu bertahan sebagai film terlaris di Jepang sampai ditumbangkan Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – Mugen Train the Movie pada 2020.

Spirited Away juga menjadi yang pertama dan, sejauh ini, satu-satunya film anime yang mendapatkan Oscar. Film besutan Hayao Miyazaki itu bercerita tentang Chihiro, yang itu tidak sengaja masuk ke dunia yang dikuasai dewa, penyihir dan roh. Dia mengalami salah satu cerita petualangan terbaik dalam sejarah film.

2. The Boy and the Heron (2023)

The Boy and the Heron adalah karya terbaru Studio Ghibli yang dibesut Hayao Miyazaki. Proyek ini telah diumumkan sejak 2017 dan sangat dinantikan karena dibuat setelah Miyazaki urung pensiun. Direncanakan dirilis bertepatan pada Olimpiade 2020, film itu akhirnya diluncurkan pada 2023 karena berbagai macam masalah.

The Boy and the Heron berkisah tentang Mahito Maki yang belum ikhlas dengan kepergian ibunya. Dia lalu memasuki dunia fantasi yang membuatnya memahami arti kehidupan. Film ini menjadi film terlaris kedua Ghibli dengan meraup USD 294,2 juta (Rp 4,6 triliun) di box office.

3. Howl’s Moving Castle (2005)

Howl’s Moving Castle disukai karena karakter dan ceritanya. Film ini berkisah tentang Sophie. Wanita itu dikutuk seorang penyihir dan kini harus berwujud nenek-nenek. Agar bisa kembali ke bentuk semula, dia harus mencari seorang penyihir bernama Howl yang hidup di dalam kastel bergerak.

Howl’s Moving Castle dianggap sebagai salah satu karya terbaik Studio Ghibli. Film ini meraup USD 237,8 juta (Rp 3,7 triliun) do box office. Sampai saat ini, Howl dianggap sebagai salah satu karakter cowok anime paling ganteng.

4. Ponyo (2009)

Ponyo menyajikan cerita yang menggugah orang untuk memikirkan tentang keseimbangan lingkungan. Meski bertema berat, film ini tetap berhasil meraup angka besar di box office, yaitu USD 205,1 juta (Rp 3,2 triliun). Kisah persahabatan dua dunia di film ini cukup menyentuh.

Ponyo berkisah tentang Sosuke, seorang bocah berusia lima tahun yang menemukan seekor ikan mas di dalam botol. Dia menamai ikan itu sebagai Ponyo dan memeliharanya. Ternyata, Ponyo adalah anak seorang penyihir dan dewi laut. Ketika Ponyo suka Sosuke, dia pun ingin menjadi manusia.

5. The Secret World of Arrietty (2012)

The Secret World of Arrietty adalah karya terbaik Studio Ghibli yang tidak disutradarai Miyazaki dalam hal kualitas. Film ini sukses di box office dengan meraup USD 151,49 juta (Rp 2,37 triliun). Film ini disutradarai Hiromasa Yonebayashi.

The Secret World of Arrietty diangkat dari novel karya Mary Norton, The Borrowers. Film ini berkisah tentang seorang Borrower remaja bernama Arrietty yang tinggal bersama keluarganya di pinggiran kota. Ketika dia bertemu Shou, seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun, mereka pun bersahabat dekat. Tapi, hubungan mereka mengancam keluarga Arrietty.

6. Princess Mononoke (1997)

Princess Mononoke dianggap menjadi salah satu film terbaik yang mengangkat tema lingkungan. Film ini meraup USD 150,34 juta (Rp 2,35 triliun) di box office. Princess Mononoke akan menjadi rekomendasi bagi mereka yang mencari tontonan anime bagus.

Princess Mononoke mengisahkan seorang prajurit yang terkena kutukan maut. Prajurit itu, Ashitaka, pergi mencari obat untuk kutukannya itu. Tapi, dia malah terjebak di tengah pertempuran antara dewa hutan dan koloni tambang bernama Tatara. Dia lalu bertemu Mononoke yang dibesarkan dewa serigala.

7. The Wind Rises (2014)

The Wind Rises berlatar Perang Dunia II. Film ini terasa lebih realistis dan mengguncang jiwa ketimbang film lain karya Miyazaki. Sentuhan personal sutradara kawakan itu sangat terasa di film tersebut. Di box office, The Wind Rises menorehkan USD 117,9 juta (Rp 1,84 triliun).

The Wind Rises berfokus pada seorang pria muda bernama Jiro. Dia bermimpi mendesain dan menerbangkan pesawat, yang terinspirasi desainer pesawat Caproni. The Wind Rises mengisahkan hidup Jiro dari 1927 ketika dia masuk perusahaan mesin Jepang dan menjadi salah satu perancang pesawat paling inovatif hingga membuat jet tempur Perang Dunia II 6M.

8. Tales from Earthsea (2010)

Tales from Earthsea bukanlah salah satu karya terbaik Ghibli. Tapi, film itu mampu menjadi salah satu film terlaris dari studio tersebut sampai saat ini. Film itu meraup USD 68 juta (Rp 1,06 triliun) di box office.

Tales from Earthsea berkisah tentang kekuatan aneh yang mengancam menghancurkan dan mengacaukan umat manusia. Seorang penyihir Sparrowhawk berusaha mencari sumber ketidakimbangan dunianya itu dan menyelamatkan seorang putri bernama Arren. Keduanya lalu bersatu untuk menghentikan kekuatan jahat itu menghancurkan Earthsea.

9. The Cat Returns (2002)

The Cat Returns adalah film underrated dari Studio Ghibli yang punya penggemar setia. Film ini meraup USD 54,5 juta (Rp 853 miliar) di box office. Dari total pendapatan itu, 99% di antaranya berasal dari pasar internasional.

The Cat Returns berkisah tentang seorang anak SMA, Haru, yang menyelamatkan seekor kucing, yang ternyata adalah pangeran bernama Lune. Sebagai rasa terima kasih, ayah Lune, Raja Kucing, meminta cewek itu menikahi Lune. Haru lalu dibawa ke Kerajaan Kucing. Ketika dia dilarang pergi, Baron dan Toto, dua patung ajaib, membantunya untuk membebaskan diri.

10. From Up on Poppy Hill (2013)

From Up on Poppy Hill disutradarai Goro Miyazaki. Film ini berlatar pada 1960-an dengan tema yang masih terkait Perang Dunia II. Di box office, From Up on Poppy Hill meraup USD 49,7 juta (Rp 778,5 miliar).

From Up on Poppy Hill berkisah tentang sekelompok remaja. Mereka berusaha menyelamatkan tempat klub sekolah mereka yang terancam dihancurkan untuk persiapan Olimpiade Tokyo 1964. Film ini punya cerita ringan dengan genre drama komedi. (***)

EDITOR: Novia Tri Astuti